Tas Bahan Dinir Bagus Tidak? Cari Tahu Di sini!

Tas Bahan Dinir Bagus Tidak? Cari Tahu Di sini!

Ketahui dulu tas bahan dinir bagus tidak sebelum membelinya. Pastikan bahwa bahannya sesuai dengan spesifikasi yang Anda butuhkan.

Dinir pada dasarnya adalah istilah yang digunakan untuk mengukur tingkat ketebalan serat dalam benang. Benang inilah yang nantinya akan disatukan hingga membentuk kain.

Selain itu, dinier juga mengacu pada isian serat. Jumlah isian serat dalam benang tersebut menentukan kualitas kainnya.

Nah, semakin tinggi angka dinirnya, semakin tebal pula kainnya.

Untuk mempermudah pemahaman, silakan bayangkan rambut Anda sendiri. Bayangkan satu helai rambut terdiri dari beberapa serabut rambut berukuran mikro, hingga terbentuk rambut yang kuat dan kokoh.

Bagaimana mengetahui tas bahan dinir bagus tidak

Dengan penjelasan di atas, diketahui bahwa dinier bisa dijadikan sebagai salah satu patokan untuk mengetahui kualitas kain.

Bagaimana mengetahui tas bahan dinir bagus tidak

Lantas, bagaimana cara mengetahui kain tasnya bagus? Berikut ini penjelasannya:

Secara umum, kain dinier dikenal memiliki kekuatan yang baik dan fleksibel. Di pasaran, ada poliester dinir, ada pula nilon dinir. Masing-masing merupakan bahan yang disukai oleh konveksi untuk membuat produk terbaik.

Dinier dalam kain ini umumnya disingkat dengan huruf D. Selanjutnya, untuk membedakan kualitas dinir satu dengan yang lainnya digunakan angka yang menyertai huruf D tersebut.

Adapun contoh angka yang dipakai adalah 300, 420, 600, 1680, dan 1682. Atau, bila ditulis dengan huruf D-nya menjadi D300, D420, D600, D1680, D1682.

Angka-angka tersebut menjadi penanda tebal-tipisnya kain dinir yang dipakai untuk membuat tas. Di sini, semakin tinggi angkanya, semakin tebal pula kainnya.

Dengan kata lain, jika Anda ingin kualitas yang paling bagus, maka memilih angka yang lebih tinggi bisa jadi solusi. Namun tentu saja, pemakaiannya tetap harus disesuaikan dengan jenis tas yang mau dibuat.

Misalnya, untuk membuat ransel tas yang bagus dan awet memang dibutuhkan kain yang tebal karena harus kuat saat dipakai membawa banyak barang.

Sebaliknya, untuk membuat pouch atau tas-tas kecil, tidak perlu bahan yang sangat tebal. Asalkan kuat itu sudah bagus. Dan kabar baiknya, dinier secara umum memiliki karakter tersebut.

Beberapa contoh tas bahan dinir

Di bawah ini adalah beberapa jenis kain dinier berikut contoh produknya yang sesuai:

Bahan tas dinir 300

Karena merupakan angka terkecil dalam material dinier, banyak yang bertanya apakah tas bahan D300 bagus tidak.

Perlu diketahui bahwa meski bahannya lebih tipis dibanding yang lain, D300 memiliki kualitas yang cukup baik sehingga cocok digunakan untuk membuat sling bag, ransel yang karakteristiknya tipis, hingga pouch yang dipakai untuk menyimpan smartphone hingga dompet.

Dinier 420

Selanjutnya, versi ini sedikit lebih tebal sehingga cocok untuk membuat merchandise bag, tas kosmetik, hingga goodie bag.

Dinier 600

Pori-pori kainnya lumayan besar dan wrinkle free. Berbeda dengan dua varian sebelumnya, versi 600 ini lebih sering digunakan untuk membuat ransel, tas alat musik, fitness bag, dan travel bag.

Kainnya yang ringan dengan durabilitas tinggi memberikan nilai plus sendiri buat penggunanya.

Kain dinier 1680

Kuat dan tebal, itulah ciri dari kain satu ini. Tak heran bila bahannya lebih banyak digunakan untuk membuat beragam model bags. Contohnya, tas jinjing dan ransel.

Dengan ketebalan dan kekuatan yang baik, D1680 ini juga jauh lebih fleksibel ketimbang yang lainnya. Anda bisa membuat model bag yang menarik dari bahan ini.

D 1800 yang tebal dan kaku

Varian lain yang perlu Anda tahu adalah D1800. Versi ini jarang digunakan untuk membuat tas karena terlalu tebal dan kaku. Cocoknya digunakan untuk membuat softcase atau tas buat instrumen musik yang membutuhkan ketebalan maksimal.

Bila Anda masih bingung dengan tas bahan dinier bagus tidak karena tidak bisa membedakan jenisnya, kami siap membantu. Konveksi tas Bandung akan menemukan kain paling sesuai dan menjahitnya dengan kualitas terbaik untuk Anda.

7 Rekomendasi Bahan Tas Anti Air Waterproof Terbaik

7 Rekomendasi Bahan Tas Anti Air Waterproof Terbaik

Pilih bahan tas anti air terbaik agar tidak repot mengamankan tas saat kehujanan di jalan atau outdoor. Ketahui pilihan bahannya di sini.

Sebagaimana diketahui, ada cukup banyak opsi kain yang diklaim waterproof atau anti air. Sayangnya, meski diklaim demikian, tidak semua bahannya bisa menahan air masuk ke dalam tas.

Kondisi lainnya, hanya bisa menahan air sebentar saja. Kemudian, dalam waktu tertentu airnya tetap masuk ke serat kain sehingga basah dan menyisakan kelembapan hingga bau.

Maka dari itu, penting untuk mendapatkan kain dengan spesifikasi yang benar-benar waterproof.

Pada kesempatan ini, kami akan membahas tentang apa itu bahan yang anti air dan rekomendasi bahannya. Selamat menyimak.

Apa itu bahan tas anti air terbaik?

Sebagian besar orang masih belum memahami apa arti waterproof, khususnya jika sudah dibuat dalam bentuk tas. Pemahaman yang keliru inilah yang kemudian membuat mereka tidak mendapatkan produk sesuai harapannya.

Apa itu bahan tas anti air terbaik

Perlu diketahui bahwa kain yang anti air itu terbagi ke dalam beberapa tingkatan. Di antaranya adalah water resistant, water repellent, dan waterproof. Dari ketiganya, yang paling tahan terhadap air atau anti air adalah wateproof.

Berikut ini adalah penjelasan lebih rinci mengenai ketiga istilah tersebut:

Water resistant

Kain dengan spesifikasi ini umumnya bisa menahan penetrasi air, namun dalam batas tertentu dia sudah tidak bisa menahannya sehingga airnya tetap akan bisa masuk ke dalam rongga-rongga atau serat kain.

Water repellent

Berikutnya, ada bahan-bahan yang memiliki water repellent. Bisa dibilang kain ini satu level lebih tinggi dibanding resistant sebab mempunyai fitur hydrophobic.

Hydrophobic adalah coating atau lapisan yang bisa membentuk air menjadi sebuah butiran sehingga saat menyentuh lapisan kain tersebut bentuk airnya akan menyerupai air di atas daun talas. Jadi cembung dan tidak membasahi kainnya.

Lapisan hidrofobik ini dinilai lebih baik karena dengan dibentuk menjadi butiran dalam waktu lama, pemilik tas punya kesempatan untuk mengusapnya dengan tisu atau kain lain sehingga airnya bisa langsung hilang dan tidak punya kesempatan masuk ke dalam serat kain.

Waterproof

Inilah tingkatan yang menjadi idaman banyak orang sebab sangat tahan terhadap air. Bahan ini memiliki sifat 100 % kedap air sehingga barang di dalam tasnya akan tetap aman.

Sebagian besar orang yang menganggap bahwa tas yang tahan air sudah pasti waterproof, padahal ada tingkatannya sendiri-sendiri.

Untuk itu, ketika Anda membeli sebuah produk, penting sekali untuk memastikan level ketahanan produknya terhadap water. Dengan begitu, Anda juga jauh lebih tahu bagaimana perawatan dan cara menanganinya saat terkena hujan, gerimis, atau cipratan air dalam kondisi lain.

Pembuatan bahan kain anti air

Setelah mengenali perbedaan dari masing-masing level ketahanan kain terhadap cairan, Anda juga perlu tahu bagaimana proses pembuatan kain hingga dia bisa menjadi bahan tas anti air.

Pembuatan bahan kain anti air

Ada dua proses yang perlu dilakukan untuk mendapatkan produk tahan terhadap air, yakni coating dan laminasi.

Coating memiliki kemampuan yang lebih baik dari pada laminasi karena lebih kedap air. Sementara proses laminasi umumnya hanya bisa menghasilkan produk yang water resistant.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah informasi mengenai lapisan yang ada bahan kain sehingga bisa tahan terhadap air:

Lapisan luar

Lapisan luar disebut juga dengan permukaan kain atau kain bagian permukaan yang tampak langsung dari luar dan dapat dilihat langsung oleh mata. Biasanya, pada bagian ini kain yang digunakan adalah nilon dan polyester.

Fungsi lapisan ini adalah untuk menahan sekaligus melindungi kain sementara. Selain itu, dia juga berfungsi untuk memberikan tampilan yang baik pada produk, khususnya tas.

Lapisannya secara umum tidak begitu bisa menahan air. Namun, agar memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menahannya, permukaan ini dilapisi dengan DWR atau durable water repellent.

Membran coating atau laminasi

Membran ini umumnya dibuat dari PU (poliuretan) atau ePTFE (teflon). Secara khusus lapisan ini memang dibuat untuk menahan air. Selain itu, membran ini juga berfungsi untuk mengeluarkan uap air yang berasal dari dalam sehingga kelembapannya tetap terjaga.

Jaring berlapis (a tri-coat mesh)

Umumnya dibuat terikat ke bagian dalam kain hingga membentuk 3 lapisan kain. Dua lapisannya bertugas untuk menambah kenyamanan, melindungi membran yang terbuka, dan tetap memastikan ada sirkulasi udara.

Dengan ketiga lapisan di atas, dihasilkan bahan tas anti air yang bagus dan bisa memberikan kenyamanan sekaligus desain terbaik kepada penggunanya.

Jenis bahan tas waterproof terbaik

Setelah memahami perbedaan level ketahanan terhadap air dan proses pembentukan kain anti air, kini Anda harus tahu apa saja bahan yang bagus buat tas. Khususnya yang memiliki sifat waterproof.

Jenis bahan tas waterproof terbaik

Sebab faktanya, di pasaran banyak sekali bahan yang masih water resistant tapi dianggap sudah benar-benar kedap air.

Sebagai pembeli, Anda tentu harus lebih jeli sehingga tahu spesifikasi produk dengan sangat baik.

Nah, di bawah ini adalah beberapa jenis kain yang bisa Anda pilih saat membeli tas yang tahan air:

1. Material parasut

Secara umum, material parasut punya sifat water resistant. Jadi, saat terkena air dia tidak akan langsung tembus ke dalam. Selain itu, varian ini kadang juga dilapisi dengan coating tertentu yang membuatnya makin tahap terhadap cairan.

Bahannya juga tergolong tipis sehingga terasa ringan saat digunakan sehari-hari dan outdoor.

Namun, yang perlu Anda cermati adalah sifat kainnya dalam menahan minyak seperti keringat atau minyak dalam bentuk lain. Parasut merupakan bahan yang tergolong panas, kasar, dan tidak pandai dalam menyerap keringat.

Meski begitu, parasut mudah dibersihkan, dicuci, dan cepat kering saat dijemur. Hal menarik lain, parasut memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga tasnya tidak mudah bau.

Selain tas, parasut juga sering dipakai untuk membuat tenda.

2. Kain ripstop

Selain parasut, ripstop juga bisa menjadi pilihan yang pas karena memiliki sifat yang tahan air. Namun, ketahanan airnya ini juga akan lebih baik jika ada lapisan khusus yang disematkan padanya. Jadi, tidak bisa berdiri sendiri.

3. Bahan cordura

Cordura merupakan salah satu bahan terbaik yang waterproof. Proteksi yang ditawarkan oleh cordura memungkinkan Anda untuk memakai bahan ini di outdoor secara nyaman tanpa takut hujan.

Anda tak perlu khawatir saat cordura terkena air mata atau abrasi. Kainnya yang tebal juga memungkinkannya untuk menjadi salah satu material buat tas yang dipakai untuk membawa barang berat serta banyak.

Menariknya lagi, cordura juga punya sifat yang breathable sehingga sirkulasi udaranya baik dan terjaga meski berada di area yang lembap.

4. Tas PU leather

PU leather menjadi salah satu kulit sintetis dengan kualitas yang baik sehingga cukup bisa menahan air. Selain menjadi material buat permukaan, PU leather juga dijadikan pelapis pada bagian dalam sehingga tasnya lebih kokoh dan semakin bagus.

5. Bahan PVC

Ketahanan terhadap air dari material ini sangat kuat. Bisa dibilang levelnya sangat tinggi. Pasalnya, dia tidak hanya bisa menahan air yang jatuh saja, tetapi juga bisa aman meski tasnya tercelup ke dalam air.

Menariknya lagi, kain ini umumnya tidak mendapatkan banyak jahitan saat dipakai untuk membuat tas. Dengan begitu, tidak akan ada rongga tambahan yang memungkinkan cairan masuk ke dalam tasnya.

Yang perlu menjadi perhatian Anda adalah kekuatan PVC yang mungkin saja sobek saat terkena benda runcing. Bila ada lubang sedikit saja pada tasnya, maka rongga tersebut bisa menjadi jalan buat cairan masuk.

6. Material nilon

Nilon dikenal dengan kemampuannya yang kedap air. Di sisi lain, nilon juga memiliki sifat yang kuat dan ringan. Terlebih lagi, bahan nylon umumnya awet dan tahan lama. Material ini juga dikenal tahan terhadap jamur sehingga tidak akan mudah rusak dan berbau.

Sifatnya yang elastis juga menjadi nilai lebih yang membuatnya mudah dibentuk dan dibuat menjadi model tas apa saja.

Adapun kelemahan nilon adalah warnanya mudah pudar saat sering terkena paparan sinar matahari. Jadi, Anda perlu merawatnya dengan baik untuk menjaga tampilannya supaya tetap terlihat baru dan cantik.

7. Material Polyester

Sifat utama dari poliester adalah kuat dan ringan. Material ini sangat cocok buat pemakaian sehari-hari karena sifatnya tersebut. Anda bisa menjinjing tas dengan nyaman dalam waktu lama tanpa takut tasnya capek atau lelah.

Selain itu, karena kekuatannya yang baik, tasnya juga bisa menampung lebih banyak barang sekaligus awet dipakai dalam jangka panjang.

Menariknya lagi, poliester dikenal dengan kemampuannya dalam menahan air. Kelebihan ini juga diimbangi dengan sifatnya yang breathable sehingga sirkulasi udara bisa berjalan dengan lancar. Dengan kondisi tersebut, perawatan tas akan jauh lebih mudah karena tidak mudah bau.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa tidak semua bahan poliester kedap air. Anda harus benar-benar memastikannya dulu sebelum membeli supaya tidak salah pilih.

Tanyakan dengan detail kepada penjualnya dan pastikan bahwa info yang Anda terima benar adanya.

Teknik menjahit bahan tas anti air

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan saat membuat tas yang kedap terhadap cairan adalah jahitannya.

Teknik menjahit bahan tas anti air

Jahitan yang ada pada tas semacam ini harus rapi, kuat, rapat, dan tidak berongga sedikit pun. Salah cara menjahit bisa berakibat kebocoran saat terkena air meskipun bahannya sudah bagus dan terbaik.

Maka dari itu, penting sekali untuk memasrahkan bagian ini kepada ahlinya. Hanya ahli yang bisa membuat tas waterproof. Anda tidak bisa membuat tas dari kain sendiri bila belum ahli di bidang ini.

Solusi lainnya, sebelum membeli tas pastikan dulu brand yang Anda beli adalah merk tas wanita yang bagus dan waterproof sehingga bisa mendapatkan produk terbaik.

Jangan sungkan untuk bertanya langsung kepada penjual atau SPG yang melayani Anda mengenai spesifikasi produknya. Selain bahan, cek dengan teliti setiap jahitan dari produk yang Anda beli. Dengan begitu, Anda bisa langsung sekalian memastikan sendiri bagaimana kualitas produknya.

Untuk mendapatkan produk terbaik dan berkualitas, pastikan Anda sudah menyiapkan dana yang sesuai atau pas.

Apabila Anda ingin memiliki produk kustom dengan spesifikasi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan, tim konveksi tas Bandung siap membuatkannya. Kami sudah berpengalaman memilih bahan tas anti air hingga menjahitnya dengan kualitas terbaik yang tidak akan mengecewakan.

Bahan PVC Tas: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan

Bahan PVC Tas: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan

Bahan PVC tas adalah material alternatif buat kulit sintetis. Tasnya bisa membuat tampilan makin elegan, mewah, dan berkelas dengan harga terjangkau.

Material ini dibuat oleh manusia, bukan asli kulit binatang. Maka dari itu, bahannya dikenal lebih alami dan ramah lingkungan.

Bahannya juga sudah cukup terkenal. Buktinya, ada banyak jenis tas yang sudah dibuat menggunakan PVC. Bisa jadi, salah satu tas di rumah Anda berbahan PVC.

Pada kesempatan ini, kami akan memberikan informasi tentang material PVC. Mulai dari karakteristik, kelebihan, kekurangan, hingga perbandingannya dengan PU, salah satu jenis kulit sintetis yang juga populer dan banyak digunakan.

Pengertian dan karakteristik bahan PVC tas

Kulit PVC adalah sejenis kulit buatan yang dipakai untuk membuat produk-produk fashion. PVC sendiri merupakan singkatan dari polyvinyl chloride.

Pengertian dan karakteristik bahan PVC tas

Bahan dasar pembuat material ini adalah resin plastik fleksibel dengan bahan kimia vinyl. Bahan dasar ini masih dicampuri bahan-bahan lain untuk mendapatkan tekstur, bentuk, dan warna yang menarik.

Material ini umum dipakai sebagai lapisan dasar dari tas kulit buatan. Salah satunya adalah bahan croco yang memiliki tekstur menyerupai kulit buaya.

PVC sudah ada sejak tahun 1920-an. Dari awal kemunculannya, PVC memang sudah digunakan untuk membuat produk jaket dan tas. Maka dari itu, kredibilitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Terlebih, bahan ini dikenal memiliki daya tahan dan kekuatan yang bagus. Bahkan, dia dikenal lebih awet ketimbang kulit asli.

Nah, seiring dengan perkembangan zaman, ditemukan bahan buatan lain yakni PU leather yang kini juga banyak dipakai untuk membuat tas.

Kedua material ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Meskipun secara sekilas memang sama-sama kulit buatan.

Untuk lebih memahami PVC leather, di bawah ini adalah beberapa karakteristik yang perlu Anda tahu:

  • Meski buatan atau imitasi, tampilannya sangat mirip dengan versi kulit asli.
  • Dikenal lebih kuat dan awet.
  • Tahan air atau waterproof.

Dengan karakteristik tersebut, terlihat sekali bahwa bahannya memang sangat berkualitas sehingga harganya juga menyesuaikan.

Kelebihan dan kekurangan bahan tas PVC

Kelebihan dan kekurangan bahan tas PVC

Untuk lebih mengenali PVC leather, di bawah ini beberapa kelebihan dan kekurangannya:

Keunggulan tas bahan PVC

Di bawah ini adalah beberapa keunggulan bahan PVC tas:

1. Bahan dan proses pembuatan terbaik

PVC dibuat dari bahan terbaik dengan kelebihan maksimal. Selain itu, proses pembuatannya juga melalui tahapan yang rinci dan bagus. Perpaduan bahan dasar dan proses yang bagus membuat materialnya memiliki kualitas terbaik.

2. Tahan air atau waterproof

Saat ini, musim di Indonesia sudah tidak seperti dulu. Di mana hujan datang secara tiba-tiba. Padahal, kita harus siap sedia untuk mengamankan tas supaya tidak kehujanan agar barang yang ada di dalamnya juga lebih aman.

Untuk itu, dibutuhkan tas waterproof agar saat hujan Anda tidak perlu repot memakaikan jas hujan.

Kabar baiknya, PVC merupakan bahan yang waterproof. Artinya, saat terkena hujan, airnya tidak akan langsung masuk ke serat tas sehingga tidak membasahi bagian dalamnya. Jelas ini menguntungkan pemakainya dan akan membuat tas lebih awet.

3. Tahan terhadap cuaca ekstrem

Hal menarik lain yang dimiliki oleh tas ini adalah kemampuannya dalam menahan cuaca ekstrem. Selain hujan, Anda tetap bisa menggunakannya di cuaca yang panas.

Sebagaimana diketahui, terik matahari merupakan musuh bagi tas kulit. Alasannya, terik matahari yang terus menerus bisa membuat warna menjadi pudar atau kulitnya jadi mudah rusak.

Hal demikian tidak akan dialami bila Anda memakai PVC. Bahan PVC tas sangat tahan terhadap panas sehingga aman Anda gunakan di bawah terik matahari. Warna tas tetap awet dan tidak pudar sama sekali.

4. Mudah dibersihkan dan dirawat

Tas ini sangat mudah dibersihkan dan dirawat. Saat terkena air, Anda bisa langsung mengusapnya dengan tisu biasa agar tasnya tidak lembap dan tetap kering.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan tisu basah, spons yang lembut, hingga lap basah saat terkena noda. Jenis kulit ini juga cukup aman saat terkena detergen, asalkan Anda langsung membilasnya dengan air bersih agar bekas detergennya bersih.

5. Daya tahan yang lebih lama dan awet

Sebagaimana disebutkan di atas, bahan PVC tas merupakan material yang memiliki ketahanan sangat baik. Apalagi jika Anda merawatnya dengan baik, maka tasnya akan jauh lebih awet.

Kekurangan bahan PVC tas

Kelebihan material polyvinyl chloride memang sangat banyak. Itulah mengapa dia menjadi salah satu bahan tas yang bagus dan direkomendasikan.

Lantas, apakah tasnya punya kekurangan?

Dalam hal pemakaian, material ini sangat minim kekurangan. Meski begitu, Anda perlu mengetahui bahwa bahannya cukup sulit didaur ulang. Selain itu, proses pembuatannya juga perlu tenaga ahli agar hasil tasnya sesuai dengan ekspektasi.

PVC vs PU leather

Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara PU leather dan PVC:

  1. Polyvinyl chloride memiliki tekstur yang lebih kaku sehingga tidak mudah berkerut sementara PU lebih lentur.
  2. Pori-pori PU lebih breathable dibanding PVC yang lebih terkesan plastiknya. Namun, perlu dicatat bahwa pori-pori PU yang semacam ini membuatnya lebih mudah kotor dibanding polyvinyl chloride.
  3. Lapisan polyvinyl chloride jauh lebih banyak atau biasa disebut multi-layer. Itulah mengapa material ini cenderung lebih awet dengan kekuatan yang lebih baik. Namun, soal tingkat awet ini pada dasarnya juga tergantung pada pemakainya. Jika perawatan tasnya buruk tentu saja akan mudah rusak.
  4. Terakhir, polyvinyl chloride tidak mudah didaur ulang sehingga sebaiknya digunakan dalam jangka panjang.

Sebagai catatan, untuk mendapatkan bahan tas PVC terbaik Anda bisa mempercayakan kepada konveksi tas. Ini penting mengingat kebanyakan kulit sintetis memiliki tampilan yang sama. Hanya yang ahli dan terbiasa memegangnya yang lebih paham.

Kenali Bahan Croco Adalah, Kelebihan, dan Harganya

Kenali Bahan Croco Adalah, Kelebihan, dan Harganya

Bahan croco adalah kain yang dibuat dengan tampilan menyerupai kulit buaya. Jenis dan peminatnya banyak. Yuk kenali karakter dan kelebihannya!

Croco merupakan sebutan pendek untuk crocodile yang berarti buaya. Sesuai dengan namanya, tas berbahan croco memiliki motif yang tampak seperti kulit buaya.

Dengan kata lain, material ini tidak menggunakan kulit buaya asli. Dia dibuat sedemikian rupa agar menyerupai kulit buaya saja.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai kain croco, kami akan mengulasnya dalam artikel ini. Selamat menyimak.

Bahan croco adalah

Bahan croco merupakan kain kulit sintetis yang memiliki motif buaya, mulai dari tampilan permukaan hingga teksturnya. Kain ini bisa dibuat dari berbagai macam pilihan bahan sintetis. Namun, yang paling sering dijumpai di pasaran adalah taiga, PU leather, dan vinyl.

Bahan croco adalah

Karena bahan utamanya adalah kulit sintetis, maka karakteristik dari bahannya juga akan mengikuti bahan dasarnya. Termasuk kelebihan dan cara perawatannya.

Sebagai informasi, karakter umum dari bahan croco adalah:

  • Dari luar, tasnya akan tampak seperti kulit buaya.
  • Saat diraba, akan ada tekstur yang berbeda menyerupai kulitnya crocodile.
  • Perawatannya mengikuti bahan kulit sintetis pembentuknya.
  • Umumnya dibuat glossy sehingga terlihat mewah.
  • Harga produknya umumnya murah karena sintetis alias imitasi.

Selain karakter umum di atas, Anda juga perlu tahu kelebihan dari bahan ini.

Kelebihan bahan croco

Kelebihan bahan croco

Setelah mengetahui karakteristiknya, Anda perlu tahu kelebihan menggunakan material bermotif crocodile ini. Adapun kelebihan bahan croco adalah:

1. Seolah memakai tas branded

Keunggulan pertama yang dimiliki oleh material ini adalah Anda bisa tampil fashionable seperti sedang memakai tas branded.

Hal ini karena crocodile menjadi salah satu hewan buas yang kulitnya cukup sering dipilih oleh merek-merek terkenal untuk membuat produk. Bahkan, ada banyak tas impor yang berbahan kulit asli dari buaya. Misalnya hermes.

2. Terlihat mewah

Dengan memakai tas bermotif crocodile, Anda bisa berpenampilan mewah dan elegan. Meskipun memang produknya imitasi dan hanya tampilan luarnya yang mirip, orang awam tetap akan kesulitan membedakannya dengan yang asli.

Jadi tidak ada masalah selama tasnya terlihat kece dan dapat menyempurnakan penampilan.

3. Harga tas croco terjangkau

Menariknya lagi, untuk bisa tampil mewah Anda tidak perlu mengeluarkan dana yang besar. Yakni antara 20 ribuan sampai ratusan ribu saja.

Hal ini karena kain croco dibuat dari kulit sintetis, bukan yang asli. Sehingga harga produknya juga mengikuti harga bahan pembentuk dasar dari tas tersebut. Apakah vinyl atau PU leather.

4. Sudah tersedia beragam pilihan tas

Ketersediaan tas berbahan kulit buaya imitasi sudah cukup banyak di Indonesia. Di antaranya adalah tas selempang, clutch, pouch, hingga dompet. Dari bag berukuran kecil hingga besar, semuanya sudah ada.

Ragam tas ini memungkinkan Anda untuk bebas memilih produk mana yang mau dibeli disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya fashion.

5. Lebih ramah lingkungan

Dengan memakai bahan sintetis, Anda berarti turut menjaga lingkungan dengan tidak menyakiti dan mengeksploitasi hewan.

Perbedaan vinyl dan PU croco

Sudah dijelaskan di atas bahwa kulit sintetis yang dipakai untuk membuat motif crocodile ada banyak. Namun, ada dua yang sering terlihat di pasaran, yaitu vinyl dan PU leather. Lantas, apakah perbedaan di antara kedua bahan tersebut?

1. Daya tahan

Selama bertahun-tahun vinil memiliki daya tahan yang lebih bagus dan lama dibanding poliuretan atau PU. Pasalnya, seiring berjalannya waktu PU biasanya rentan lembap sehingga mudah mengelupas atau rusak.

Sebaliknya, vinil tidak rentan terhadap kelembapan dan air. Barang yang ditaruh di dalam tasnya pun akan lebih aman. Vinil dengan lapisan atas yang pas akan memberikan banyak keunggulan kepada pemakainya.

2. Perawatan atau kebersihan

Perawatan adalah satu hal penting yang perlu diketahui oleh semua pemilik tas. Terlebih saat musim pandemi yang mengharuskan semua barang steril dan terdesinfeksi dengan baik.

Pada dasarnya, keduanya memiliki proses perawatan yang mudah. Namun, ketahanannya terhadap produk-produk kebersihan berbeda.

Di sini, vinil dinilai lebih tahan terhadap produk-produk seperti pemutih hingga amonia kuartener. Sebaliknya, poliuretan dinilai lebih rentan terhadap produk-produk desinfektan.

Akibatnya, jika sampai terkena bahan tersebut dia bisa mudah rusak, mengelupas, bahkan rapuh.

Dari pembahasan tentang bahan croco adalah di atas, penting kiranya untuk Anda menemukan kain terbaik pembuat tas. Sayangnya, tidak semua bisa mendapatkannya. Maka dari itu, kami, konveksi tas Bandung hadir untuk memberikan layanan terbaik untuk Anda.

Bahan PU Leather Tas: Arti, Kelebihan, Kekurangan, Perbandingan

Bahan PU Leather Tas: Arti, Kelebihan, Kekurangan, Perbandingan

Bahan PU leather tas merupakan solusi buat Anda yang menghendaki tas kulit dengan harga yang murah. Yuk kenali karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya.

Material sintetis ini populer karena memiliki tampilan luar yang menyerupai kulit asli. Harganya yang murah memungkinkan produsen membuat tas kulit untuk kalangan menengah.

Pada kesempatan ini, kami akan memberikan ulasan tentang bahan kulit satu ini. Selamat menyimak.

Bahan PU leather tas adalah

PU merupakan kependekan dari polyurethane, yakni sejenis plastik yang aspek dan nuansanya mirip sekali dengan kulit asli. Sedangkan leather merupakan bahasa inggris yang artinya kulit.

Bahan PU adalah

Dengan kata lain, bahan PU leather adalah kain kulit sintetis yang 100% buatan manusia. Bukan diambil langsung dari hewan atau binatang asli.

Saking murni sintetisnya, ada yang menyebut bahan ini sebagai kulit vegan. Selain itu, banyak juga orang yang menyebut kain ini dengan nama tas kulit bicast.

Material ini dikenal sebagai salah satu kulit sintetis terbaik yang tersedia di pasaran. Pasalnya, tampilan kainnya hampir menyerupai kulit asli. Bahkan, orang awam yang tidak terbiasa menjumpai tas kulit akan sulit untuk membedakan mana yang asli dan mana yang buatan (sintetis).

Salah satu tujuan digunakannya PU untuk membuat tas adalah memperluas pangsa pasar. Di mana masyarakat kalangan bawah yang ingin punya tas kulit bisa turut membelinya. Hal ini karena harga PU jauh lebih murah dibanding versi aslinya.

Jika Anda tertarik untuk memiliki salah satu tas kulit PU, maka silakan simak karakteristik umum dari material ini:

  • Memiliki bau yang khas mirip dengan versi asli.
  • Punya pori-pori kulit seperti aslinya.
  • Sifatnya ringan.
  • Teksturnya lentur dan fleksibel.
  • Tidak mudah lembap.
  • Ramah lingkungan.
  • Daya tahannya baik dibanding kulit sintetis lain. Meski masih kalah dibandingkan versi aslinya.

Lewat karakteristik umum di atas, sudah cukup jelas bahwa bahan ini punya keunggulan yang baik.

Kelebihan dan kekurangan bahan PU leather tas

Kelebihan dan kekurangan bahan PU leather tas

Supaya lebih jelas mengenai kelebihan dan kekurangannya, berikut ini kami rangkum keunggulan dan kelemahannya untuk Anda:

Kelebihan kain PU

Di bawah ini adalah beberapa keunggulan dari material PU:

· Tampilan mirip kulit asli

Tampilan luar bahkan bau tasnya menyerupai kulit asli. Inilah yang menjadi keunggulan utama dari material PU ini.

Dengan tampilan semacam ini, Anda pun bisa tetap tampil kece dengan tas kulit imitasi yang seperti asli. Tentu saja tetap bisa tampil elegan dan mewah.

· Harga terjangkau

Menariknya lagi, untuk mendapatkan bag yang mirip dengan versi aslinya tersebut, Anda tidak perlu merogoh kocek banyak-banyak. Hal ini karena PU leather dikenal dengan harganya yang sangat murah sehingga bisa merambah kelas menengah.

· Water resistant

Bahan ini juga punya sifat water resistant. Artinya, saat tasnya terkena air permukaannya akan lebih cepat kering dan tidak mudah lembap. Perawatannya pun tergolong lebih mudah karena Anda bisa mengusapnya dengan kain handuk atau tisu.

· Lebih awet ketimbang jenis kulit lainnya

Daya tahan produk ini sangat bagus dibanding material sintetis lain. Salah satu contoh material sintetis yang juga cukup sering dipakai di pasaran adalah taiga dan PVC.

· Tahan gesekan, goresan, dan tidak mudah retak

Salah satu hal yang mungkin mengganggu saat memakai tas leather adalah adanya gesekan atau goresan yang kemudian akan meninggalkan bekas.

Kabar baiknya, bahan ini cukup kuat sehingga bisa menahan gesekan dan goresan tersebut.

Selain itu, bila umumnya kulit imitasi mudah sekali mengalami retak, rapuh, atau lepas semua, PU leather tidak demikian.

Dia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat retak. Artinya, Anda bisa memakai tasnya dalam jangka waktu lama.

· Ramah lingkungan

Selain keunggulan di atas, ada satu hal lain yang tidak bisa dipandang sebelah mata, yakni soal ramah lingkungan.

Dengan memakai material ini berarti Anda tidak turut mendukung pemanfaatan hewan dalam pembuatan tas.

Kekurangan kain PU

Kelebihan PU leather memang cukup banyak. Namun, Anda juga perlu memperhatikan kekurangannya. Salah satunya adalah warnanya mungkin bisa memudar seiring berjalannya waktu. Khususnya, pada saat tasnya sering terpapar sinar matahari langsung.

Maka dari itu, penting sekali buat Anda untuk memperhatikan perawatan terbaik buat tasnya. Jangan sampai membiarkannya saja.

Beda PU leather dan kulit sintetis

Disampaikan di atas bahwa PU leather merupakan kulit sintetis terbaik. Salah satu pembedanya adalah taiga.

Kedua bahan ini berbeda jauh. Anda bisa langsung melihatnya pada permukaan kulitnya di mana PU memiliki tampilan yang tampak seperti kulit asli sementara taiga memiliki tekstur bergaris-garis.

Selain taiga, Anda juga bisa membandingkannya dengan PVC. Di mana perbedaan keduanya terletak pada lapisan PVC yang menggunakan bahan seperti katun, kanvas, dan bahan lainnya. Sementara PU memiliki lapisan kulit asli.

Cara merawat tas bahan PU leather

Perawatan merupakan satu hal mutlak yang harus Anda lakukan jika memiliki bahan PU leather tas. Tanpa perawatan yang baik, bisa jadi kelebihan kulitnya tidak akan bisa dinikmati secara maksimal. Dengan kata lain, tasnya mungkin tidak akan awet atau mudah retak.

Di bawah ini adalah beberapa trik perawatannya:

  • Simpan tasnya di dalam dustbag.
  • Jaga kelembapan tas tersebut jika Anda menyimpannya di ruangan yang tertutup rapat atau rentan lembap.
  • Jika permukaannya kotor, segera bersihkan dan jangan sampai menunggu nodanya terserap.
  • Apabila butuh mencuci, cucilah pakai air tanpa detergen. Cucilah hanya pada bagian yang kotor menggunakan sabun bayi. Hindari gosokan.
  • Agar warnanya tidak mudah pudar, Anda bisa mengoleskan pelembap ke permukaannya.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda tahu. Kami mengerti bahwa bagi orang yang belum terbiasa, menemukan bahan PU leather tas terbaik itu lumayan sulit. Untuk itu, kami selaku konveksi tas murah siap menjadi partner Anda untuk membuat bag terbaik berbahan kulit sintetis ini.

Apakah Bahan Mikro untuk Tas Itu Bagus? Cek Kelebihannya!

Apakah Bahan Mikro untuk Tas Itu Bagus? Cek Kelebihannya!

Tak harus berbahan kulit, Anda bisa mendapatkan bag premium dengan memilih bahan mikro untuk tas. Material ini menyimpan banyak kelebihan. Untuk mengetahuinya, Anda bisa cek ulasan ini sampai selesai.

Sebagaimana diketahui, mikro merupakan salah satu kain yang sering dipakai untuk membuat beragam jenis pakaian. Hal ini tak lepas dari karakteristiknya yang cocok dengan sejumlah keunggulan.

Keunggulan tersebut bisa dimanfaatkan dalam pembuatan tas. Bahannya bisa dipakai untuk membuat berbagai macam tas, mulai dari tas selempang hingga backpack.

Bahan mikro untuk tas

Bahan mikro adalah sejenis kain yang dibentuk dari nylon dan polyester. Nylon dalam material mikro sebanyak 80 % sementara sisanya diisi oleh polyester. Maka dari itu, material ini memiliki karakteristik keduanya dengan dominasi dari nilon.

Bahan mikro untuk tas

Adapun karakteristik utama dari mikro adalah:

1. Serat atau permukaannya licin

Mikro memiliki serat yang sangat kecil dan halus dengan permukaan yang terkesan licin. Umumnya, kain ini dibentuk dari benang dengan ukuran kurang dari 1 dinier.

2. Bahannya flowy (jatuh) dan tidak mudah kusut

Dengan serat yang sangat kecil dan halus, bahannya jadi terasa jatuh atau flowy saat digunakan. Hal ini tampak sekali saat bahannya dipakai untuk membuat baju, rok, atau jenis pakaian lainnya.

Selain itu, bahannya juga tidak mudah kusut sehingga menambah rasa nyaman sendiri buat para penggunanya.

3. Terdapat motif berbintik

Meski tidak semua bahan mikro berbintik, namun ciri satu ini patut untuk dimasukkan dalam karakteristik umum. Sebab, bintik ini merupakan salah satu kekhasannya.

Bintik ini sebenarnya merupakan lubang yang sangat kecil yang dihasilkan oleh variasi kainnya.

4. Kainnya tipis tapi terasa hangat

Kainnya terbilang tidak terlalu tebal. Masih kalah dengan ketebalan taiga atau kanvas. Meski tipis, bahannya terasa hangat saat digunakan.

5. Sekilas mirip parasut

Dengan ciri umum di atas, tampak luar mikro memang sangat mirip dengan parasut. Namun, keduanya memiliki keunikan dan harga masing-masing.

6. Menyerap air

Daya serap mikro terhadap air tergolong baik. Hal ini wajar mengingat bahannya memang berasal dari campuran antara poliester dan nilon.

Dengan kata lain, bahan ini juga mudah dirawat sama halnya dengan kedua material tersebut. Dia juga cepat kering saat dijemur, anti jamur, dan cepat kering saat terkena cipratan air.

7. Bahannya ringan

Bahannya cenderung ringan. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri saat bahannya dipakai untuk membuat tas. Pasalnya, bag yang dihasilkan juga akan memiliki kesan ringan dan tidak berat saat dibawa serta dipakai sehari-hari.

8. Warnanya terang

Pilihan warnanya sangat beragam dan cenderung terang. Maka dari itu, selain dipakai untuk tas, kainnya juga umum dipakai untuk membuat jaket, baju, celana, dan yang lainnya.

9. Sisi luar lebih terang

Salah satu poin yang bisa dipakai untuk mengenali bahan mikro untuk tas adalah melihat kedua sisi kainnya. Mikro memiliki sisi luar yang cenderung lebih terang dibanding bagian dalamnya.

Kelebihan dan kekurangan tas bahan mikro

Kelebihan dan kekurangan tas bahan mikro

Setelah mengenali bahannya, kami akan memberikan rangkuman kelebihan dan kekurangannya di bawah ini:

1. Kelebihan kain mikro untuk tas

Jika Anda perhatikan melalui karakteristik umum di atas, maka jelas kain ini memiliki sejumlah keunggulan yang perlu untuk diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa keunggulannya:

  • Memiliki karakteristik yang mudah menyerap air sehingga perawatannya lebih mudah. Anda tidak perlu khawatir saat tas berbahan mikro terkena cipratan air atau gerimis.
  • Tidak mudah kusut sehingga tidak terlalu merepotkan pemakainya.
  • Hangat dan nyaman saat bersentuhan dengan kulit.
  • Sifat bahannya jatuh.
  • Bahan ini tidak menimbulkan reaksi alergi dan aman buat penderita asma.
  • Bahannya yang halus akan memberikan kesan yang bagus saat dipakai. Anda bisa meraba tasnya dengan nyaman.
  • Pilihan warnanya banyak sehingga Anda bisa menemukan tas yang fashionable sesuai dengan kebutuhan.

Itulah beberapa kelebihan atau keunggulan dari bag yang dibuat dari bahan mikro.

2. Kekurangan tas kain mikro

Melihat karakteristik dan kelebihannya di atas, tampaknya sudah terlihat cukup jelas bahwa kain ini memiliki sedikit sekali kekurangan. Bahkan, nyaris tidak ada.

Satu-satunya yang mungkin dianggap kekurangan bagi sebagian orang adalah bahannya yang tipis.

Namun kembali lagi, tebal tipisnya bahan sifatnya relatif. Bisa jadi menguntungkan, bisa jadi merugikan. Hal tersebut jelas tergantung kepada kebutuhan masing-masing orang.

Oleh karena itu, apabila Anda membutuhkan kain dengan serat halus, tersedia banyak warna, kuat, dan menyerap air, bahan mikro untuk tas bisa dijadikan pilihan.

Contoh jenis bahan mikro

Ada beberapa jenis kain mikro yang tersedia di pasaran. Masing-masing kainnya memiliki keunikan sendiri. Namun, keunikan ini biasanya dapat terlihat jelas bila Anda langsung merabanya.

Di bawah ini beberapa contoh bahan mikro yang ada di pasaran:

1. Kain micro bintik – dot micro

Apabila Anda pernah melihat material mirip parasut yang berbintik, maka kain tersebut pada dasarnya adalah dot micro bintik. Dot mikro umumnya ringan dan halus dengan permukaan unik yang berbeda dengan varian lain.

2. Bahan mikro ripstop (WR)

Tekstur ripstop juga halus dan ringan. Permukaannya unik dengan tekstur kotak-kotak yang terbentuk selang seling dari benang yang halus dengan benang yang lebih besar.

3. Kain microfiber

Microfiber merupakan sejenis kain polyester yang dihaluskan sehingga terasa lebih nyaman dan lembut saat digunakan.

4. Micro TR – Tetoron

Bahan ini merupakan gabungan dari poliester dan rayon. Hal tersebut membuat kainnya menjadi lebih kuat tapi tetap tahan terhadap air.

Terakhir, kami mengerti bahwa memilih bahan mikro untuk tas itu tidak mudah. Untuk itu, Anda perlu mendapatkan bantuan dari konveksi tas Bandung jika memang membutuhkan kain dan tas dengan kualitas terbaik.

Bahan Polyester Tas dan Perbandingannya dengan Kain Lain

Bahan Polyester Tas dan Perbandingannya dengan Kain Lain

Kenali bahan polyester tas dan pastikan Anda membelinya berdasarkan kebutuhan. Jangan sampai hanya memilihnya karena tergiur harga murah.

Polyester merupakan sejenis kain yang sangat umum dipakai dalam pembuatan produk tekstil. Tidak hanya tas, kain ini juga digunakan untuk membuat celana, kemeja, baju, hingga celana dalam. Tak heran bila Anda akan sangat mudah menemukannya di pasaran.

Selain sebagai bahan utama, poliester juga bisa dipakai sebagai campuran seperti kain katun atau semacamnya. Harganya yang terjangkau menjadi alasan kenapa bahan ini bisa menjadi penyeimbang buat kain lain yang lebih mahal.

Pada kesempatan ini, kami secara khusus akan membahas tentang pemakaian poliester untuk tas. Selamat menyimak sampai selesai.

Bahan polyester tas adalah

Polyester merupakan kain yang berasal dari campuran ester, plastik, dan minyak bumi. Artinya, kain ini murni sintetis buatan manusia.

Bahan polyester tas adalah

Pemakaian poliester dalam bidang tekstil sudah dilakukan sejak dulu, sekitar tahun 1950-an. Sementara awal penemuannya adalah pada tahun 1940-an di Inggris.

Karena sudah lama ada di dunia, tidak heran jika banyak orang, khususnya pengrajin yang memanfaatkannya untuk membuat barang.

Salah satu produk yang dihasilkan dari kain ini adalah tas. Poliester umumnya dipakai untuk membuat ransel, sling bag, tas laptop, hingga tas anak-anak. Karakternya yang kuat dan anti air menjadi alasan kenapa bahan ini dipilih.

Tas bahan polyester bagus atau tidak

Lebih jelas mengenai bahan polyester tas, berikut ini kami sampaikan kelebihan dan kekurangannya:

Kelebihan tas bahan polyester

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari tas yang dibuat dari bahan polyester:

1.       Awet dan tahan lama

Hal pertama yang menjadi kelebihan poliester adalah kekuatannya. Material ini dikenal sangat kuat sehingga memiliki daya tahan yang bagus. Saat dijadikan sebagai bag material, Anda bisa menggunakannya untuk membawa banyak barang.

Hal tersebut menjadikan material ini dipilih untuk membuat tas berukuran besar yang fungsinya untuk membawa benda berat berukuran besar seperti laptop, dokumen, dan yang lainnya.

Di sisi lain, bahannya juga cocok dipakai untuk membuat tas kecil dengan kekuatan yang sama sehingga aman dari benda runcing.

2.       Tahan terhadap bakteri

Serat kain polyester sangat tahan terhadap perkembangan bakteri dan jamur. Maka dari itu, saat menggunakan tas berbahan ini Anda tidak perlu khawatir dengan mikroorganisme tersebut.

3.       Mudah dirawat atau dicuci

Hal menarik lain yang dimiliki oleh poliester adalah kemudahannya dalam perawatan. Kain ini sangat cepat kering. Hal itu membuat Anda tidak perlu lama menjemur saat mencucinya. Saat terkena noda pun, serat kainnya lebih mudah dibersihkan.

4.       Harganya terjangkau

Seperti disampaikan di atas, kain polyester memiliki harga yang murah. Hal ini membuat tasnya juga terjangkau sehingga memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

Kekurangan bahan polyester

Tidak seperti taiga yang minim kekurangan, polyester memiliki sejumlah kelemahan yang harus Anda tahu:

1.       Tidak menyerap keringat

Bahan ini tidak bisa menyerap keringat dengan baik. Namun, itu tidak menjadi masalah yang berarti saat dia digunakan sebagai bahan tas.

2.       Sirkulasi udara kurang baik

Kain ini terkenal dengan sirkulasi udaranya yang kurang baik. Hal itu pula yang membuatnya terasa panas saat digunakan.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Apabila digunakan untuk membuat tas Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan furing. Terlebih lagi, produk tas tidak selalu bersinggungan langsung dengan kulit sehingga tidak akan terlalu mengganggu.

3.       Mudah terbakar

Sebagaimana diketahui, di antara bahan dasar penyusun poliester adalah plastik dan minyak bumi. Hal ini membuatnya mudah terbakar.

Perbandingan polyester dengan bahan lainnya

Perbandingan polyester dengan bahan lainnya

Untuk mengenali bahan ini secara detail, silakan simak perbandingannya dengan nylon dan kanvas di bawah ini:

Bahan tas polyester vs nylon

Nylon dan polyester adalah dua bahan yang sama-sama banyak dijumpai di pasaran. Kedua bahan ini juga punya kesamaan lain seperti:

  • Mudah untuk dirawat atau dicuci.
  • Tahan kerutan.
  • Tidak mudah terkena bakteri, jamur, dan noda.

Selain kesamaan di atas, kedua bahan ini punya kekuatan masing-masing.

Nylon terbilang lebih lembut dengan tampilan yang lebih mengkilap dibandingkan polyester. Selain itu, umumnya nylon juga punya daya elastisitas yang lebih baik dibanding polyester.

Namun, elastisitas ini bisa memberikan keuntungan sekaligus kelemahan tergantung pemakaian tasnya.

Maksudnya, saat digunakan sebagai bahan tas yang membutuhkan elastisitas tinggi, maka nylon mungkin akan lebih baik. Sebaliknya, jika elastisitas tasnya tidak begitu diperlukan, maka polyester bisa menjadi solusi yang baik.

Perbedaan lainnya terletak pada kekuatan masing-masing material. Secara rasio, nylon memiliki rasio kekuatan yang lebih baik. Namun, perlu diketahui bahwa nylon tidak selamanya lebih kuat dari pada polyester.

Sementara itu, polyester punya kekuatan di sisi penyerapannya terhadap air. Di sini, polyester dikenal lebih baik ketimbang nylon. Selain itu, dia juga memiliki lebih banyak pilihan warna dibanding nylon.

Jika Anda menghendaki tas dengan warna colorful yang keren, pilihlah yang berbahan polyester.

Bagus bahan kanvas atau polyester

Salah satu perbedaan paling kentara antara keduanya adalah soal ketebalan. Kain kanvas dikenal memiliki ketebalan yang lebih baik. Hal ini bisa menjadi kekuatan sekaligus kelemahan tergantung jenis bag yang dibuat.

Selain itu, warna kanvas juga terbilang monoton. Anda hanya bisa memilih warna-warna netral seperti coklat, krem, biru, abu-abu, dan semacamnya. Sementara untuk warna-warna colorful, Anda hanya bisa mendapatkannya dari poliester.

Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan tas yang warnanya bervariasi dan menarik, bahan polyester tas adalah pilihan terbaik. Kami sebagai konveksi tas terbaik siap memberikan siap melayani dari proses pemilihan kainnya sampai tas yang berkualitas jadi serta siap Anda gunakan.

Apa Itu Bahan Tas Taiga, Kelebihan, dan Kekurangannya

Apa Itu Bahan Tas Taiga, Kelebihan, dan Kekurangannya

Punya tas berbahan kulit? Bisa jadi, itu adalah bahan tas taiga. Kenali karakteristiknya biar bisa merawatnya dengan baik.

Taiga merupakan salah satu bahan kulit yang saat ini sedang gencar digunakan untuk membuat tas, dompet, hingga sabuk. Oleh karena itu, Anda bisa dengan mudah menemukannya di pasaran.

Jika saat ini Anda sedang butuh tas, maka bag berbahan taiga bisa menjadi pilihan yang pas. Pasalnya, material ini memiliki sejumlah kelebihan yang tidak bisa dianggap enteng.

Di samping itu, jika Anda sudah punya tas berbahan kulit di rumah, silakan cek dulu. Siapa tahu bahannya adalah taiga.

Jika benar demikian, maka Anda perlu tahu cara perawatannya supaya awet dan bisa dipakai dalam jangka waktu lama.

Pada kesempatan ini, kami akan memberikan informasi mengenai apa itu taiga, kelebihan, kekurangan, sekaligus trik perawatannya yang mudah. Selamat menyimak.

Kulit taiga adalah

Kulit taiga merupakan salah satu jenis material yang dikembangkan dari kulit sintetis. Dengan kata lain, taiga tidak menggunakan kulit hewan asli yang kini memang sudah dibatasi/dilarang pemakaiannya.

Kulit ini memiliki karakteristik yang khas sehingga membuatnya mudah dikenali. Berikut ini beberapa karakteristik umumnya:

  • Memiliki permukaan yang agak kasar dengan garis-garis silang.
  • Sebagian permukaannya terasa lembut dan tampak sedikit mengkilap.
  • Sedikit elastis.
  • Terlihat kokoh.

Dengan karakteristik umum seperti di atas, bahan ini cocok dijadikan sebagai bahan tas, dompet, hingga ikat pinggang. Sebab, selain bahannya kuat, tampilan luarnya juga bagus sehingga bisa menunjang penampilan atau fashion Anda.

Karakteristik bahan tas taiga

Karakteristik bahan tas taiga

Sebagaimana dijelaskan di atas, kulit taiga memiliki beberapa karakteristik yang sangat cocok digunakan untuk membuat tas. Lantas, bagaimana kira-kira karakteristik tas yang dihasilkan jika bahannya adalah taiga? Berikut ini ciri-cirinya:

  • Tas yang dihasilkan akan terlihat lebih kokoh.
  • Meski kokoh, tasnya tidak kaku dengan sedikit elastisitas yang membuatnya tetap terasa nyaman dipakai.
  • Tampak luar, tasnya terlihat cantik karena ada efek mengkilap.
  • Terasa lembut saat diraba.
  • Garis-garis silang yang dimiliki kainnya memberikan tekstur tersendiri pada tas tersebut.

Dengan sejumlah karakteristik di atas, tidak heran bila kulit sintetis ini dipilih sebagai bahan oleh sejumlah brand terkenal. Bahkan, Anda bisa menjumpai tas impor berbahan taiga di pasaran.

Pada awalnya, LV adalah brand yang mengenalkan material ini ke pasaran. Kemudian diikuti oleh brandbrand ternama lain.

Dengan seiring berkembangnya zaman, material ini makin dikenal. Hingga kini, bag dengan bahan kulit sintetis satu ini semakin disukai oleh pencinta mode. Anda bisa menemukan berbagai jenis tas dibuat dari kulit ini.

Bahkan, sama dengan kain kanvas yang biasanya dipakai untuk membuat totebag, Anda pun bisa menemukan totebag berbahan kulit sintetis satu ini.

Kelebihan kain taiga untuk tas

Kelebihan kain taiga untuk tas

Untuk mengenali lebih jauh tentang bahan ini, berikut ini kami sampaikan beberapa kelebihannya:

1. Tampak luar terlihat cantik

Kulit ini memiliki tampilan luar yang bagus. Teksturnya lembut dan mengkilap sehingga terlihat mewah saat digunakan sebagai bahan tas. dengan tampilan semacam ini, Anda bisa memadukannya dengan gaya formal hingga santai dengan mudah.

2. Kokoh dan tahan lama

Taiga juga dikenal dengan bahannya yang sangat kokoh atau kuat. Artinya, Anda bisa memakainya untuk membawa banyak barang. Selain itu, dengan kekuatannya yang baik, tasnya akan lebih tahan lama atau awet.

3. Kedap air

Tasnya kedap terhadap air sehingga barang yang ada di dalamnya akan aman. Saat terkena cipratan air pun Anda bisa langsung mengelapnya dengan tisu dan permukaan tasnya akan kembali kering seperti semula.

4. Mudah dibersihkan atau dirawat

Kulit taiga juga mudah dibersihkan. Tak hanya dari air, tetapi juga dari noda-noda lainnya.

5. Harga yang lebih terjangkau

Soal harga, tas berbahan taiga cenderung lebih terjangkau dibanding kulit asli. Anda bisa membeli produknya dengan harga mulai 100 ribuan sampai 500 ribuan. Tergantung ukuran, brand, model, dan jenis tasnya.

Kekurangan bahan tas taiga

Perlu diketahui bahwa kain ini terbilang tidak memiliki kekurangan. Pasalnya, dia memiliki karakter yang menyerupai kulit asli namun dengan perawatan yang lebih mudah. Selain itu, keuntungan lainnya adalah ketersediaannya lebih banyak karena tidak diambil dari kulit hewan sungguhan.

Cara merawat bahan kulit sintetis taiga

Jika Anda memiliki produk berbahan taiga, baik itu tas maupun produk lainnya, maka rawatlah dengan baik. Berikut ini adalah contoh cara merawat tas berbahan taiga:

  • Jika terkena noda, Anda bisa mengelapnya dengan tisu.
  • Supaya mudah, Anda bisa menambahkan minyak kayu putih ke tisu tersebut.
  • Selain tisu dan minyak kayu putih, pembersihan tas juga bisa dilakukan dengan memakai kain basah.
  • Jangan gunakan bahan pemutih.
  • Jangan lupa bersihkan juga furing tasnya.
  • Pastikan untuk menjauhkan tasnya dari noda yang mudah terserap ke dalam kain. Misalnya tinta atau cairan lain yang sulit dibersihkan.
  • Jika ada noda membandel, Anda juga bisa menggunakan sabun bayi kemudian lap dengan kain kering.

Itulah cara mudah merawat bahan tas taiga. Tertarik untuk membuat tasnya? Kami siap membantu. Tim konveksi tas Bandung akan membantu memilihkan kain terbaik kemudian membuatnya menjadi produk berkualitas dengan harga terjangkau untuk Anda.

10 Jenis Bahan Kanvas Tas Terbaik dan Karakteristiknya

10 Jenis Bahan Kanvas Tas Terbaik dan Karakteristiknya

Tahukah Anda kalau bahan kanvas tas itu ada banyak ragamnya? Kenali masing-masing karakteristiknya untuk mendapatkan kualitas terbaik.

Saat ini, kanvas merupakan salah satu jenis bahan tas yang cukup terkenal. Anda bisa dengan mudah menemukan bag berbahan satu ini di pasaran. Baik itu di mall maupun di pasar modern.

Namun, Anda perlu tahu bahwa meski sama-sama disebut tas kanvas, jenis bahannya bisa jadi berbeda. Perbedaan tersebut bisa dilihat langsung dari tekstur kain, ketebalan, hingga pilihan warnanya.

Artikel ini akan membahas tentang material canvas secara detail. Selamat menyimak.

Bahan tas kanvas seperti apa? Ini karakteristik umumnya!

Pada awalnya, kanvas hanya digunakan sebagai media untuk melukis. Seratnya yang tebal dianggap sempurna untuk menggambar sekaligus menyampaikan pesan sebuah seni.

Bahan kanvas tas seperti apa, Ini karakteristik umumnya

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, canvas juga dipakai sebagai bahan dalam pembuatan beberapa produk seperti tas, sepatu, hingga jaket. Bahkan, dia juga dipakai untuk membuat aksesori.

Hal ini membuktikan bahwa pemanfaatan canvas kian luas dengan ketebalan yang sangat pas untuk berbagai macam kebutuhan.

Bahan dasar utama kanvas pada awalnya adalah jerami yang ramah lingkungan. Namun, seiring dengan kebutuhan manusia, canvas kini juga dibuat dari bahan lain seperti linen atau kapas tanpa meninggalkan kualitas terbaiknya, yakni kuat dan tebal.

Khusus untuk material tas, karakteristik umum kanvas adalah:

  • Bahannya kuat.
  • Seratnya memiliki ketebalan yang pas.
  • Motif benangnya terlihat dengan jelas.
  • Terkenal awet atau tahan lama.

Namun seperti yang dijelaskan di atas, kain ini kini sudah terdiri dari beberapa jenis berbeda. Masing-masing punya sedikit perbedaan karakteristik.

Jenis bahan kanvas tas dan ciri-cirinya

Jenis bahan kanvas tas dan ciri-cirinya

Berikut ini adalah beberapa jenis kain canvas yang perlu Anda tahu:

1. Bahan blacu

Blacu merupakan salah satu contoh bahan totebag yang dibanderol dengan harga murah. Bahan ini memiliki karakteristik yang kasar karena status kainnya masih unfinished.

Blacu juga terbilang tidak tebal seperti canvas kebanyakan sehingga kurang kuat. Dengan kata lain, soal kualitas blacu memiliki kualitas yang lebih rendah bila dibandingkan dengan canvas lainnya.

Jika Anda membutuhkan tas dengan harga murah dan mau membuatnya dalam jumlah banyak untuk acara atau keperluan tertentu, maka blacu bisa menjadi material yang dapat diandalkan.

2. Kain marsoto

Jika Anda menghendaki canvas dengan permukaan yang halus, maka marsoto adalah jawabannya. Selain halus, karakter unik lain yang dimiliki oleh marsoto adalah terdapat bintik-bintik pada permukaan kainnya.

Bintik-bintik tersebut membuatnya mirip dengan cordura yang merupakan salah satu bahan tas yang bagus.

Kain marsoto umumnya dibanderol dengan harga yang agak mahal. Meski begitu, harga ini tergolong layak karena kualitas kainnya yang bagus.

3. Bahan kanvas ripstop

Dibanding blacu, ripstop lebih bagus. Ciri khasnya terlihat pada serat berbentuk persegi atau kotak. Bahannya tidak terlalu tebal sehingga kesannya sangat ringan saat dibawa.

Menariknya, bahan ini umumnya memiliki harga jual yang cukup tinggi saat sudah membentuk produk seperti tas hingga pakaian.

4. Kanvas terpal

Terpal merupakan jenis canvas yang memiliki ketebalan paling tinggi dibanding jenis lainnya. Tak heran bila bahan ini pula yang dinilai memiliki kekuatan dan daya tahan terbaik.

Canvas terpal tidak akan bergeming meskipun ditusuk memakai benda yang runcing. Maka dari itu, terpal sangat pas dijadikan sebagai bahan kanvas tas yang membutuhkan kekuatan dan daya tahan terbaik.

Menariknya lagi, selain kuat terpal juga tahan atau kedap air. Sangat aman buat barang yang disimpan di dalamnya.

5. Kain canvas sueding

Sueding merupakan kain yang punya ciri khas dan mudah dikenali. Material ini punya lapisan tipis yang agak berbulu. Selain itu, saat ada benang atau material lain yang lebih ringan, maka material tersebut bisa menempel pada sueding.

Sueding memiliki tekstur yang lembut. Bahannya juga tidak terlalu tebal sehingga tidak hanya cocok buat tas tetapi juga pakaian.

6. Kanvas PE

PE adalah gabungan antara polyester dan katun. Meskipun dibuat dari dua karakteristik bahan dasar yang berbeda, kanvas PE ini cenderung terasa panas saat dipakai.

Menariknya, material ini punya kekuatan yang baik. Selain itu, harganya juga cenderung lebih murah dibanding jenis kain lainnya.

Oleh karena itu, apabila Anda mau membuat tas dalam jumlah banyak dengan daya tahan yang baik, maka kanvas PE bisa jadi solusinya.

7. Bahan kain kanvas ring

Kain ini sedikit lebih tipis dari pada marsoto. Kainnya juga tidak kaku namun tetap kuat dan tahan lama. Dengan karakteristik tersebut, canvas ring sangat cocok dijadikan sebagai bahan tas untuk wanita dan pria.

8. Kain canvas infinity

Bahan ini umumnya digunakan sebagai material pembuat sofa. Namun, semakin ke sini bahannya juga sering dipakai untuk membuat tas. Pasalnya, infinity punya karakteristik yang awet dan kuat.

9. Baby canvas

Ciri khas dari baby canvas adalah memiliki pori-pori yang cenderung lebih kecil dibanding jenis lainnya. Pori-porinya yang kecil dan rapat ini membuat baby canvas terlihat lebih enak dipandang.

Terlebih lagi, kainnya juga lembut dan halus saat dipegang. Sifat bahannya pun tidak kaku sehingga sering menjadi incaran.

Baby canvas ini sangat mudah didapatkan dengan harga terjangkau. Hal tersebut menjadi nilai tambah dari material ini.

10. Bahan kanvas motif

Kanvas motif merupakan material yang memiliki kualitas terbaik dengan tampilan yang memikat. Bahannya tebal dan kuat dengan tambahan motif yang menarik. Anda bisa memakainya untuk membuat beragam jenis tas, khususnya totebag kece.

Itulah beberapa jenis bahan kanvas tas yang perlu Anda tahu. Untuk mendapatkan kain atau membuat tas berbahan ini Anda bisa langsung menghubungi kami, konveksi tas yang selalu mengedepankan kualitas.

Definisi Furing Tas Adalah dan Beragam Jenis Terbaik

Definisi Furing Tas Adalah dan Beragam Jenis Terbaik

Furing tas adalah bagian penting dalam pembuatan bag. Mari kenali pengertian dan fungsinya agar mudah menentukan jenis kain terbaik.

Furing merupakan sebuah lapisan tambahan yang disematkan pada produk garmen. Tidak hanya tas, Anda juga bisa menemukan lapisan ini pada baju, rok, jaket, dan yang lainnya.

Umumnya, kain yang digunakan lebih tipis dari pada kain utamanya. Maka dari itu, penting sekali buat Anda untuk pandai memilih bahan yang cocok buat furing pada bag.

Pengertian furing tas adalah

Furing tas yaitu lapisan tambahan yang ada pada sebuah tas. Lapisan tambahan ini berupa kain yang biasanya lebih tipis dari pada bahan utamanya.

Pengertian furing tas adalah

Misalnya, Anda membuat totebag. Maka, Anda akan membutuhkan bahan totebag yang bagus sebagai pembentuk utama dari bag tersebut. Kemudian, Anda juga bisa menambahkan kain tipis di bagian dalamnya sebagai furing.

Kedua bahan ini kemudian dijahit menjadi satu supaya membentuk satu kesatuan bag yang tidak hanya indah tetapi juga memiliki fungsi maksimal.

Hal yang sama juga berlaku untuk jenis bag lainnya seperti ransel, tas selempang, handbag, koper, dan yang lainnya. Untuk membuat bags tersebut, Anda tidak hanya butuh satu jenis bahan, melainkan lebih dari itu.

Agar lebih jelas, Anda tentu sering melihat dalam sebuah koper biasanya ada kain tipis yang ada di dalamnya. Material inilah yang langsung bersentuhan dengan benda yang dimasukkan dalam koper. Itulah yang dinamakan furing.

Fungsi furing tas

Pertanyaannya, mengapa memberikan furing pada tas itu penting? Untuk mengetahui alasannya, silakan simak fungsi furingnya di bawah ini:

1. Sebagai lapisan dalam bag dan pembentuk kompartemen berbeda

Sebagaimana diketahui, di dalam sebuah bag terdapat sejumlah kompartemen berbeda yang memiliki ukuran dan fungsi beragam. Ada yang ukurannya besar, ada pula yang kecil.

Kompartemen ini biasanya dibuat dengan furing, bukan bahan utamanya.

Untuk bag berbahan kulit misalnya, di dalamnya ada kain tipis yang membentuk kompartemen kecil untuk membawa atau meletakkan barang.

2. Tas makin rapi

Dalam tas, ada bekas jahitan dari bahan utama yang kadang tidak sedap dipandang mata. Nah, tugas furingnya adalah untuk menutupi kekurangan tersebut dan membuatnya terlihat rapi.

3. Kemudahan dalam perawatan tasnya

Saat ada noda yang ada di dalam bag, Anda cukup membersihkan furingnya yang jelas akan lebih cepat kering karena kainnya yang tipis.

4. Membuat tas yang terlihat lebih tebal

Dengan tambahan lapisan dalam, bag juga akan terlihat lebih tebal dan kuat.

5. Memberikan efek adem

Saat bahan utama tas bersifat panas, furingnya bisa membuat bagian dalam bag terasa lebih adem sehingga saat bersentuhan dengan kulit, tasnya akan terasa adem dan nyaman.

Jenis kain furing untuk tas

Kain furing yang dipakai untuk ransel, koper, dan jenis lainnya umumnya berbeda dengan pakaian. Bila pada pakaian, Anda menemukan kain dalaman dengan ciri yang tipis dan adem, maka pada bag Anda membutuhkan yang punya ciri di bawah ini:

  • Agak tipis (sedikit lebih tebal dari furing pakaian).
  • Kainnya kaku.
  • Umumnya dipilih yang permukaannya bertekstur.

Salah satu jenis kain yang umum digunakan sebagai furing bag adalah kain parasut. Di bawah ini adalah beberapa jenis kain parasut yang bisa Anda gunakan:

  • Tafeta 190T.
  • Parasut super.
  • Parasut diamond.
  • Kain parasut honey cons.
  • Bahan parasut tipis.

Selain parasut, Anda juga bisa pakai kain asahi atau spunbond yang juga bisa dipakai sebagai bahan goodie bag.

Terakhir, kunci dalam menemukan kain furing tas adalah mengenali bahannya. Untuk itu, jika Anda kesulitan mendapatkannya, kami siap membantu. Sebagai konveksi tas Bandung yang berpengalaman, kami sudah melayani banyak pelanggan mulai dari pemilihan bahan, proses pembuatan, hingga tasnya siap digunakan.