Karakteristik Bahan Cordura Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Karakteristik Bahan Cordura Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Salah satu material pembuat tas yang umum dikenal adalah bahan cordura. Tak hanya sebagai bahan tas ransel untuk aktivitas outdoor, namun beberapa sling bag atau waist bag juga ada yang menggunakan bahan ini. Tampilan luarnya terkesan premium, ditambah dengan bahan yang kuat dan waterproof, membuat bahan cordura banyak dipilih konsumen.

Pengertian Bahan Cordura

Pengertian Bahan Cordura

Bagi yang belum mengetahui seperti apa bahan cordura, bisa mencoba mencermati beberapa tas ransel yang dijual di pasaran. Banyak outlet perlengkapan outdoor yang menjual tas dengan bahan cordura, yang umumnya berbentuk ransel. Selain itu, ransel untuk perlengkapan militer juga umumnya menggunakan bahan cordura.

Nama cordura sebenarnya adalah sebutan untuk merek, yang hak ciptanya didaftarkan pada Tahun 1929 oleh perusahaan asal Amerika yang dikenal dengan nama DuPont. Perusahaan pemegang lisensi kekayaan intelektual ini berada Invista, sebuah perusahaan di Kansas, Amerika.

Cordura sendiri memiliki beragam jenis kain, mulai dari polyester sampai ke cotton nylon. Sementara itu, kain cordura yang digunakan untuk bahan tas adalah nylon 1000D. Jenis kain ini memiliki ketahanan yang sudah teruji, sehingga banyak dipilih konsumen yang menginginkan produk awet.

Material ini pada dasarnya merupakan campuran cotton dan nylon. Ada juga yang menggunakan bahan dengan dominasi rayon. Namun umumnya, nylon digunakan karena memang merupakan bahan dasar sintetis untuk membuat kain.

Belakangan, banyak sekali ditemui perusahaan yang juga memproduksi material yang mirip dengan bahan cordura. Bahkan, bahan cordura ini sering disebut sebagai merek dari bahan nylon pada umumnya. Hal itu membuat sebuah pergeseran nama, sehingga bahan pembuat tas lebih sering disebut dengan bahan 1000D ketimbang menyebut bahan cordura.

Dengan demikian, bahan cordura saat ini bukanlah sebuah merek kain atau tas dari sebuah brand tertentu saja, melainkan sudah dipakai oleh banyak merek tas lainnya. Hal itu berarti, bahan ini memang sudah teruji ketahanannya.

Karakteristik Bahan Cordura

Karakteristik Bahan Cordura

Jika ingin membedakan bahan cordura dengan bahan tas yang mirip dengan material ini, ternyata tidak sulit. Perhatikan saja karakteristik dari bahan cordura ini, yang memang memiliki ciri khas berbeda dengan bahan tiruan lainnya.

  • Serat kainnya rapat serta kuat. Karakteristik yang pertama sebagai khas dari bahan ini adalah serat kain yang rapat. Sebelum membeli, perhatikan dengan baik serat kain pada bahan pembuat tas, karena bahan cordura memiliki kerapatan tinggi, yang tentu berpengaruh pada kekuatannya.
  • Tidak menerawang. Selain membuat kain menjadi lebih kuat, serat yang rapat tentu saja tidak akan menerawang seperti halnya bahan lain yang lebih tipis.
  • Bahannya tebal. Selain itu, tas yang terbuat dari bahan cordura akan terlihat lebih kukuh. Hal ini karena material premium ini lebih tebal daripada bahan-bahan lainnya.
  • Bahannya bersifat panas. Jika dicermati, sebenarnya bahan cordura ini sedikit panas. Tentu saja, karena bahan ini tidak 100% terbuat dari cotton. Bahan ini juga memiliki campuran nylon bahkan rayon yang bersifat panas.
  • Anti-air. Digunakannya bahan ini sebagai material pembuat ransel outdoor, salah satunya karena karakteristik waterproof. Dengan demikian, penggunanya tak perlu khawatir jika sedang menggunakan tas berbahan kain ini ketika beraktivitas di luar ruangan.
  • Mempunyai tekstur yang kasar. Ciri lain dari bahan ini adalah terlihat kasar di luar. Namun demikian, tekstur kasar tersebut hanya tampilan luarnya saja dan tidak berpengaruh pada tampilan premiumnya.
  • Sifat bahannya ringan. Karakteristik ini menjadi bukti jika tekstur yang kasar tidak mengurangi kualitas premiumnya, karena bahan material ini tetap ringan setelah menjadi produk jadi.

Jenis Bahan Cordura

Kebanyakan orang hanya mengetahui cordura sebagai nylon saja, padahal secara umum, ada 3 jenis yang berbeda dari bahan cordura. Berikut ini adalah jenis-jenis cordura yaitu:

1. Cordura Biasa

Bahan ini merupakan grade paling rendah di antaranya jenis cordura yang lain. Grade ini tentu saja akan mempengaruhi harga per meternya, yang akan lebih murah dari jenis kain grade di atasnya. Meski demikian, kualitas bahan cordura biasa juga tidak terlalu jauh berbeda.

2. Cordura Nylon

Jenis berikutnya dari bahan cordura adalah cordura nylon. Bahan ini merupakan grade yang lebih tinggi dari grade sebelumnya. Jika pernah menemukan tas dengan bahan yang sedikit mengilap, maka bisa dipastikan material pembuatnya adalah cordura nylon.

Selain mengilap, kain ini juga memiliki tekstur yang lebih licin dibandingkan yang lain. Harganya tentu sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan cordura biasa.

3. Cordura 1000

Berikutnya ada cordura 1000 atau yang biasa disebut dengan 1000D. Jenis ini merupakan grade paling atas dari semua bahan cordura, atau bisa dikatakan memiliki kualitas premium. Dari segi harga, 1000D adalah yang termahal.

Namun demikian, mahalnya harga tentu sebanding dengan tingginya kualitas. Ketahanannya tentu lebih lama dan lebih awet. Dengan harga yang lebih tinggi, maka bahan premium ini jarang digunakan ditemui pada penggunaan partai besar seperti seminar.

Tipe Bahan Cordura

Dari ketiga jenis di atas, bahan cordura juga masih terklasifikasi dalam berbagai tipe. Berbagai tipe cordura ini, tidak hanya digunakan sebagai material pembuat tas saja, melainkan banyak dipakai sebagai bahan pembuat wearpack untuk satuan militer. Beberapa tipe cordura tersebut adalah:

1. AFT Fabric

Tipe ini merupakan teknologi baru dalam konstruksi kain cordura. Merek Cordura Invista telah memperluas koleksi kain dengan konstruksi rajutan dan ketahanan abrasi dan snagging lebih tinggi. Dikombinasikan dengan rasio kekuatan-terhadap-berat yang sangat baik, bahan ini berhasil menjadi koleksi Air Flow Technology dari cordura.

2. Bahan Denim

Tak banyak yang tahu jika denim fabric juga termasuk salah satu tipe bahan cordura. Kain ini pada dasarnya merupakan bahan katun dengan silangan benang yang khas. Umumnya denim berwarna indigo yang dihasilkan dari pencelupan warna yang khas.

3. Bahan NYCO

NYCO adalah singkatan dari kain yang merupakan perpaduan antara nilon dan katun. Nilon menambah kekuatan dan ketahanan abrasi, sementara kapas menambah daya tahan dan penyerapan air. Sampai saat ini, bahan NYCO banyak digunakan untuk seragam militer dan pakaian olahraga dengan ritme tinggi.

4. Ballistic Fabric

Sesuai dengan namanya, bahan ini merupakan anyaman nilon balistik asli yang dikembangkan untuk pakaian-pakaian militer, kain cordura ballistic yang padat dan kokoh dibuat dengan benang filamen nilon 6,6 berkekuatan tinggi, sehingga meningkatkan ketahanan sobek dan abrasi.

5. Jenis Cordura Lainnya

Bahan-bahan di atas merupakan material cordura yang populer dan paling sering ditemui di pasaran. Namun selain tipe-tipe tersebut, masih ada beberapa tipe bahan cordura yang lainnya, yaitu:

  • Baselayer Fabric
  • Classic Fabric
  • Canvas
  • Eco-Made
  • Bahan Lite, Lite Plus, dan Ultralite

Keunggulan Cordura

Sebagaimana halnya beragam material yang diproduksi, pilihan akan jatuh pada masing-masing kebutuhan. Tentu saja, hal itu karena setiap material pasti memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing, yang juga disesuaikan dengan kebutuhan produksi.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan bahan cordura:

1. Bahannya Kuat

Sesuai dengan material dasar yang dimiliki, bahan cordura ini memiliki tingkat kerapatan yang tinggi. Hal inilah yang membuat bahan cordura menjadi lebih kuat dibandingkan dengan bahan yang lain. material cordura tidak mudah sobek, atau tergores dan lecet. Sehingga akan sangat cocok jika digunakan pada aktivitas outdoor.

Selain itu, ketahanan ini juga sangat kukuh pada cuaca ekstrem sekalipun. Terpaan panas yang menyengat dan hujan tidak terlalu berpengaruh pada kain dan tidak membuatnya cepat lapuk. Beberapa produk tas dari bahan cordura, bukan hanya menggunakan material ini di body saja, tetapi juga pada bagian tali yang menjadi bagian paling rentan lapuk dan putus.

Tidak hanya itu, jika dibandingkan dengan bahan katun, bahan cordura ini bahkan mempunyai daya tahan sepuluh kali lebih kuat. Bahan ini pun tetap lebih kuat dibandingkan polyester biasa. Ketahanannya bisa tiga kali lebih kukuh daripada polyester.

2. Variasi Bahan dan Warna

Bahan ini diminati karena banyaknya variasi bahan. Di atas sudah disebutkan beberapa jenis bahan cordura yang juga mempengaruhi grade dan harganya. Hal ini bisa menjadi alternatif bagi yang ingin membuat tas dalam partai besar.

Di samping itu, pilihan warna dari bahan cordura juga tak kalah menarik. Bahan ini juga banyak dipilih karena beragam pilihan warna yang disajikan. Alhasil, semakin banyak konsumen yang memilih tas dengan bahan ini.

3. Warna yang Berkesan Cerah

Alternatif warna pilihan dari bahan cordura bukan hanya beragam, tetapi tampil dengan kesan yang lebih cerah. Beberapa bahan cordura memang memberikan kesan mengilap, dan hal itu juga mendukung kecerahan warna dari bahan ini. Kecerahan warna yang dihasilkan membuat produsen memilih bahan ini sebagai material pembuat tas sekolah atau waist bag.

4. Waterproof

Kelebihan ini menjadi sebuah unggulan dari bahan cordura, terutama bagi yang menggemari aktivitas outdoor. Bahan cordura memiliki sifat tahan-air, dengan demikian pengguna akan lebih leluasa menggunakannya di luar tanpa terlalu khawatir dengan guyuran hujan.

Meski demikian, ketahanan terhadap air dari bahan ini lebih kepada intensitas hujan atau air yang ringan. Tas berbahan cordura tidak akan seketika basah ketika terguyur hujan, sehingga tidak terlalu mengganggu barang-barang yang dikemas di dalamnya.

5. Sifat Ringan

Kekuatan kain cordura ini tidak membuat bahan menjadi berat. Penggunaannya sebagai material tas outdoor tentu sudah sangat diperhitungkan dengan baik. Selain bahan dasar yang kuat dan anti-air, material yang ringan tidak akan terlalu mengganggu aktivitas yang ekstrem. Tentu saja berbeda dengan bahan kulit. Meskipun memiliki ketahanan serupa, namun bahan kulit memiliki sifat berat.

Kelemahan Bahan Cordura

Di samping berbagai kelebihan yang dimiliki seperti di atas. Bahan cordura juga masih terlihat memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

1. Tampilan Casual (Tidak Mewah)

Tidak ada kesan mewah dalam tas berahan cordura. Tentu saja, karena bahan dasar cordura memang kebanyakan digunakan untuk aktivitas ekstrim outdoor yang cenderung sporty. Sehingga bukan digunakan sebagai tas yang fashionable. Tas untuk fashion kebanyakan dibuat dari bahan kulit yang terkesan lebih mewah.

2. Bahannya Panas

Salah satu karakteristik dari cordura yang panas menjadi sisi kelemahan dari material ini. Serat yang rapat tidak membuatnya menyerap keringat dengan baik. Itulah sebabnya, bahan ini jarang digunakan sebagai material pembuat pakaian sehari-hari.

Penggunaannya pada pakaian militer tentu berbeda, dan tentu saja dipilih bahan cordura dengan kualitas terbaik. Pada kebutuhan pakaian sehari-hari, bahan ini hanya digunakan untuk jaket atau rompi. Jika hanya digunakan sesaat dan sebagai luaran, tentu tidak akan terlalu menimbulkan kegerahan pada kulit.

3. Tekstur Kasar

Melihat tampilan luarnya, dapat dilihat dan juga diraba jika tekstur bahan cordura ini kasar. Hal tersebut tentu tidak akan menjadi masalah jika hanya digunakan sebagai pembuat tas. Namun jika ingin menggunakannya sebagai bahan pakaian, tentu memerlukan lapisan tambahan atau semacam kain furing yang halus.

Harga Bahan Cordura per Meter

Kain merupakan material yang harganya cukup dipengaruhi oleh kapasitas ekspor. Di Indonesia, harga kain cordura berkisar antara Rp 18.000,00 per meter untuk kain dengan kualitas biasa atau grade rendah. Semakin tinggi grade cordura tentu harganya juga semakin mahal. Harga per meter untuk kain 1000D bisa mencapai Rp 45.000,00.

Harga ini juga masih mungkin berbeda-beda di berbagai penjual. Oleh karenanya, jika ingin membeli kain cordura, sebaiknya mendatangi langsung tokonya, supaya bisa melihat jenis kain yang dijual. Jika membeli dengan teliti, tentu konsumen tidak perlu membayar mahal ketika membeli kain dengan kualitas yang biasa.

Artikel lain : Karakteristik Bahan Dinnir Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Jenis Tas yang Cocok Menggunakan Bahan Cordura

Material ini memang umumnya digunakan sebagai bahan tas. Berikut ini adalah beberapa tas yang biasanya menggunakan bahan cordura:

1. Tas Sekolah

Bahan cordura dengan banyak pilihan warna dan tingkat kecerahan, banyak digunakan sebagai material untuk tas sekolah. Warna-warna cerah tentu memberikan kesan ceria, sehingga akan lebih disenangi oleh konsumen anak-anak.

2. Tas Ransel Outdoor

Kekuatan bahan yang dimiliki tentu membuat bahan ini mayoritas digunakan sebagai bahan tas outdoor. Didukung juga dengan kelebihan waterproof, membuat tas ransel outdoor akan lebih tahan menghadapi cuaca ekstrim.

3. Sling Bag

Tas selempang juga menjadi salah satu pilihan fashion kawula muda. Bisa digunakan untuk santai atau kerja, sling bag atau tas selempang berbahan cordura tentu lebih tahan lama dibandingkan dengan bahan katun atau polyester biasa.

4. Waist Bag

Salah satu jenis tas yang juga cocok menggunakan bahan cordura adalah tas pinggang. Jenis tas ini banyak dipakai untuk membuat penampilan semakin simpel, sekadar membawa dompet atau HP. Bahan tahan air tentu saja cocok dengan waist bag di tengah cuaca tak menentu.

Perawatan Tas Bahan Cordura

Tidak perlu repot jika memiliki tas yang dibuat dari bahan cordura ini, karena perawatannya sangat mudah. Tas berbahan cordura tidak membutuhkan perawatan khusus, di bawah ini cara merawatnya:

  • Tidak butuh disetrika. Memiliki serat rapat membuat bahan cordura tidak mudah kusut. Dengan begitu, jika memiliki tas dari bahan ini, tidak terlalu membutuhkan setrika untuk merapikannya.
  • Segera bersihkan noda. Ketika tas terkena noda, segera bersihkan noda. Jangan ditunggu terlalu lama, karena serat kain yang rapat membuat noda akan semakin melekat dan sulit dibersihkan.
  • Bersihkan dengan kain basah. Ketika membersihkan tas berbahan cordura, sebaiknya tidak disikat, melainkan cukup dilap menggunakan kain basah. Jika ada area yang bernoda, tekan-tekan dengan lap basah sampai kotoran terangkat.
  • Gosok dengan sikat lembut. Jika terdapat noda yang sudah menempel, gunakan sikat yang lembut untuk membersihkan. Sebaiknya menggunakan sikat gigi agar tidak terlalu merusak serat kain.

Kesimpulan

Jika dicermati, bahan cordura memang banyak dipilih sebagai material pembuat berbagai jenis tas. Selain itu, outer pakaian militer, rompi, dan juga jaket, banyak juga menggunakan bahan ini sebagai dasarnya. Kekuatan dan ketahanan bahan yang sudah teruji membuat produsen banyak memilihnya, dan konsumen pun menyukai bahan ini.

Namun demikian, konsumen sebaiknya mengetahui bagaimana cara merawat tas atau pakaian dari bahan cordura ini. Tentu saja agar produk yang dimiliki bisa menjadi lebih awet, dan tetap bagus tanpa bercak noda. Semoga artikel KONVEKSITAS.NET bermanfaat. Jika membutuhkan konsultasi seputar informasi bahan tas bisa hubungi tim kami, jangan sungkan kami siap membantu.

 

Karakteristik Bahan Dinnir Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Karakteristik Bahan Dinnir Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Bahan yang kuat dan tahan air adalah yang paling cocok untuk pembuatan tas khususnya ransel. Salah satu yang terbaik adalah bahan dinnir. Karakteristik bahan dinnir dinilai sangat cocok untuk kebutuhan pembuatan tas. Bahan ini dinilai bisa menghasilkan tas dengan kualitas yang baik sehingga produk bisa dipasarkan sebagai produk premium.

Produsen tas sebaiknya tahu mengenai karakteristik bahan dinnir ini, apalagi jika akan memproduksi tas ransel. Selain itu, perlu juga tahu bagaimana kelemahan serta kelebihannya juga cara perawatannya. Pengetahuan ini penting agar produk yang dihasilkan nanti memiliki kualitas yang baik. Artikel kali ini akan membahas tentang itu semua. Yuk, baca sampai habis.

Pengertian Bahan Dinnir

Bahan dinnir adalah material kain yang masih termasuk keluarga polyester. Untuk itulah bahan ini sangat mudah ditemukan di pasaran karena penggunaannya yang massif untuk kebutuhan produksi tas. Selain itu, warna-warna yang ada pada kain dinnir ini pun beragam dengan tampilan warna kuat. Jadi, tas ransel memang cocok menggunakan kain ini karena biasanya tas ini menonjolkan kekuatan.

Produsen tas yang ingin memproduksi produk yang kuat dan tahan lama namun harganya terjangkau umumnya akan memakai bahan ini. Ini karena tak lepas dari harga bahan polyester sendiri yang memang murah. Apabila dibandingkan dengan nilon, yang juga biasa dipakai untuk membuat tas, kain dinnir jauh lebih miring harganya.

Polyester atau PET yang menjadi bahan dasar pembuatan bahan ini menghasilkan karakteristik bahan dinnir yang mencolok. Perusahaan konveksi yang ingin membuat tas ransel kuat tapi harganya terjangkau akan cenderung memilih kain dinnir karena alasan lebih efisien. Apabila mereka ingin menjual atau memproduksi yang lebih mahal, maka bahan dinnir dinilai kurang cocok.

Karakteristik Bahan Dinnir

Karena masih satu keluarga dari polyester atau PE, karakteristik bahan dinnir kurang lebih sama dengan bahan PE. Kain ini lembut, kuat, dan yang terpenting adalah tahan air. Sehingga, ketika digunakan untuk membuat tas ransel, dinnir menghasilkan produk yang fleksibel, tidak kaku, namun juga kuat dan tahan terhadap air atau water resistance.

Ini sangat cocok untuk menjawab kebutuhan para pengguna ransel yang umumnya memerlukan tas kuat serta tidak mudah ditembus air. Pengguna ransel biasanya memasukkan banyak barang ke dalam tas yang cenderung memiliki bobot berat. Penggunaan kain dinnir bisa mengakomodir ini semua.

Kain dinnir terbuat dari campuran atau proses kimiawi dari serat polimer dan ester. Polimer sendiri sangat dekat dengan plastic, sementara ester dihasilkan dari mencampurkan alkohol dengan asam karboksilat serta minyak bumi. Inilah yang menjadi penyusun bahan polyester yang digunakan dalam pembuatan bahan dinnir.

Tak heran kain ini tahan terhadap air dan kuat karena memang bahannya berkarakter seperti plastik dan minyak. Namun begitu, serat-serat yang ada di bahan ini membuatnya lebih lembut serta fleksibel. Cocok untuk tas ransel yang biasanya digunakan pada kegiatan-kegiatan luar ruang. Orang-orang yang aktif akan sangat pas memakai tas berbahan ini.

Jenis dan Tipe Bahan Dinnir

Karakteristik yang menonjolkan kekuatan dan kelembutan ini tetap bergantung pada metrik ketebalan yang dalam bahasa Inggris dikenal juga dengan sebutan denier. Itulah sebabnya mengapa akhirnya kain ini sering disebut dinnir. Denier sendiri digunakan untuk menggambarkan kekuatan atau strength indicator.

Itu sebabnya, pada kain ini menggunakan simbol D untuk menunjukkan jenis serta tipenya. Jenis dan tipe ini didasarkan pada beratnya atau massa per satuan volume. Terkadang, ini juga bisa merujuk pada kerapatan kain walaupun sebenarnya kurang tepat. Semakin tebal atau berat, maka tentu kualitas kain dinnir semakin baik.

Produsen tas harus tahu soal massa kain ini ketika akan memproduksi tas ransel berbahan dinnir. Karena tentu saja jenis dan tipe ini akan berbeda-beda peruntukannya serta membedakan harganya pula. Berikut ini daftar jenis-jenis kain dinnir:

1. D300

Tipe ini merupakan yang paling sering dan umum dipakai membuat tas ransel. Ini tak lain karena ketebalan dan kerapatan serat kain yang sangat mendukung karakteristik ransel itu sendiri. D300 cenderung bertekstur lembut, seratnya rapat, namun tebal. Hasilnya, produk menjadi tidak mudah robek akibat dari serat rapat itu tadi atau tear resistance.

Maka, tipe D300 adalah yang paling cocok digunakan untuk pembuatan tas ransel. Karena kelembutan dan kehalusannya, tipe ini juga dikenal dengan sebutan soft dinnir. Konveksi yang ingin mengeluarkan produk ransel bisa memakai tipe ini. Produk akhirnya bisa menahan banyak beban, tahan air dan tak mudah sobek.

2. D420

Dinnir 420 merupakan yang paling tipis diantara semua varian dinnir. Walaupun tetap memiliki karakteristik seperti tahan air, namun ketebalannya tidak setebal D300. Itu sebabnya tak cocok apabila ingin menggunakannya sebagai bahan baku tas ransel. Penggunaan D420 biasanya lebih kepada tas merchandise, goodie bag, atau tas kosmetik.

Selain itu, tekstur D420 sedikit kaku dan kurang fleksibel. Permukaannya tidak sehalus D300 dan ketika ditekuk-tekuk akan terlihat kusut. Maka, penggunaan pada tas ransel yang umumnya digunakan membawa banyak barang kurang cocok karena akan mudah sobek. Sedangkan pada tas merchandise berbentuk tote bag atau tas kosmetik, D420 sangat cocok.

3. D600

Karakteristik bahan dinnir jenis D600 mirip dengan D450 yaitu berpori besar dan agak tipis. Namun, D600 justru tidak mudah kusut walaupun tetap saja ini kurang cocok apabila digunakan untuk bahan ransel. Apabila perusahaan konveksi ingin menggunakannya sebagai tas ransel, maka hasil akhirnya adalah produk kaku serta kurang fleksibel.

Jika ingin dipaksakan menggunakan bahan D600, boleh-boleh saja, tapi hasilnya tentu adalah tas ransel kelas menengah yang sedikit tipis. Artinya, pengguna tidak akan bisa memasukkan banyak beban ke dalam tas karena resiko robek. Bahan D600 bisa digunakan untuk pembuatan tas lain yang lebih cocok karena tetap ada karakter water resistance dan kekuatan.

4. D1682

Dilihat dari kodenya, maka jenis dinnir ini memiliki ketebalan yang sangat baik. Selain itu juga ketahanannya terhadap air juga tinggi akibat adanya lapisan pelindung tambahan di permukaannya. Perusahaan konveksi bisa mengaplikasikannya untuk membuat tas yang membutuhkan ketahanan, kekuatan, serta anti sobek.

5. D1680

Ini adalah jenis dinnir yang paling baik karena kualitas water resistance nya tinggi. Selain itu, tipe ini memiliki tingkat ketebalan sangat bagus. Kekuatannya membuatnya bisa berdiri kokoh namun juga terasa halus permukaannya. Pengaplikasian pada produk-produk tas luar ruang sangat cocok.

D1680 ini terdiri dari dua varian yaitu single dan double. Yang membedakan adalah pada tampilan luarnya. Pada D1680 double, selain kekuatan dan fleksibilitas nya yang tinggi, material ini juga terasa lentur dan kenyal. Sehingga, tas dibuat dari bahan ini nyaman dipakai karena mudah bergerak, ditekuk, dan cenderung melar.

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Dinnir

Setelah membahas karakteristik bahan dinnir, maka produsen tas juga perlu tahu apa saja kelebihan serta kekurangan material ini. Pengetahuan ini penting untuk konveksi yang memproduksi berbagai jenis tas tak hanya ransel. Lalu apa saja kekurangan serta kelebihan dinnir? Simak daftar berikut ini:

Kelebihan Bahan Dinnir

Yang pertama kali membuat produsen tas melirik material ini adalah karena harganya yang terjangkau. Ini jelas merupakan kelebihan utama karena bisa menekan biaya bahan baku. Harga jual produk bisa dibuat bersahabat sehingga bisa menjangkau lebih banyak konsumen.

Kemudian, kelebihan kedua terletak pada keragaman jenisnya. Keragaman ini didasarkan pada ketebalan kain. Jenis yang beragam ini tentu membuat produsen tas leluasa ketika akan memproduksi berbagai jenis produk tas sesuai budget. Pasalnya, model dan ragam tas pun banyak sekali tergantung peruntukannya. Banyaknya varian ini tentu membutuhkan bahan yang berbeda-beda pula.

Ketiga, karakteristik bahan dinnir yang water resistant ternyata menjadi kelebihan tersendiri. Itu sebabnya produsen tas sering memakai bahan ini. Fungsi utama tas yang salah satunya adalah melindungi barang bawaan, tentu membutuhkan bahan yang mampu menahan rembesan air. Bahan dinir lah jawabannya. Apalagi untuk tas-tas yang digunakan pada kegiatan luar ruang.

Selain itu, mudahnya merawat bahan ini juga menjadi salah satu kelebihannya. Konsumen tidak perlu takut tasnya mudah rusak karena ada sifat durable dalam material ini. Dari sisi produsen, ini bisa menjadi kekuatan produk yang meningkatkan nilai jual.

Kelemahan Bahan Dinnir

Perlu diketahui bahwa material dinnir juga memiliki kelemahan yang perlu diwaspadai oleh para produsen tas. Yang pertama harus diwaspadai adalah, pada dinir yang ketebalannya kurang, serat kain cenderung besar dan tidak rapat. Artinya, ini membuatnya mudah robek. Penggunaan untuk produk yang tidak tepat bisa menyebabkan penurunan kualitas.

Misalnya, tas ransel yang seharusnya menggunakan dinnir D180 namun malah menggunakan D450 untuk menekan cost, hasilnya justru merugikan. Ransel akan terkesan kurang kokoh serta hilang fungsi intinya. Selain itu, pada dinnir yang tipis, ada kecenderungan kusut serta tidak fleksibel.

Selain itu, meskipun memiliki warna yang bold alias kuat, jika disandingkan dengan bahan tas ransel kualitas yang lebih baik seperti nylon, maka warna dari bahan dinnir terkesan kurang mewah. Namun begitu, tidak mengurangi kekuatan serta daya tahan dari material ini.

Harga Bahan Dinnir Per Meter

Satuan harga untuk kain ini tentu sangat tergantung pada tipe kain ini sendiri. Misalnya, pada jenis D300 dibanderol di kisaran 10.000 – 19.000 Rupiah. Sedangkan pada tipe D600 harganya lebih murah yaitu pada range 12.000 – 15.000 per meternya. Pada jenis D420, harganya sangat terjangkau yaitu 12.000 saja per meter.

Pada dinnir dengan ketebalan yang lebih tinggi, yaitu D1682, kisaran harga mulai dari 15.000 – 31.000 Rupiah. Sedangkan untuk tipe D1680, range harga dimulai dari 17.000 sampai 35.000 karena memang merupakan yang paling baik kualitasnya untuk digunakan membuat tas ransel luar ruang.

Macam-macam harga ini juga sangat tergantung pada ketersediaan produk. Produk-produk yang jumlahnya sedikit di pasaran cenderung akan menjadi lebih mahal. Tetapi jangan khawatir, harga kain dinnir umumnya stabil karena pasokannya cukup banyak. Permintaan yang tinggi untuk membuat tas membuatnya selalu ada di pasaran.

Jenis Tas yang Cocok

Jika dilihat dari karakteristik bahan dinnir, ada beberapa produk tas yang dapat dihasilkan dari material ini. Ragam jenis kain ini nyatanya dapat menghasilkan tak hanya tas ransel namun juga tas lainnya. Pengetahuan ini akan membantu para produsen menyesuaikan bahan baku dengan kebutuhan produk. Berikut ini penjelasannya:

1. Tas Ransel

Produk yang bisa dan cocok dihasilkan dari tipe D300 adalah tas-tas yang memerlukan kekuatan skala menengah. Ransel bisa diproduksi dengan bahan ini namun tentu bukan yang diperuntukkan untuk kegiatan luar ruang seperti hiking, camping, serta kegiatan alam lainnya. Ransel sehari-hari seperti untuk ke sekolah atau ke kantor dapat diproduksi dari bahan ini.

Kemudian, tas-tas seperti selempang dan pouch juga cocok memakai material ini. Alasannya adalah karena D300 seratnya kecil serta tidak mudah kusut. Durability-nya juga cukup tinggi sehingga pouch atau dompet harian bisa dihasilkan dari D300.

2. Tas Merchandise atau Goodie Bag

Material ini cenderung lebih tipis dan mudah sobek namun tetap mampu menahan air. Maka, ini sangat cocok untuk memproduksi tas merchandise atau goodie bag serta tas kosmetik. Sekarang, penggunaan bahan ini sangat marak seiring dengan semangat mengurangi pemakaian plastik. Kemudian, ini juga bisa dipakai membuat tas promosi.

3. Tas Peralatan

Jenis dinnir ini berpori-pori besar namun tidak mudah kusut. Kekuatannya cukup baik sehingga dapat dipakai memproduksi tas ransel kelas menengah. Kemudian bisa juga dipakai sebagai bahan baku tas alat musik, fitness bag, travel bag, serta bisa juga untuk tas promosi.

Pada jenis 600 DK, selain untuk memproduksi tas, bisa juga untuk sebagai bahan baku payung taman. DK berarti menggunakan campuran kulit. Ketebalan dan kekuatannya bagus sehingga cocok diaplikasikan pada produk-produk tas luar ruang.

4. Travel Bag atau Carrier

Dinnir dengan ketebalan diatas 1000 paling baik untuk membuat tas ransel yang kuat. Selain itu juga untuk memproduksi tas-tas kokoh seperti carrier atau travel bag tebal. Water resistance dan durability yang tinggi mendukung kebutuhan ini. Selain itu, tas kosmetik dan dompet tebal untuk kegiatan luar ruang bisa memakai bahan ini.

5. Tas Ransel Outdoor

Ini adalah bahan yang paling baik untuk dipergunakan membuat tas ransel luar ruang. Daya tahannya sangat baik sehingga bisa menahan beban yang berat. Selain ransel, tas jinjing juga bisa dibuat dari varian ini. Ketahanannya terhadap air juga sangat baik sehingga tas-tas yang dihasilkan benar-benar mampu menahan gempuran air.

Pada D1680 double, kekuatan dan ketebalannya nyaris sempurna. Teksturnya tidak kasar, lembut, halus, serta kenyal. Jadi, tas bisa fleksibel berdiri, ditekuk, dan mampu mengikuti gerak tubuh dengan baik. Orang yang menggunakannya akan merasa nyaman karena tas tidak akan mengganggu pergerakan tubuh.

Perawatan Tas Bahan Dinnir

Ada alasan tersendiri mengapa bahan ini cenderung dipakai membuat tas, baik itu ransel sehari-hari, ransel luar ruang, tas selempang, tas jinjing, serta tas make up. Alasannya yaitu karena perawatannya mudah. Tas ini tidak mudah ditembus air karena adanya lapisan pelindung yang cenderung membuat air tergelincir.

Permukaan ini juga membuat noda yang menempel umumnya mudah dibersihkan. Noda ringan bisa dibersihkan dengan lap microfiber yang direndam air hangat kemudian dicampur sabun berbahan dasar alami. Proses membersihkan dan merawat tidak sulit dan cocok untuk tas-tas luar ruang.

Namun, tetap perlu diperhatikan tindakan pencegahan agar tas berbahan dinnir tidak mudah rusak atau sobek. Cara yang pertama yaitu dengan menjaga bentuknya tetap baik, bisa berdiri tegak, dan tidak miring. Yaitu dengan tidak memasukkan barang terlalu banyak walaupun tas akan tetap bisa menahannya. Tapi, berat berlebihan bisa membuat jalinan benang-benangnya lepas.

Kedua, hati-hati terhadap noda yang ditimbulkan dari pulpen atau spidol. Umumnya, jika terkena kedua tinta ini akan sangat sulit dihilangkan. Kemudian, karakteristik bahan dinnir jenis D420 yang tipis harus dirawat dengan lebih hati-hati. Jangan sampai tergores permukaan yang tajam karena mudah sekali sobek.

Kesimpulan

Kesimpulannya, karakter bahan dinnir adalah kuat, tebal, kokoh, dan tahan terhadap air dan wrinkle. Walaupun pada tipe yang tipis, tingkat kekuatan lebih rendah, namun ketahanan terhadap air tidak menurun. Bahan ini cocok untuk membuat tas ransel, travel bag, tas instrument musik, fitness bag, pouch make up, tas ponsel serta selempang. Semoga artikel dari konveksitas.net ini bermanfaat.

 

 

 

Simak 6 Jenis Tas Beserta Manfaat dan Kegunaannya Bagi Seseorang

Simak 6 Jenis Tas Beserta Manfaat dan Kegunaannya Bagi Seseorang

Kehadiran berbagai jenis tas beserta manfaat dan kegunaannya, tentu tidak terlepas dari kebutuhan para penggunanya dalam kehidupan sehari – hari, bukan? Terlebih lagi, tas menjadi salah satu barang wajib yang sering dipakai oleh banyak orang untuk memudahkan dalam membawa barang – barang tertentu.

Oleh karena itu, di pembahasan kali ini akan diulas lebih lengkap mengenai tas baik dari segi pengertian, jenis, manfaat dan kegunaan serta rekomendasi pabrik tas konveksi yang berkualitas di Indonesia.

Sekilas definisi tentang tas

Sebagai salah satu barang bawaan wajib yang selalu dibawa kapan pun dan dimana pun, tas kini hadir dengan berbagai macam model yang bisa dipilih sesuai keinginan dan kebutuhan penggunanya. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai macam jenis tas, ada baiknya mengetahui mengenai definisi tas itu sendiri.

Umumnya, tas dikatakan sebagai suatu wadah tertutup yang bisa dibawa untuk bepergian kemana pun oleh seseorang. Dalam pembuatannya, tas sendiri biasanya terbuat dari bahan kertas, plastik, kain dan lain – lain. Sehingga, tak heran jika tas yang dijual di pasaran memiliki harga yang berbeda – beda.

Sementara itu, tas sendiri memiliki kegunaan dalam membawa berbagai barang – barang tertentu. Di antaranya seperti buku, dompet, handphone, buku, pakaian dan lain – lain. Dengan banyaknya kegunaan inilah, tas dijadikan sebagai produk yang sangat menguntungkan bagi berbagai konveksi.

Fungsi tas secara umum bagi pengguna

Rata – rata hampir setiap orang yang melakukan perjalanan kemana pun akan selalu membawa barang wajib bernama tas. Ya, hal ini lantaran tas memiliki banyak fungsi selain sebagai wadah untuk menyimpan barang – barang tertentu. Sehingga, hal inilah yang nantinya dapat menunjang berbagai aktivitas di luar rumah.

Tersedia dalam berbagai macam bentuk, model, ukuran, warna serta harga yang ditawarkan, tas sendiri memiliki fungsi secara umum bagi pengguna dalam kehidupan sehari – hari diantaranya yakni sebagai berikut :

1. Memudahkan dalam membawa barang – barang sesuai kebutuhan

Salah satu fungsi utama tas bagi pengguna yakni memudahkan untuk membawa barang – barang kebutuhan tertentu jika sedang bepergian ke suatu tempat. Dalam hal ini, Anda bisa melihat banyaknya orang yang umumnya menggunakan tas untuk berbagai keperluan seperti berikut ini :

  • Tas sekolah untuk membawa buku dan alat tulis sekolah.
  • Tas belanja untuk memudahkan membawa barang – barang belanjaan yang dibeli.
  • Tas laptop untuk membawa perangkat laptop dan lain – lain.

2. Memudahkan membawa barang sesuai cara pakainya

Tak hanya sesuai dengan kebutuhannya, tas juga sering digunakan seseorang untuk membawa barang sesuai dengan cara pakainya. Adapun model tas yang biasanya dipakai untuk membawa barang sesuai dengan cara pakaianya yakni sebagai berikut :

  • Tas koper / travel bag untuk membawa barang saat seseorang hendak pergi berlibur atau urusan kerja.
  • Tas selempang untuk membawa barang – barang umum seperti dompet, handphone, parfum dan lain – lain di waktu jalan – jalan.

3. Dapat memperindah penampilan

Selain berguna untuk membawa barang – barang tertentu, tas juga dapat menjadi fashion tersendiri bagi seseorang dalam memperindah penampilan. Sehingga, tak heran jika banyak kalangan masyarakat, khususnya kaum perempuan yang sering membeli tas dengan berbagai model untuk menunjang penampilannya.

4. Menjadi peluang bisnis dan investasi menguntungkan

Bagi para pebisnis, tas juga memiliki fungsi penting dalam membuka peluang bisnis dan investasi di kalangan masyarakat. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari nilai jual tinggi dari tas yang dapat memberikan keuntungan besar agar memperoleh penghasilan tambahan, bukan?

Macam-macam jenis tas beserta manfaat dan kegunaannya

Di pasaran, tas menjadi salah satu barang yang paling banyak diburu oleh kalangan masyarakat, terutama kaum perempuan. Sebab dengan berbagai pilihan model, merek, warna, harga dan lain-lain, tas mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang sedang membutuhkannya untuk berbagai keperluan.

Bahkan bagi sebagian besar kaum perempuan tas bisa saja menjadi koleksi tersendiri untuk menunjang penampilan jika sewaktu – waktu datang ke acara maupun pergi berlibur. Jika melihat dari banyaknya orang yang membutuhkan tas, berikut ini ada beberapa jenis tas beserta manfaat dan kegunaannya.

1. Tas ransel

Tas Ransel Beserta Manfaat dan Kegunaann

Dikenal sebagai tas multifungsi, tas ransel ini umumnya sering dipakai oleh seseorang untuk pergi jalan – jalan, naik gunung, bekerja dan lain – lain. Dalam pembuatannya sendiri, tas ransel ini dibuat dengan berbagai variasi baik dari segi bentuk, warna, bentuk, corak hingga ukurannya.

Dari banyaknya kegunaan yang ditawarkan, tas ransel ini dikatakan sangat cocok untuk dipakai di semua macam keperluan. Bahkan, tas ini bisa dipakai oleh semua kalangan yang bisa disesuaikan oleh gaya dan modelnya.

2. Tas selempang / slingbag

Tas Selempang Beserta Manfaat dan Kegunaann

Selanjutnya, ada tas selempang yang juga banyak diminati oleh para pemakainya. Jika melihat dari segi kepopulerannya, jenis tas ini sering dikenal sebagai tas simpel dan sederhana untuk dipakai saat penggunanya sedang pergi jalan – jalan.

Adapun untuk model dari tas selempang ini yakni terdiri dari strap bahu memanjang yang biasanya digantungkan di bahu pemakainya. Dimana, hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengambil barang di tas tersebut.

3. Tas travelling

Bagi orang yang ingin melakukan perjalanan jauh, tentu akan menggunakan yang namanya tas travelling yang satu ini, bukan? Ya, hal ini dilakukan lantaran tas ini memiliki manfaat dan kegunaan dalam menampung banyak barang yang akan dibawa ketika melakukan perjalanan jauh.

Jika melihat dari segi ukurannya sendiri, tas ini umumnya memiliki ukuran serta space yang lumayan besar sehingga dapat menampung banyak barang bawaan. Selain itu, tas yang biasanya terbuat dari bahan beragam ini termasuk tas yang terbilang praktis dan mudah digunakan.

4. Tas seminar

Merupakan tas yang biasanya digunakan pada saat ada event seminar atau pelatihan tertentu. Biasanya, tas ini digunakan untuk memudahkan pengguna dalam membawa barang – barang perlengkapan yang nantinya mungkin akan diperlukan di waktu seminar dilakukan.

Dari segi desainnya, tas seminar yang dijual di pasaran ini biasanya terdiri dari berbagai model. Baik itu dari mulai model seperti tas ransel, tas jinjing dan lain – lain.

5. Tas goodie bag

Dikenal hampir mirip dengan tas tote bag, jenis tas ini merupakan tas jinjing yang sering kali dipakai sebagai pengganti kantong plastik karena memiliki sifat yang lebih ramah lingkungan. Dalam pembuatannya, jenis tas ini biasanya terbuat dari bahan material spunbond.

Selain sebagai kantong plastik, tas goodie bag ini juga sering kali dipakai sebagai souvenir di acara seminar, hadiah pembelian produk tertentu dan lain – lain.

6. Tas mika

Terakhir, ada tas mika yang umumnya terbuat dari bahan mika transparan berbahan vinyl dan lain – lain. Adapun tas ini dikatakan sedikit berbeda dengan jenis tas lain karena penampakannya yang terlihat transparan dan polos.

Sementara itu, kegunaan dari jenis tas yang satu ini yakni biasanya dipakai sebagai tempat untuk membawa produk – produk make up, perlengkapan produk bayi dan lain – lain.

Cara memilih pabrik konveksi tas murah berkualitas

Dari sekian banyaknya jenis – jenis tas yang telah dijelaskan di atas, Anda tentunya ingin untuk membeli jenis tas yang berkualitas dengan harga terjangkau, bukan? Untuk itu, ada baiknya ketika memilih untuk membeli tas di pabrik konveksinya langsung memperhatikan beberapa hal penting seperti berikut :

  1. Pilih pabrik konveksi tas yang memberikan harga terjangkau dengan kualitas produk yang berkualitas.
  2. Pastikan memilih pabrik konveksi yang telah memberikan garansi bagi konsumen.
  3. Selalu pastikan pabrik konveksi tas yang dipilih sudah berpengalaman di bidangnya.
  4. Usahakan cari pabrik konveksi tas yang sudah legal dan resmi.
  5. Lihat testimoni / review dari pelanggan yang telah membeli tas di pabrik konveksi tersebut.

Dari beberapa hal penting yang perlu diketahui baik – baik dalam memilih pabrik konveksi tas yang berkualitas dengan harga terjangkau, Anda sebaiknya memilih pabrik konveksi OSCAS Indonesia yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Di pabrik yang telah berdiri sejak tahun 2015 ini, Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti :

  1. Memiliki keamanan dan legalitas dari perusahaan.
  2. Mempunyai sistem layanan pelanggan selama 24 jam non stop.
  3. Memberikan produk tas berkualitas terbaik dengan harga terjangkau.
  4. Terbukti memiliki pengalaman selama bertahun – tahun dengan tenaga kerja yang profesional.

Setelah menyimak lebih lanjut mengenai berbagai jenis tas beserta manfaat dan kegunaannya, bagi Anda yang tertarik untuk membeli tas di OSCAS bisa langsung menghubungi nomor telepon di 0856 2098 283 atau mengunjungi alamat websitenya di KONVEKSITAS.NET untuk melakukan pemesanan produk tas yang diinginkan.