10 Jenis Bahan Kanvas Tas Terbaik dan Karakteristiknya

Tahukah Anda kalau bahan kanvas tas itu ada banyak ragamnya? Kenali masing-masing karakteristiknya untuk mendapatkan kualitas terbaik.

Saat ini, kanvas merupakan salah satu jenis bahan tas yang cukup terkenal. Anda bisa dengan mudah menemukan bag berbahan satu ini di pasaran. Baik itu di mall maupun di pasar modern.

Namun, Anda perlu tahu bahwa meski sama-sama disebut tas kanvas, jenis bahannya bisa jadi berbeda. Perbedaan tersebut bisa dilihat langsung dari tekstur kain, ketebalan, hingga pilihan warnanya.

Artikel ini akan membahas tentang material canvas secara detail. Selamat menyimak.

Bahan tas kanvas seperti apa? Ini karakteristik umumnya!

Pada awalnya, kanvas hanya digunakan sebagai media untuk melukis. Seratnya yang tebal dianggap sempurna untuk menggambar sekaligus menyampaikan pesan sebuah seni.

Bahan kanvas tas seperti apa, Ini karakteristik umumnya

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, canvas juga dipakai sebagai bahan dalam pembuatan beberapa produk seperti tas, sepatu, hingga jaket. Bahkan, dia juga dipakai untuk membuat aksesori.

Hal ini membuktikan bahwa pemanfaatan canvas kian luas dengan ketebalan yang sangat pas untuk berbagai macam kebutuhan.

Bahan dasar utama kanvas pada awalnya adalah jerami yang ramah lingkungan. Namun, seiring dengan kebutuhan manusia, canvas kini juga dibuat dari bahan lain seperti linen atau kapas tanpa meninggalkan kualitas terbaiknya, yakni kuat dan tebal.

Khusus untuk material tas, karakteristik umum kanvas adalah:

  • Bahannya kuat.
  • Seratnya memiliki ketebalan yang pas.
  • Motif benangnya terlihat dengan jelas.
  • Terkenal awet atau tahan lama.

Namun seperti yang dijelaskan di atas, kain ini kini sudah terdiri dari beberapa jenis berbeda. Masing-masing punya sedikit perbedaan karakteristik.

Jenis bahan kanvas tas dan ciri-cirinya

Jenis bahan kanvas tas dan ciri-cirinya

Berikut ini adalah beberapa jenis kain canvas yang perlu Anda tahu:

1. Bahan blacu

Blacu merupakan salah satu contoh bahan totebag yang dibanderol dengan harga murah. Bahan ini memiliki karakteristik yang kasar karena status kainnya masih unfinished.

Blacu juga terbilang tidak tebal seperti canvas kebanyakan sehingga kurang kuat. Dengan kata lain, soal kualitas blacu memiliki kualitas yang lebih rendah bila dibandingkan dengan canvas lainnya.

Jika Anda membutuhkan tas dengan harga murah dan mau membuatnya dalam jumlah banyak untuk acara atau keperluan tertentu, maka blacu bisa menjadi material yang dapat diandalkan.

2. Kain marsoto

Jika Anda menghendaki canvas dengan permukaan yang halus, maka marsoto adalah jawabannya. Selain halus, karakter unik lain yang dimiliki oleh marsoto adalah terdapat bintik-bintik pada permukaan kainnya.

Bintik-bintik tersebut membuatnya mirip dengan cordura yang merupakan salah satu bahan tas yang bagus.

Kain marsoto umumnya dibanderol dengan harga yang agak mahal. Meski begitu, harga ini tergolong layak karena kualitas kainnya yang bagus.

3. Bahan kanvas ripstop

Dibanding blacu, ripstop lebih bagus. Ciri khasnya terlihat pada serat berbentuk persegi atau kotak. Bahannya tidak terlalu tebal sehingga kesannya sangat ringan saat dibawa.

Menariknya, bahan ini umumnya memiliki harga jual yang cukup tinggi saat sudah membentuk produk seperti tas hingga pakaian.

4. Kanvas terpal

Terpal merupakan jenis canvas yang memiliki ketebalan paling tinggi dibanding jenis lainnya. Tak heran bila bahan ini pula yang dinilai memiliki kekuatan dan daya tahan terbaik.

Canvas terpal tidak akan bergeming meskipun ditusuk memakai benda yang runcing. Maka dari itu, terpal sangat pas dijadikan sebagai bahan kanvas tas yang membutuhkan kekuatan dan daya tahan terbaik.

Menariknya lagi, selain kuat terpal juga tahan atau kedap air. Sangat aman buat barang yang disimpan di dalamnya.

5. Kain canvas sueding

Sueding merupakan kain yang punya ciri khas dan mudah dikenali. Material ini punya lapisan tipis yang agak berbulu. Selain itu, saat ada benang atau material lain yang lebih ringan, maka material tersebut bisa menempel pada sueding.

Sueding memiliki tekstur yang lembut. Bahannya juga tidak terlalu tebal sehingga tidak hanya cocok buat tas tetapi juga pakaian.

6. Kanvas PE

PE adalah gabungan antara polyester dan katun. Meskipun dibuat dari dua karakteristik bahan dasar yang berbeda, kanvas PE ini cenderung terasa panas saat dipakai.

Menariknya, material ini punya kekuatan yang baik. Selain itu, harganya juga cenderung lebih murah dibanding jenis kain lainnya.

Oleh karena itu, apabila Anda mau membuat tas dalam jumlah banyak dengan daya tahan yang baik, maka kanvas PE bisa jadi solusinya.

7. Bahan kain kanvas ring

Kain ini sedikit lebih tipis dari pada marsoto. Kainnya juga tidak kaku namun tetap kuat dan tahan lama. Dengan karakteristik tersebut, canvas ring sangat cocok dijadikan sebagai bahan tas untuk wanita dan pria.

8. Kain canvas infinity

Bahan ini umumnya digunakan sebagai material pembuat sofa. Namun, semakin ke sini bahannya juga sering dipakai untuk membuat tas. Pasalnya, infinity punya karakteristik yang awet dan kuat.

9. Baby canvas

Ciri khas dari baby canvas adalah memiliki pori-pori yang cenderung lebih kecil dibanding jenis lainnya. Pori-porinya yang kecil dan rapat ini membuat baby canvas terlihat lebih enak dipandang.

Terlebih lagi, kainnya juga lembut dan halus saat dipegang. Sifat bahannya pun tidak kaku sehingga sering menjadi incaran.

Baby canvas ini sangat mudah didapatkan dengan harga terjangkau. Hal tersebut menjadi nilai tambah dari material ini.

10. Bahan kanvas motif

Kanvas motif merupakan material yang memiliki kualitas terbaik dengan tampilan yang memikat. Bahannya tebal dan kuat dengan tambahan motif yang menarik. Anda bisa memakainya untuk membuat beragam jenis tas, khususnya totebag kece.

Itulah beberapa jenis bahan kanvas tas yang perlu Anda tahu. Untuk mendapatkan kain atau membuat tas berbahan ini Anda bisa langsung menghubungi kami, konveksi tas yang selalu mengedepankan kualitas.