Apakah Bahan Mikro untuk Tas Itu Bagus? Cek Kelebihannya!

Apakah Bahan Mikro untuk Tas Itu Bagus? Cek Kelebihannya!

Tak harus berbahan kulit, Anda bisa mendapatkan bag premium dengan memilih bahan mikro untuk tas. Material ini menyimpan banyak kelebihan. Untuk mengetahuinya, Anda bisa cek ulasan ini sampai selesai.

Sebagaimana diketahui, mikro merupakan salah satu kain yang sering dipakai untuk membuat beragam jenis pakaian. Hal ini tak lepas dari karakteristiknya yang cocok dengan sejumlah keunggulan.

Keunggulan tersebut bisa dimanfaatkan dalam pembuatan tas. Bahannya bisa dipakai untuk membuat berbagai macam tas, mulai dari tas selempang hingga backpack.

Bahan mikro untuk tas

Bahan mikro adalah sejenis kain yang dibentuk dari nylon dan polyester. Nylon dalam material mikro sebanyak 80 % sementara sisanya diisi oleh polyester. Maka dari itu, material ini memiliki karakteristik keduanya dengan dominasi dari nilon.

Bahan mikro untuk tas

Adapun karakteristik utama dari mikro adalah:

1. Serat atau permukaannya licin

Mikro memiliki serat yang sangat kecil dan halus dengan permukaan yang terkesan licin. Umumnya, kain ini dibentuk dari benang dengan ukuran kurang dari 1 dinier.

2. Bahannya flowy (jatuh) dan tidak mudah kusut

Dengan serat yang sangat kecil dan halus, bahannya jadi terasa jatuh atau flowy saat digunakan. Hal ini tampak sekali saat bahannya dipakai untuk membuat baju, rok, atau jenis pakaian lainnya.

Selain itu, bahannya juga tidak mudah kusut sehingga menambah rasa nyaman sendiri buat para penggunanya.

3. Terdapat motif berbintik

Meski tidak semua bahan mikro berbintik, namun ciri satu ini patut untuk dimasukkan dalam karakteristik umum. Sebab, bintik ini merupakan salah satu kekhasannya.

Bintik ini sebenarnya merupakan lubang yang sangat kecil yang dihasilkan oleh variasi kainnya.

4. Kainnya tipis tapi terasa hangat

Kainnya terbilang tidak terlalu tebal. Masih kalah dengan ketebalan taiga atau kanvas. Meski tipis, bahannya terasa hangat saat digunakan.

5. Sekilas mirip parasut

Dengan ciri umum di atas, tampak luar mikro memang sangat mirip dengan parasut. Namun, keduanya memiliki keunikan dan harga masing-masing.

6. Menyerap air

Daya serap mikro terhadap air tergolong baik. Hal ini wajar mengingat bahannya memang berasal dari campuran antara poliester dan nilon.

Dengan kata lain, bahan ini juga mudah dirawat sama halnya dengan kedua material tersebut. Dia juga cepat kering saat dijemur, anti jamur, dan cepat kering saat terkena cipratan air.

7. Bahannya ringan

Bahannya cenderung ringan. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri saat bahannya dipakai untuk membuat tas. Pasalnya, bag yang dihasilkan juga akan memiliki kesan ringan dan tidak berat saat dibawa serta dipakai sehari-hari.

8. Warnanya terang

Pilihan warnanya sangat beragam dan cenderung terang. Maka dari itu, selain dipakai untuk tas, kainnya juga umum dipakai untuk membuat jaket, baju, celana, dan yang lainnya.

9. Sisi luar lebih terang

Salah satu poin yang bisa dipakai untuk mengenali bahan mikro untuk tas adalah melihat kedua sisi kainnya. Mikro memiliki sisi luar yang cenderung lebih terang dibanding bagian dalamnya.

Kelebihan dan kekurangan tas bahan mikro

Kelebihan dan kekurangan tas bahan mikro

Setelah mengenali bahannya, kami akan memberikan rangkuman kelebihan dan kekurangannya di bawah ini:

1. Kelebihan kain mikro untuk tas

Jika Anda perhatikan melalui karakteristik umum di atas, maka jelas kain ini memiliki sejumlah keunggulan yang perlu untuk diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa keunggulannya:

  • Memiliki karakteristik yang mudah menyerap air sehingga perawatannya lebih mudah. Anda tidak perlu khawatir saat tas berbahan mikro terkena cipratan air atau gerimis.
  • Tidak mudah kusut sehingga tidak terlalu merepotkan pemakainya.
  • Hangat dan nyaman saat bersentuhan dengan kulit.
  • Sifat bahannya jatuh.
  • Bahan ini tidak menimbulkan reaksi alergi dan aman buat penderita asma.
  • Bahannya yang halus akan memberikan kesan yang bagus saat dipakai. Anda bisa meraba tasnya dengan nyaman.
  • Pilihan warnanya banyak sehingga Anda bisa menemukan tas yang fashionable sesuai dengan kebutuhan.

Itulah beberapa kelebihan atau keunggulan dari bag yang dibuat dari bahan mikro.

2. Kekurangan tas kain mikro

Melihat karakteristik dan kelebihannya di atas, tampaknya sudah terlihat cukup jelas bahwa kain ini memiliki sedikit sekali kekurangan. Bahkan, nyaris tidak ada.

Satu-satunya yang mungkin dianggap kekurangan bagi sebagian orang adalah bahannya yang tipis.

Namun kembali lagi, tebal tipisnya bahan sifatnya relatif. Bisa jadi menguntungkan, bisa jadi merugikan. Hal tersebut jelas tergantung kepada kebutuhan masing-masing orang.

Oleh karena itu, apabila Anda membutuhkan kain dengan serat halus, tersedia banyak warna, kuat, dan menyerap air, bahan mikro untuk tas bisa dijadikan pilihan.

Contoh jenis bahan mikro

Ada beberapa jenis kain mikro yang tersedia di pasaran. Masing-masing kainnya memiliki keunikan sendiri. Namun, keunikan ini biasanya dapat terlihat jelas bila Anda langsung merabanya.

Di bawah ini beberapa contoh bahan mikro yang ada di pasaran:

1. Kain micro bintik – dot micro

Apabila Anda pernah melihat material mirip parasut yang berbintik, maka kain tersebut pada dasarnya adalah dot micro bintik. Dot mikro umumnya ringan dan halus dengan permukaan unik yang berbeda dengan varian lain.

2. Bahan mikro ripstop (WR)

Tekstur ripstop juga halus dan ringan. Permukaannya unik dengan tekstur kotak-kotak yang terbentuk selang seling dari benang yang halus dengan benang yang lebih besar.

3. Kain microfiber

Microfiber merupakan sejenis kain polyester yang dihaluskan sehingga terasa lebih nyaman dan lembut saat digunakan.

4. Micro TR – Tetoron

Bahan ini merupakan gabungan dari poliester dan rayon. Hal tersebut membuat kainnya menjadi lebih kuat tapi tetap tahan terhadap air.

Terakhir, kami mengerti bahwa memilih bahan mikro untuk tas itu tidak mudah. Untuk itu, Anda perlu mendapatkan bantuan dari konveksi tas Bandung jika memang membutuhkan kain dan tas dengan kualitas terbaik.

Bahan Polyester Tas dan Perbandingannya dengan Kain Lain

Bahan Polyester Tas dan Perbandingannya dengan Kain Lain

Kenali bahan polyester tas dan pastikan Anda membelinya berdasarkan kebutuhan. Jangan sampai hanya memilihnya karena tergiur harga murah.

Polyester merupakan sejenis kain yang sangat umum dipakai dalam pembuatan produk tekstil. Tidak hanya tas, kain ini juga digunakan untuk membuat celana, kemeja, baju, hingga celana dalam. Tak heran bila Anda akan sangat mudah menemukannya di pasaran.

Selain sebagai bahan utama, poliester juga bisa dipakai sebagai campuran seperti kain katun atau semacamnya. Harganya yang terjangkau menjadi alasan kenapa bahan ini bisa menjadi penyeimbang buat kain lain yang lebih mahal.

Pada kesempatan ini, kami secara khusus akan membahas tentang pemakaian poliester untuk tas. Selamat menyimak sampai selesai.

Bahan polyester tas adalah

Polyester merupakan kain yang berasal dari campuran ester, plastik, dan minyak bumi. Artinya, kain ini murni sintetis buatan manusia.

Bahan polyester tas adalah

Pemakaian poliester dalam bidang tekstil sudah dilakukan sejak dulu, sekitar tahun 1950-an. Sementara awal penemuannya adalah pada tahun 1940-an di Inggris.

Karena sudah lama ada di dunia, tidak heran jika banyak orang, khususnya pengrajin yang memanfaatkannya untuk membuat barang.

Salah satu produk yang dihasilkan dari kain ini adalah tas. Poliester umumnya dipakai untuk membuat ransel, sling bag, tas laptop, hingga tas anak-anak. Karakternya yang kuat dan anti air menjadi alasan kenapa bahan ini dipilih.

Tas bahan polyester bagus atau tidak

Lebih jelas mengenai bahan polyester tas, berikut ini kami sampaikan kelebihan dan kekurangannya:

Kelebihan tas bahan polyester

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari tas yang dibuat dari bahan polyester:

1.       Awet dan tahan lama

Hal pertama yang menjadi kelebihan poliester adalah kekuatannya. Material ini dikenal sangat kuat sehingga memiliki daya tahan yang bagus. Saat dijadikan sebagai bag material, Anda bisa menggunakannya untuk membawa banyak barang.

Hal tersebut menjadikan material ini dipilih untuk membuat tas berukuran besar yang fungsinya untuk membawa benda berat berukuran besar seperti laptop, dokumen, dan yang lainnya.

Di sisi lain, bahannya juga cocok dipakai untuk membuat tas kecil dengan kekuatan yang sama sehingga aman dari benda runcing.

2.       Tahan terhadap bakteri

Serat kain polyester sangat tahan terhadap perkembangan bakteri dan jamur. Maka dari itu, saat menggunakan tas berbahan ini Anda tidak perlu khawatir dengan mikroorganisme tersebut.

3.       Mudah dirawat atau dicuci

Hal menarik lain yang dimiliki oleh poliester adalah kemudahannya dalam perawatan. Kain ini sangat cepat kering. Hal itu membuat Anda tidak perlu lama menjemur saat mencucinya. Saat terkena noda pun, serat kainnya lebih mudah dibersihkan.

4.       Harganya terjangkau

Seperti disampaikan di atas, kain polyester memiliki harga yang murah. Hal ini membuat tasnya juga terjangkau sehingga memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

Kekurangan bahan polyester

Tidak seperti taiga yang minim kekurangan, polyester memiliki sejumlah kelemahan yang harus Anda tahu:

1.       Tidak menyerap keringat

Bahan ini tidak bisa menyerap keringat dengan baik. Namun, itu tidak menjadi masalah yang berarti saat dia digunakan sebagai bahan tas.

2.       Sirkulasi udara kurang baik

Kain ini terkenal dengan sirkulasi udaranya yang kurang baik. Hal itu pula yang membuatnya terasa panas saat digunakan.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Apabila digunakan untuk membuat tas Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan furing. Terlebih lagi, produk tas tidak selalu bersinggungan langsung dengan kulit sehingga tidak akan terlalu mengganggu.

3.       Mudah terbakar

Sebagaimana diketahui, di antara bahan dasar penyusun poliester adalah plastik dan minyak bumi. Hal ini membuatnya mudah terbakar.

Perbandingan polyester dengan bahan lainnya

Perbandingan polyester dengan bahan lainnya

Untuk mengenali bahan ini secara detail, silakan simak perbandingannya dengan nylon dan kanvas di bawah ini:

Bahan tas polyester vs nylon

Nylon dan polyester adalah dua bahan yang sama-sama banyak dijumpai di pasaran. Kedua bahan ini juga punya kesamaan lain seperti:

  • Mudah untuk dirawat atau dicuci.
  • Tahan kerutan.
  • Tidak mudah terkena bakteri, jamur, dan noda.

Selain kesamaan di atas, kedua bahan ini punya kekuatan masing-masing.

Nylon terbilang lebih lembut dengan tampilan yang lebih mengkilap dibandingkan polyester. Selain itu, umumnya nylon juga punya daya elastisitas yang lebih baik dibanding polyester.

Namun, elastisitas ini bisa memberikan keuntungan sekaligus kelemahan tergantung pemakaian tasnya.

Maksudnya, saat digunakan sebagai bahan tas yang membutuhkan elastisitas tinggi, maka nylon mungkin akan lebih baik. Sebaliknya, jika elastisitas tasnya tidak begitu diperlukan, maka polyester bisa menjadi solusi yang baik.

Perbedaan lainnya terletak pada kekuatan masing-masing material. Secara rasio, nylon memiliki rasio kekuatan yang lebih baik. Namun, perlu diketahui bahwa nylon tidak selamanya lebih kuat dari pada polyester.

Sementara itu, polyester punya kekuatan di sisi penyerapannya terhadap air. Di sini, polyester dikenal lebih baik ketimbang nylon. Selain itu, dia juga memiliki lebih banyak pilihan warna dibanding nylon.

Jika Anda menghendaki tas dengan warna colorful yang keren, pilihlah yang berbahan polyester.

Bagus bahan kanvas atau polyester

Salah satu perbedaan paling kentara antara keduanya adalah soal ketebalan. Kain kanvas dikenal memiliki ketebalan yang lebih baik. Hal ini bisa menjadi kekuatan sekaligus kelemahan tergantung jenis bag yang dibuat.

Selain itu, warna kanvas juga terbilang monoton. Anda hanya bisa memilih warna-warna netral seperti coklat, krem, biru, abu-abu, dan semacamnya. Sementara untuk warna-warna colorful, Anda hanya bisa mendapatkannya dari poliester.

Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan tas yang warnanya bervariasi dan menarik, bahan polyester tas adalah pilihan terbaik. Kami sebagai konveksi tas terbaik siap memberikan siap melayani dari proses pemilihan kainnya sampai tas yang berkualitas jadi serta siap Anda gunakan.

Apa Itu Bahan Tas Taiga, Kelebihan, dan Kekurangannya

Apa Itu Bahan Tas Taiga, Kelebihan, dan Kekurangannya

Punya tas berbahan kulit? Bisa jadi, itu adalah bahan tas taiga. Kenali karakteristiknya biar bisa merawatnya dengan baik.

Taiga merupakan salah satu bahan kulit yang saat ini sedang gencar digunakan untuk membuat tas, dompet, hingga sabuk. Oleh karena itu, Anda bisa dengan mudah menemukannya di pasaran.

Jika saat ini Anda sedang butuh tas, maka bag berbahan taiga bisa menjadi pilihan yang pas. Pasalnya, material ini memiliki sejumlah kelebihan yang tidak bisa dianggap enteng.

Di samping itu, jika Anda sudah punya tas berbahan kulit di rumah, silakan cek dulu. Siapa tahu bahannya adalah taiga.

Jika benar demikian, maka Anda perlu tahu cara perawatannya supaya awet dan bisa dipakai dalam jangka waktu lama.

Pada kesempatan ini, kami akan memberikan informasi mengenai apa itu taiga, kelebihan, kekurangan, sekaligus trik perawatannya yang mudah. Selamat menyimak.

Kulit taiga adalah

Kulit taiga merupakan salah satu jenis material yang dikembangkan dari kulit sintetis. Dengan kata lain, taiga tidak menggunakan kulit hewan asli yang kini memang sudah dibatasi/dilarang pemakaiannya.

Kulit ini memiliki karakteristik yang khas sehingga membuatnya mudah dikenali. Berikut ini beberapa karakteristik umumnya:

  • Memiliki permukaan yang agak kasar dengan garis-garis silang.
  • Sebagian permukaannya terasa lembut dan tampak sedikit mengkilap.
  • Sedikit elastis.
  • Terlihat kokoh.

Dengan karakteristik umum seperti di atas, bahan ini cocok dijadikan sebagai bahan tas, dompet, hingga ikat pinggang. Sebab, selain bahannya kuat, tampilan luarnya juga bagus sehingga bisa menunjang penampilan atau fashion Anda.

Karakteristik bahan tas taiga

Karakteristik bahan tas taiga

Sebagaimana dijelaskan di atas, kulit taiga memiliki beberapa karakteristik yang sangat cocok digunakan untuk membuat tas. Lantas, bagaimana kira-kira karakteristik tas yang dihasilkan jika bahannya adalah taiga? Berikut ini ciri-cirinya:

  • Tas yang dihasilkan akan terlihat lebih kokoh.
  • Meski kokoh, tasnya tidak kaku dengan sedikit elastisitas yang membuatnya tetap terasa nyaman dipakai.
  • Tampak luar, tasnya terlihat cantik karena ada efek mengkilap.
  • Terasa lembut saat diraba.
  • Garis-garis silang yang dimiliki kainnya memberikan tekstur tersendiri pada tas tersebut.

Dengan sejumlah karakteristik di atas, tidak heran bila kulit sintetis ini dipilih sebagai bahan oleh sejumlah brand terkenal. Bahkan, Anda bisa menjumpai tas impor berbahan taiga di pasaran.

Pada awalnya, LV adalah brand yang mengenalkan material ini ke pasaran. Kemudian diikuti oleh brandbrand ternama lain.

Dengan seiring berkembangnya zaman, material ini makin dikenal. Hingga kini, bag dengan bahan kulit sintetis satu ini semakin disukai oleh pencinta mode. Anda bisa menemukan berbagai jenis tas dibuat dari kulit ini.

Bahkan, sama dengan kain kanvas yang biasanya dipakai untuk membuat totebag, Anda pun bisa menemukan totebag berbahan kulit sintetis satu ini.

Kelebihan kain taiga untuk tas

Kelebihan kain taiga untuk tas

Untuk mengenali lebih jauh tentang bahan ini, berikut ini kami sampaikan beberapa kelebihannya:

1. Tampak luar terlihat cantik

Kulit ini memiliki tampilan luar yang bagus. Teksturnya lembut dan mengkilap sehingga terlihat mewah saat digunakan sebagai bahan tas. dengan tampilan semacam ini, Anda bisa memadukannya dengan gaya formal hingga santai dengan mudah.

2. Kokoh dan tahan lama

Taiga juga dikenal dengan bahannya yang sangat kokoh atau kuat. Artinya, Anda bisa memakainya untuk membawa banyak barang. Selain itu, dengan kekuatannya yang baik, tasnya akan lebih tahan lama atau awet.

3. Kedap air

Tasnya kedap terhadap air sehingga barang yang ada di dalamnya akan aman. Saat terkena cipratan air pun Anda bisa langsung mengelapnya dengan tisu dan permukaan tasnya akan kembali kering seperti semula.

4. Mudah dibersihkan atau dirawat

Kulit taiga juga mudah dibersihkan. Tak hanya dari air, tetapi juga dari noda-noda lainnya.

5. Harga yang lebih terjangkau

Soal harga, tas berbahan taiga cenderung lebih terjangkau dibanding kulit asli. Anda bisa membeli produknya dengan harga mulai 100 ribuan sampai 500 ribuan. Tergantung ukuran, brand, model, dan jenis tasnya.

Kekurangan bahan tas taiga

Perlu diketahui bahwa kain ini terbilang tidak memiliki kekurangan. Pasalnya, dia memiliki karakter yang menyerupai kulit asli namun dengan perawatan yang lebih mudah. Selain itu, keuntungan lainnya adalah ketersediaannya lebih banyak karena tidak diambil dari kulit hewan sungguhan.

Cara merawat bahan kulit sintetis taiga

Jika Anda memiliki produk berbahan taiga, baik itu tas maupun produk lainnya, maka rawatlah dengan baik. Berikut ini adalah contoh cara merawat tas berbahan taiga:

  • Jika terkena noda, Anda bisa mengelapnya dengan tisu.
  • Supaya mudah, Anda bisa menambahkan minyak kayu putih ke tisu tersebut.
  • Selain tisu dan minyak kayu putih, pembersihan tas juga bisa dilakukan dengan memakai kain basah.
  • Jangan gunakan bahan pemutih.
  • Jangan lupa bersihkan juga furing tasnya.
  • Pastikan untuk menjauhkan tasnya dari noda yang mudah terserap ke dalam kain. Misalnya tinta atau cairan lain yang sulit dibersihkan.
  • Jika ada noda membandel, Anda juga bisa menggunakan sabun bayi kemudian lap dengan kain kering.

Itulah cara mudah merawat bahan tas taiga. Tertarik untuk membuat tasnya? Kami siap membantu. Tim konveksi tas Bandung akan membantu memilihkan kain terbaik kemudian membuatnya menjadi produk berkualitas dengan harga terjangkau untuk Anda.

10 Jenis Bahan Kanvas Tas Terbaik dan Karakteristiknya

10 Jenis Bahan Kanvas Tas Terbaik dan Karakteristiknya

Tahukah Anda kalau bahan kanvas tas itu ada banyak ragamnya? Kenali masing-masing karakteristiknya untuk mendapatkan kualitas terbaik.

Saat ini, kanvas merupakan salah satu jenis bahan tas yang cukup terkenal. Anda bisa dengan mudah menemukan bag berbahan satu ini di pasaran. Baik itu di mall maupun di pasar modern.

Namun, Anda perlu tahu bahwa meski sama-sama disebut tas kanvas, jenis bahannya bisa jadi berbeda. Perbedaan tersebut bisa dilihat langsung dari tekstur kain, ketebalan, hingga pilihan warnanya.

Artikel ini akan membahas tentang material canvas secara detail. Selamat menyimak.

Bahan tas kanvas seperti apa? Ini karakteristik umumnya!

Pada awalnya, kanvas hanya digunakan sebagai media untuk melukis. Seratnya yang tebal dianggap sempurna untuk menggambar sekaligus menyampaikan pesan sebuah seni.

Bahan kanvas tas seperti apa, Ini karakteristik umumnya

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, canvas juga dipakai sebagai bahan dalam pembuatan beberapa produk seperti tas, sepatu, hingga jaket. Bahkan, dia juga dipakai untuk membuat aksesori.

Hal ini membuktikan bahwa pemanfaatan canvas kian luas dengan ketebalan yang sangat pas untuk berbagai macam kebutuhan.

Bahan dasar utama kanvas pada awalnya adalah jerami yang ramah lingkungan. Namun, seiring dengan kebutuhan manusia, canvas kini juga dibuat dari bahan lain seperti linen atau kapas tanpa meninggalkan kualitas terbaiknya, yakni kuat dan tebal.

Khusus untuk material tas, karakteristik umum kanvas adalah:

  • Bahannya kuat.
  • Seratnya memiliki ketebalan yang pas.
  • Motif benangnya terlihat dengan jelas.
  • Terkenal awet atau tahan lama.

Namun seperti yang dijelaskan di atas, kain ini kini sudah terdiri dari beberapa jenis berbeda. Masing-masing punya sedikit perbedaan karakteristik.

Jenis bahan kanvas tas dan ciri-cirinya

Jenis bahan kanvas tas dan ciri-cirinya

Berikut ini adalah beberapa jenis kain canvas yang perlu Anda tahu:

1. Bahan blacu

Blacu merupakan salah satu contoh bahan totebag yang dibanderol dengan harga murah. Bahan ini memiliki karakteristik yang kasar karena status kainnya masih unfinished.

Blacu juga terbilang tidak tebal seperti canvas kebanyakan sehingga kurang kuat. Dengan kata lain, soal kualitas blacu memiliki kualitas yang lebih rendah bila dibandingkan dengan canvas lainnya.

Jika Anda membutuhkan tas dengan harga murah dan mau membuatnya dalam jumlah banyak untuk acara atau keperluan tertentu, maka blacu bisa menjadi material yang dapat diandalkan.

2. Kain marsoto

Jika Anda menghendaki canvas dengan permukaan yang halus, maka marsoto adalah jawabannya. Selain halus, karakter unik lain yang dimiliki oleh marsoto adalah terdapat bintik-bintik pada permukaan kainnya.

Bintik-bintik tersebut membuatnya mirip dengan cordura yang merupakan salah satu bahan tas yang bagus.

Kain marsoto umumnya dibanderol dengan harga yang agak mahal. Meski begitu, harga ini tergolong layak karena kualitas kainnya yang bagus.

3. Bahan kanvas ripstop

Dibanding blacu, ripstop lebih bagus. Ciri khasnya terlihat pada serat berbentuk persegi atau kotak. Bahannya tidak terlalu tebal sehingga kesannya sangat ringan saat dibawa.

Menariknya, bahan ini umumnya memiliki harga jual yang cukup tinggi saat sudah membentuk produk seperti tas hingga pakaian.

4. Kanvas terpal

Terpal merupakan jenis canvas yang memiliki ketebalan paling tinggi dibanding jenis lainnya. Tak heran bila bahan ini pula yang dinilai memiliki kekuatan dan daya tahan terbaik.

Canvas terpal tidak akan bergeming meskipun ditusuk memakai benda yang runcing. Maka dari itu, terpal sangat pas dijadikan sebagai bahan kanvas tas yang membutuhkan kekuatan dan daya tahan terbaik.

Menariknya lagi, selain kuat terpal juga tahan atau kedap air. Sangat aman buat barang yang disimpan di dalamnya.

5. Kain canvas sueding

Sueding merupakan kain yang punya ciri khas dan mudah dikenali. Material ini punya lapisan tipis yang agak berbulu. Selain itu, saat ada benang atau material lain yang lebih ringan, maka material tersebut bisa menempel pada sueding.

Sueding memiliki tekstur yang lembut. Bahannya juga tidak terlalu tebal sehingga tidak hanya cocok buat tas tetapi juga pakaian.

6. Kanvas PE

PE adalah gabungan antara polyester dan katun. Meskipun dibuat dari dua karakteristik bahan dasar yang berbeda, kanvas PE ini cenderung terasa panas saat dipakai.

Menariknya, material ini punya kekuatan yang baik. Selain itu, harganya juga cenderung lebih murah dibanding jenis kain lainnya.

Oleh karena itu, apabila Anda mau membuat tas dalam jumlah banyak dengan daya tahan yang baik, maka kanvas PE bisa jadi solusinya.

7. Bahan kain kanvas ring

Kain ini sedikit lebih tipis dari pada marsoto. Kainnya juga tidak kaku namun tetap kuat dan tahan lama. Dengan karakteristik tersebut, canvas ring sangat cocok dijadikan sebagai bahan tas untuk wanita dan pria.

8. Kain canvas infinity

Bahan ini umumnya digunakan sebagai material pembuat sofa. Namun, semakin ke sini bahannya juga sering dipakai untuk membuat tas. Pasalnya, infinity punya karakteristik yang awet dan kuat.

9. Baby canvas

Ciri khas dari baby canvas adalah memiliki pori-pori yang cenderung lebih kecil dibanding jenis lainnya. Pori-porinya yang kecil dan rapat ini membuat baby canvas terlihat lebih enak dipandang.

Terlebih lagi, kainnya juga lembut dan halus saat dipegang. Sifat bahannya pun tidak kaku sehingga sering menjadi incaran.

Baby canvas ini sangat mudah didapatkan dengan harga terjangkau. Hal tersebut menjadi nilai tambah dari material ini.

10. Bahan kanvas motif

Kanvas motif merupakan material yang memiliki kualitas terbaik dengan tampilan yang memikat. Bahannya tebal dan kuat dengan tambahan motif yang menarik. Anda bisa memakainya untuk membuat beragam jenis tas, khususnya totebag kece.

Itulah beberapa jenis bahan kanvas tas yang perlu Anda tahu. Untuk mendapatkan kain atau membuat tas berbahan ini Anda bisa langsung menghubungi kami, konveksi tas yang selalu mengedepankan kualitas.

Definisi Furing Tas Adalah dan Beragam Jenis Terbaik

Definisi Furing Tas Adalah dan Beragam Jenis Terbaik

Furing tas adalah bagian penting dalam pembuatan bag. Mari kenali pengertian dan fungsinya agar mudah menentukan jenis kain terbaik.

Furing merupakan sebuah lapisan tambahan yang disematkan pada produk garmen. Tidak hanya tas, Anda juga bisa menemukan lapisan ini pada baju, rok, jaket, dan yang lainnya.

Umumnya, kain yang digunakan lebih tipis dari pada kain utamanya. Maka dari itu, penting sekali buat Anda untuk pandai memilih bahan yang cocok buat furing pada bag.

Pengertian furing tas adalah

Furing tas yaitu lapisan tambahan yang ada pada sebuah tas. Lapisan tambahan ini berupa kain yang biasanya lebih tipis dari pada bahan utamanya.

Pengertian furing tas adalah

Misalnya, Anda membuat totebag. Maka, Anda akan membutuhkan bahan totebag yang bagus sebagai pembentuk utama dari bag tersebut. Kemudian, Anda juga bisa menambahkan kain tipis di bagian dalamnya sebagai furing.

Kedua bahan ini kemudian dijahit menjadi satu supaya membentuk satu kesatuan bag yang tidak hanya indah tetapi juga memiliki fungsi maksimal.

Hal yang sama juga berlaku untuk jenis bag lainnya seperti ransel, tas selempang, handbag, koper, dan yang lainnya. Untuk membuat bags tersebut, Anda tidak hanya butuh satu jenis bahan, melainkan lebih dari itu.

Agar lebih jelas, Anda tentu sering melihat dalam sebuah koper biasanya ada kain tipis yang ada di dalamnya. Material inilah yang langsung bersentuhan dengan benda yang dimasukkan dalam koper. Itulah yang dinamakan furing.

Fungsi furing tas

Pertanyaannya, mengapa memberikan furing pada tas itu penting? Untuk mengetahui alasannya, silakan simak fungsi furingnya di bawah ini:

1. Sebagai lapisan dalam bag dan pembentuk kompartemen berbeda

Sebagaimana diketahui, di dalam sebuah bag terdapat sejumlah kompartemen berbeda yang memiliki ukuran dan fungsi beragam. Ada yang ukurannya besar, ada pula yang kecil.

Kompartemen ini biasanya dibuat dengan furing, bukan bahan utamanya.

Untuk bag berbahan kulit misalnya, di dalamnya ada kain tipis yang membentuk kompartemen kecil untuk membawa atau meletakkan barang.

2. Tas makin rapi

Dalam tas, ada bekas jahitan dari bahan utama yang kadang tidak sedap dipandang mata. Nah, tugas furingnya adalah untuk menutupi kekurangan tersebut dan membuatnya terlihat rapi.

3. Kemudahan dalam perawatan tasnya

Saat ada noda yang ada di dalam bag, Anda cukup membersihkan furingnya yang jelas akan lebih cepat kering karena kainnya yang tipis.

4. Membuat tas yang terlihat lebih tebal

Dengan tambahan lapisan dalam, bag juga akan terlihat lebih tebal dan kuat.

5. Memberikan efek adem

Saat bahan utama tas bersifat panas, furingnya bisa membuat bagian dalam bag terasa lebih adem sehingga saat bersentuhan dengan kulit, tasnya akan terasa adem dan nyaman.

Jenis kain furing untuk tas

Kain furing yang dipakai untuk ransel, koper, dan jenis lainnya umumnya berbeda dengan pakaian. Bila pada pakaian, Anda menemukan kain dalaman dengan ciri yang tipis dan adem, maka pada bag Anda membutuhkan yang punya ciri di bawah ini:

  • Agak tipis (sedikit lebih tebal dari furing pakaian).
  • Kainnya kaku.
  • Umumnya dipilih yang permukaannya bertekstur.

Salah satu jenis kain yang umum digunakan sebagai furing bag adalah kain parasut. Di bawah ini adalah beberapa jenis kain parasut yang bisa Anda gunakan:

  • Tafeta 190T.
  • Parasut super.
  • Parasut diamond.
  • Kain parasut honey cons.
  • Bahan parasut tipis.

Selain parasut, Anda juga bisa pakai kain asahi atau spunbond yang juga bisa dipakai sebagai bahan goodie bag.

Terakhir, kunci dalam menemukan kain furing tas adalah mengenali bahannya. Untuk itu, jika Anda kesulitan mendapatkannya, kami siap membantu. Sebagai konveksi tas Bandung yang berpengalaman, kami sudah melayani banyak pelanggan mulai dari pemilihan bahan, proses pembuatan, hingga tasnya siap digunakan.

Goodie Bag Adalah dan Perbedaannya dengan Totebag

Goodie Bag Adalah dan Perbedaannya dengan Totebag

Goodie bag adalah istilah untuk menyebut tas hadiah. Kenali definisinya dengan baik agar tidak tertukar dengan totebag karena bentuknya yang hampir sama.

Goodie bag sebenarnya berasal dari istilah “goody bag”. Penulisan goody adalah yang benar secara bahasa. Namun, kata goodie-lah yang dipilih secara umum untuk menyebut tas hadiah ini.

Bentuk tas ini sangat simpel, hampir menyerupai totebag. Tak heran bila banyak yang berpikir bahwa keduanya sama. Padahal, jika dirunut secara detail, keduanya jelas berbeda.

Pada kesempatan ini, kami akan membahas definisi dari goodybag dan perbedaannya dengan tote bag. Selamat menyimak sampai selesai.

Definisi goodie bag adalah

Sebagaimana dijelaskan di atas, pemakaian istilah goodie bag kini sudah berlaku umum di Indonesia. Istilah ini lebih terkenal dibanding versi aslinya yang benar yakni “goody bag”.

Definisi goodie bag adalah

Goody bag sendiri merupakan istilah dalam bahasa inggris. Diambil dari kata good dan bag yang memiliki arti dasar tas bagus.

Namun, definisi dari istilah goody bag sendiri adalah sebuah tas yang berisi hadiah kecil. Jadi, secara ringkas istilah ini diartikan sebagai tas hadiah.

Bag satu ini umumnya diberikan kepada pengunjung, pemenang hadiah, tamu ulang tahun, tamu pesta tertentu, atau yang lainnya. Di dalam tasnya sudah ada hadiah bagi penerimanya.

Karena fungsinya yang sederhana, bentuk tas ini juga cukup sederhana. Bentuknya persegi panjang dengan tambahan tali pegangan yang ada di kedua sisi tas bagian atas.

Bentuknya yang sederhana ini membuatnya hampir menyerupai totebag, padahal keduanya berbeda.

Perbedaan tote bag dan goodie bag

Perbedaan tote bag dan goodie bag

Untuk memahami lebih detail mengenai goodie bag adalah, berikut ini kami rangkum beberapa poin yang membedakan goody bag dan totebag:

Bahan

Meskipun memiliki bentuk yang sama-sama sederhana, tas hadiah ternyata memiliki bahan yang sedikit berbeda dengan bahan totebag.

Goody bag umumnya dibuat dari bahan-bahan seperti art paper, paper, art carton, hingga bahan non woven seperti spunbond.

Sedangkan bahan totebag jauh lebih variatif. Anda bisa membuatnya dari kain polyester, kanvas, nylon, kain goni, dan yang lainnya. Bahkan, bahan spunbond juga masih bisa dipakai untuk membuat tas jinjing satu ini.

Perbedaan bahan ini berkaitan erat dengan fungsinya. Di mana bahan totebag yang bagus biasanya cenderung kuat dan tahan lama.

Lalu, apa mungkin goody bag berbahan kain? Mungkin saja, asalkan ada permintaan dari pembeli. Biasanya, hal ini dilakukan supaya tas hadiahnya menjadi lebih kuat atau terkesan lebih mahal sehingga bisa menjadi alat branding tersendiri buat perusahaan.

Fungsi

Fungsi dari kedua tas ini juga berbeda. Kalau goodie sudah jelas fungsinya adalah untuk menampung benda kecil yang hendak dihadiahkan atau diberikan kepada orang lain.

Sementara itu, fungsi totebag lebih luas. Anda bisa menggunakan totebag untuk berbelanja, membawa dokumen tertentu, membawa pakaian, atau benda-benda berukuran besar dan berat lainnya. Tentu saja, pemanfaatannya juga harus disesuaikan dengan ukuran tasnya.

Harga goodie bag vs totebag

Perbedaan lain totebag dan goodie bag adalah soal harga. Karena fungsi goody mau dibagikan secara gratis kepada orang lain, maka tentu harganya harus lebih murah dibanding totebag.

Anggaran yang dibutuhkan untuk membuat goodybag tentu harus sedikit. Sebab, umumnya goodybag dibuat dalam jumlah yang banyak dalam satu waktu oleh satu pemesan.

Sementara totebag memiliki harga yang bervariasi tergantung pada bahan yang digunakan, ukurannya, hingga tipe dan modelnya.

Desain

Soal desain, keduanya juga memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Goody bag yang pada dasarnya hanya berguna untuk memberikan hadiah memiliki desain simpel dan cenderung itu-itu saja. Paling hanya ditambahi sablon yang berisi keterangan atau tulisan pemberi hadiah atau acaranya.

Sementara untuk totebag, desainnya variatif. Anda bisa menemukan desain yang lebih kece, fashionable, dan trendy. Hal ini karena tas ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk memberikan hadiah tetapi juga dipakai untuk jalan-jalan, membawa barang ke kantor, liburan, atau yang lain.

Anda mungkin tidak hanya akan menemukan sablon tulisan di sebuah totebag. Melainkan juga sablon gambar tertentu hingga aksesori kecil yang akan mempercantik tasnya.

Dengan desain semacam ini, Anda pun bebas mau memadukan totebag dengan pilihan baju dan gaya fashion sehari-hari. Mulai dari ke kantor, hangout bersama teman, atau sekedar berbelanja biasa.

Cara pembuatan

Perbedaan yang terbilang mencolok dari keduanya adalah cara pembuatannya. Umumnya, tas hadiah tidak dijahit. Dia cukup dilem atau disatukan memakai mesin pemanas. Tujuannya adalah agar bahannya merekat dengan baik.

Sementara itu, totebag jelas butuh proses jahit oleh tenaga ahli supaya hasilnya bagus.

Namun, proses ini kembali ke pemesan. Jika Anda memang menghendaki tas hadiah yang dijahit, maka sebaiknya komunikasikan dan pesan langsung ke konveksi tas murah. Dengan begitu, fungsi lain goodie bag adalah tidak hanya sebagai tas hadiah tetapi bersifat multifungsi buat penerimanya.

10 Rekomendasi Bahan Totebag yang Bagus, Kuat, dan Tahan Lama

10 Rekomendasi Bahan Totebag yang Bagus, Kuat, dan Tahan Lama

Bahan totebag yang bagus menjadi poin penting bila Anda mau punya tas yang kuat dan tahan lama. Temukan rekomendasi bahannya di sini!

Sebagaimana diketahui, totebag menjadi salah satu jenis tas yang cukup digandrungi karena bentuknya yang simpel dan mudah digunakan.

Anda bisa memakainya untuk membawa barang berukuran besar maupun kecil, berat maupun ringan. Semua barang seolah bisa masuk ke dalamnya.

Tas ini multifungsi. Maka dari itu fungsi tersebut harus ditunjang dengan pilihan bahan terbaik agar tasnya tidak mudah rusak dan sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pemakainya.

Daftar bahan totebag yang bagus dan recommended

Daftar bahan totebag yang bagus dan recommended

Untuk mendapatkan material totebag terbaik, di bawah ini sudah kami rangkum beberapa pilihan materialnya untuk Anda:

1. Bahan totebag kanvas

Ini adalah kain yang paling terkenal bagus dalam pembuatan totebag. Alasannya, kanvas itu tebal dan kuat sehingga tetap awet meski digunakan sehari-hari.

Bahan totebag kanvas

Selain itu, pilihan warnanya cenderung lebih banyak sehingga model tasnya juga lebih bervariasi. Tak hanya putih, Anda bisa memilih warna-warna netral lain sekaligus warna colorful jika memilih bahan totebag kanvas.

Namun, perlu diketahui bahwa harga kain kanvas cenderung lebih mahal dibanding bahan lainnya.

2. Kain goni untuk tote bag

Bahan totebag yang bagus berikutnya adalah kain goni. Kelebihan dari kain ini adalah harganya yang murah, mudah didapatkan, warnanya netral, dan cukup kuat untuk membawa barang. Selain itu, kain ini juga lebih ramah lingkungan karena terbuat dari serat alami.

Kain Goni untuk tote bag

Kekurangannya adalah warnanya cenderung monoton dengan sedikit pilihan. Selain itu, bahannya juga agak kaku dan kasar.

Jika Anda tidak mempermasalahkan kekurangannya tersebut, maka memilih goni bisa jadi pilihan yang pas. Anda bisa membuat tas yang ukurannya kecil hingga besar dengan harga yang tidak terlalu mahal.

3. Material tote bag kain baby canvas

Sesuai namanya, material ini masih tergolong dalam tipe kain kanvas. Karakteristiknya adalah memiliki serat kain yang tebal dan sifatnya sangat kuat sehingga cocok untuk pembuatan tas.

Pada awalnya, baby canvas digunakan sebagai media untuk melukis. Namun, saat ini sudah banyak ditemukan produk jaket, kemeja pria, sepatu, hingga tas yang terbuat dari kain ini.

Baby canvas memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan kain kanvas biasa. Perbedaan tersebut terletak pada ketebalan bahannya, yang mana versi baby canvas cenderung lebih tipis. Meski begitu, dia tetap menjadi bahan totebag yang bagus karena ketebalannya tergolong pas dan tidak terlalu tipis.

Selain ketebalannya, kelebihan lain yang dimiliki oleh baby canvas adalah awet, tidak mudah robek, tekstur kainnya lembut, lebih tebal dibanding baloteli, tidak mudah kusut, tidak mudah lusuh, dan memiliki pori-pori kain yang padat atau kecil.

4. Bahan blacu tote bag

Blacu menjadi salah satu kain yang cukup bisa diandalkan untuk membuat tote bag. Khususnya untuk tas-tas yang biasanya digunakan sebagai suvenir.

Pasalnya, kain blacu memiliki harga yang relatif murah bila dibandingkan dengan kanvas dan baby canvas. Artinya, membuat suvenir berbahan blacu dalam jumlah banyak tetap akan menghemat anggaran.

Jika Anda tertarik untuk memakai blacu, maka perlu diketahui bahwa kain blacu pada dasarnya terbuat dari kapas. Hanya saja, dia memiliki permukaan yang cenderung kasar dan lebih tipis.

Pilihan warna kain blacu masih murni, netral, dan tidak terlalu mentereng sehingga Anda bisa memakainya dengan leluasa. Bisa dipadukan dengan gaya berpakaian apa saja.

Menariknya lagi, kain ini terbilang lebih ramah lingkungan dan lebih mudah didaur ulang. Maka dari itu, tak heran bila blacu menjadi material untuk membuat beragam produk seperti pouch, drawstring, hingga taplak meja.

5. Bahan denim untuk totebag

Denim ternyata tidak hanya cocok dibuat jadi celana dan jaket saja, melainkan juga bisa menjadi salah satu bahan tas yang bagus dan direkomendasikan.

Material ini dikenal dengan kainnya yang tebal dan kuat sehingga akan menghasilkan totebag yang kuat dan tahan lama. Soal pilihan warna, denim punya opsi warna-warna netral seperti biru, donker, hitam, dan sejenisnya.

Menariknya lagi, totebag berbahan denim juga terlihat kekinian dan bisa memberikan kesan keren pada penampilan Anda.

6. Tote bag bahan spunbond

Spunbond merupakan nama lain dari polypropylene. Kain satu ini sering dipakai untuk menggantikan plastik dan kertas untuk membuat tas belanja (shopping bag), suvenir, hingga goodie bag.

Selain itu, spunbond juga digunakan untuk membuat tutup kepala, masker, hingga disposable diapers karena bahannya yang dikenal higienis.

Kain ini dibedakan menjadi beberapa tipe berdasarkan beratnya yang sekaligus menjadi pembeda ketebalannya. Versi paling tipisnya yang sering digunakan untuk membuat masker dan penutup kepala memiliki berat 25 sampai 50 gram.

Sementara ukuran sedang yang memiliki berat 55 sampai 75 gram sering dipakai untuk membuat goodie bag. Selanjutnya, ada varian 100 gram yang merupakan versi paling tebal. Versi ini umumnya dipakai untuk membuat tas yang dipakai untuk membawa barang-barang berat.

7. Totebag bahan drill

Kain drill merupakan bahan yang punya tekstur pintalan miring atau diagonal dengan jalinan benang yang kuat.

Kain ini masuk dalam keluarga katun. Ada yang terbuat dari katun murni atau 100% katun, ada pula yang dicampur dengan bahan lain seperti polyester.

Bahan ini tersedia dalam beberapa varian, di antaranya adalah american dan japan drill. adapun karakteristik umumnya adalah kuat, tidak mudah robek, tidak mudah kusut, teksturnya lembut, permukaan dan bagian dalamnya berbeda.

8. Tote bag bahan polyester

Polyester juga bisa menjadi pilihan Anda saat mau membuat totebag. Selain harganya yang murah, polyester merupakan bahan yang tahan air. Anda tinggal mengelapnya saja bila sewaktu-waktu terkena gerimis atau air.

9. Material twill

Twill merupakan salah satu jenis kain drill. Bahan ini sangat direkomendasikan, baik di dalam maupun luar negeri. Sama dengan drill, kain ini juga punya pola garis diagonal atau melintang.

Karakteristik bahan ini adalah teksturnya sangat khas sehingga mudah dikenali, tenunannya rapat, lentur, teksturnya lembut, kuat, tahan lama, dan adem.

Selain itu, berbeda dengan nylon untuk tas yang tidak menyerap keringat, bahan ini justru mudah menyerap keringat.

Twill merupakan bahan yang multifungsi. Selain tas, Anda juga bisa membuat kemeja atau pakaian lain. Namun, perlu diketahui bahwa pilihan warnanya tidak terlalu banyak. Hanya warna-warna soft saja. Baiknya, warna twill tergolong awet dan tidak mudah pudar.

10. Scuba atau neoprene

Scuba juga dikenal dengan sebutan neoprene. Bahan ini dikenal dengan elastisitasnya yang tinggi. Kainnya tebal, tidak tembus pandang, dan tahan terhadap air. Itulah yang membuatnya makin cocok dipakai dalam pembuatan tas.

Selain totebag, Anda bisa membuat jenis tas lain dengan scuba atau neoprene. Di antaranya tas laptop, strap kamera, dan yang lainnya.

Sekarang, Anda sudah tahu beragam pilihan bahan totebag yang bagus. Kalau mau membuat tasnya sekarang dengan jahitan dan servis terbaik, konveksi tas Bandung siap membantu dari awal sampai tasnya siap digunakan.

Bahan Nylon untuk Tas, Apakah Bagus? Cek Di Sini!

Bahan Nylon untuk Tas, Apakah Bagus? Cek Di Sini!

Ada banyak produsen yang memakai bahan nylon untuk tas, termasuk merek branded. Apakah material ini bagus? Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Simak dalam artikel ini.

Sebagaimana diketahui, nylon memang menjadi salah satu jenis kain yang sering dipakai dalam berbagai macam pembuatan produk garmen. Tak terkecuali tas.

Material ini dikenal dengan harganya yang cukup murah. Karena harganya yang murah itulah produk yang dihasilkan pun bisa dibanderol dengan harga terjangkau.

Jelas, ini membuat produk akhirnya bisa dijual ke berbagai kalangan yang membutuhkan tas sesuai dengan budget mereka.

Nah, apabila Anda tertarik untuk menjadikan material ini sebagai bahan untuk tas, maka ketahuilah karakteristik, jenis, hingga kelebihan dan kekurangannya.

Karakteristik bahan nilon

Nilon merupakan bahan sintetis yang terbuat dari minyak bumi. Material ini bisa dicampurkan dengan bahan fiber lain untuk menghasilkan jenis kain baru.

Karakteristik bahan nilon

Nah, Sebelum membahas lebih jauh mengenai kelebihannya dalam pembuatan tas, akan lebih baik jika Anda mengenali dulu bagaimana karakteristik umum dari kain nilon. Di bawah ini adalah rangkuman karakteristiknya:

  • Bahannya ringan.
  • Sifatnya Kuat.
  • Seratnya tidak menyerap air.
  • Seratnya halus.
  • Kainnya cepat kering.
  • Bisa menahan kotoran dengan baik.
  • Tidak mudah robek.
  • Mudah dibentuk.
  • Mudah dicuci.
  • Permukaannya sedikit mengkilap.
  • Bahannya cukup panas.
  • Teksturnya kadang terasa kasar saat bergesekan dengan bahan lain.

Itulah beberapa karakteristik utama dari bahan nylon untuk tas. Agar bisa memahaminya dengan lebih jelas, kami akan membahas kelebihan dan kekurangannya di bawah ini.

Kelebihan kain nilon untuk tas

Berikut ini kelebihan kain nilon saat dipakai menjadi material dalam pembuatan tas:

1. Cepat kering

Mempunyai tas yang keringnya lama memang kadang menyusahkan. Betapa tidak, tas yang dibutuhkan setiap hari terkadang tidak siap pakai hanya karena masih basah atau kering tapi meninggalkan bau tidak sedap akibat kurang kering ketika dijemur.

Nah, dengan bahan nilon Anda bisa menghindari hal tersebut. Pasalnya, serat bahan nilon tidak mudah menyerap air dan dia cepat kering. Saat terkena hujan, barang yang ada di dalam tas akan tetap aman. Sementara saat dicuci, tasnya akan mudah kering sehingga siap untuk digunakan.

2. Tahan lama atau awet

Nilon juga dikenal dengan kekuatannya yang baik sehingga saat digunakan sebagai bahan tas akan memberikan kekuatan yang sama. Artinya, tasnya akan lebih awet dan tahan lama. Bahkan, ada pula yang secara khusus memilih nilon untuk membuat strap atau tali tas.

3. Bahannya kuat tapi ringan

Sebagaimana disampaikan di atas, kekuatan nilon sangat baik sehingga tahan lama. Baiknya lagi, kekuatannya yang baik itu diimbangi dengan bobot yang ringan.

Dengan kata lain, bahan nylon untuk tas memang terbilang bagus. Selain bisa mendapatkan produk yang awet, produknya juga tidak akan bikin repot. Anda bisa membawa tasnya dengan mudah. Tidak akan capek meskipun tasnya berisi barang banyak.

4. Mudah dibentuk

Bahan ini mudah dibentuk sehingga Anda bisa mendapatkan berbagai macam desain tas kekinian.

5. Mudah dicuci dan dirawat

Sebagaimana disampaikan di atas, material ini aman dari kotoran dan benda asing dari luar. Selain itu, dia juga mudah untuk dicuci dan dibersihkan.

Artinya, tas berbahan nilon tidak akan menyusahkan Anda. Tak perlu sering dicuci dan kalau pun dicuci, tasnya akan mudah kering.

Kekurangan kain nylon untuk tas

Sebagai bahan pertimbangan saat hendak memilih nilon untuk membuat tas, Anda juga perlu tahu beberapa kekurangan di bawah ini:

1. Mudah terbakar

Kain ini cukup mudah terbakar. Pasalnya, bahan dasar pembuatnya adalah minyak bumi sehingga tidak direkomendasikan untuk disetrika dalam suhu yang cukup tinggi. Bila dipaksakan disetrika dengan suhu tinggi, kainnya bisa jadi lengket.

2. Tidak menyerap keringat

Sudah dijelaskan di atas bahwa nylon memiliki karakteristik yang cukup panas. Ini akibat dari kemampuannya dalam menyerap keringat dan sirkulasi udaranya yang kurang bagus.

3. Panas dan tidak tahan terhadap sinar matahari

Perlu diketahui bahwa nilon tidak tahan terhadap sinar matahari. Akibatnya, warnanya akan mudah berubah jika sering terpapar sinar matahari.

Bahan nylon untuk tas vs bahan lainnya

Bahan nylon untuk tas vs bahan lainnya

Dilihat dari karakteristik umumnya di atas, bahan ini memang tampak sama dengan bahan lainnya. Oleh karena itu, di bawah ini kami buat rangkuman perbedaannya dengan material lain seperti polyester dan kanvas:

Bahan tas polyester vs nylon

Ada banyak orang yang kesulitan membedakan nilon dengan polyester. Untuk memahami lebih detail mengenai karakteristik keduanya, berikut ini perbedaannya:

  • Polyester biasanya lebih mudah kering dibanding nilon.
  • Soal berat, nilon lebih ringan.
  • Polyester tidak mengkilap, sementara nilon terlihat memiliki permukaan yang mengkilap.
  • Polyester lebih tahan panas dari pada nilon.
  • Nylon juga dikenal tidak waterproof, sementara polyester tidak tembus air dan cenderung lebih tebal.

Selain poin di atas, masih ada perbedaan lain. Salah satunya adalah varian polyester dan nilon. Yang mana, salah satu jenis polyester adalah dinir.

Bahan nilon vs kanvas

Selain polyester dan nilon, kanvas juga sering dipakai sebagai bahan tas. Lantas, apa bedanya kain nylon dengan kanvas? Lebih bagus bahan nilon atau kanvas? Berikut rangkumannya:

  • Kanvas dikenal dengan karakteristiknya yang kaku dan tebal. Tidak lentur seperti nylon.
  • Kain kanvas juga multifungsi dengan harga yang sangat murah.
  • Material kanvas terdiri dari berbagai macam jenis. Beberapa di antaranya ada yang waterproof. Hal ini jelas berbeda dengan nilon.

Agar lebih mudah membedakan keduanya, Anda perlu menggarisbawahi bahwa kanvas punya karakteristik yang tebal dan kaku. Jadi, dia lebih cocok dijadikan sebagai bahan sepatu, topi, atau tas-tas tertentu yang memang butuh sifat kaku.

Sementara contoh tas bahan nylon bisa dilihat pada ransel sekolah, tas selempang, tas pundak, dan yang lainnya. Material ini biasanya juga dipakai untuk membuat pakaian.

Jenis bahan nylon untuk tas

Jenis bahan nylon untuk tas

Perlu diketahui bahwa nylon terdiri dari beberapa jenis berbeda. Masing-masing tipe tersebut punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Lebih jelas, silakan simak ulasannya di bawah ini:

Nylon 6 dan 6,6

Ini adalah dua jenis bahan nylon untuk tas yang sering dijumpai di pasaran. Keduanya digunakan secara bergantian meskipun memiliki beberapa perbedaan karakteristik bila dirinci.

Salah satu perbedaannya terlihat pada ketahanannya terhadap panas. Yang mana versi 6,6 dikenal memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap panas bila dibandingkan dengan versi 6.

Sementara itu, versi 6 dikenal dengan elastisitasnya yang sangat baik dan kekuatannya yang tahan banting.

Selain perbedaan tersebut, keduanya secara umum punya karakteristik yang hampir sama seperti karakteristik utama yang dimiliki oleh nylon. Yang mana keduanya jelas tidak bisa menahan air atau tidak waterproof.

Nylon ripstop

Nylon ripstop merupakan salah satu jenis bahan tas yang bagus dan sering dipilih oleh sebagian besar orang. Material ini bukan murni nylon, melainkan gabungan dari serat 6, 6.6, dan serat lain yang berfungsi untuk menambah karakteristik dan kelebihannya.

Misalnya dengan menambahkan serat yang anti air sehingga kainnya nanti jadi lebih waterproof.

Selain jenis tersebut, masih banyak lagi jenis bahan nylon untuk tas lainnya. Maka dari itu, agar Anda tidak bingung saat mau memilih, percayakan langsung pada kami selaku konveksi tas berpengalaman. Kami akan memilih bahan sekaligus menciptakan tas terbaik buat Anda.

10 Bahan Tas yang Bagus (Bimo, Cordura, Polyester, Dinir, Kanvas, Denim, Taiga, Micro, Baby Ripstop, Dolby)

10 Bahan Tas yang Bagus (Bimo, Cordura, Polyester, Dinir, Kanvas, Denim, Taiga, Micro, Baby Ripstop, Dolby)

Cari rekomendasi bahan tas yang bagus? Tenang, ada banyak pilihan material yang dapat Anda masukkan ke dalam list. Tinggal disesuaikan saja dengan budget, spesifikasi, dan kualitas yang diperlukan. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan tas yang diimpikan.

Nah, salah satu material tas yang terkenal adalah dinir. Bahan ini memiliki karakteristik dan kelebihannya sendiri. Demikian juga dengan bahan-bahan lainnya.

Maka dari itu, penting buat pembeli untuk mengenali masing-masing bahan dengan cermat agar bisa mendapatkan tas dengan kualitas terbaik.

Untuk membantu Anda, kami akan memberikan rangkuman ulasan beberapa opsi bahan yang bagus untuk membuat bag. Selamat menyimak sampai selesai.

Rekomendasi bahan tas yang bagus (bimo, cordura, polyester, dinir, kanvas, denim, taiga, micro, baby ripstop, dolby)

Dalam mencari material untuk membuat tas, Anda perlu mempertimbangkan fungsi atau peruntukannya. Artinya, ketahui dulu bahan tersebut mau dipakai untuk membuat tas jenis apa. Sebab, lain material lain juga pemakaiannya.

Rekomendasi bahan tas yang bagus (bimo, cordura, polyester, dinir, kanvas, denim, taiga, micro, baby ripstop, dolby)

Bahan-bahan yang tipis misalnya, lebih cocok dipakai untuk membuat pouch, tas kosmetik, hingga soft case. Sementara untuk membuat ransel, backpack, hingga koper, Anda membutuhkan bahan yang cenderung lebih tebal sehingga bisa memuat lebih banyak barang secara kuat dan kokoh.

Adapun contoh material yang bisa Anda masukkan list rekomendasi adalah bimo, cordura, polyester, dinir, kanvas, denim, taiga, micro, baby ripstop, dan dolby.

Material-material tersebut sudah sangat terkenal dalam pembuatan tas dan memiliki karakteristik yang berbeda dengan banderol harga yang berbeda pula.

Berikut ini rangkuman ulasan mengenai masing-masing bahan di atas:

1. Bimo

Bimo merupakan salah satu bahan tas yang bagus dan termasuk dalam tipe cordura. Umumnya, material ini digunakan untuk membuat tas selempang, ransel, hingga carrier.

Bimo memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya adalah bisa digunakan sisi dalam dan luarnya sekaligus, daya tahannya tinggi, lentur dan tidak kaku, tahan air, tidak mudah sobek, dan yang terpenting ringan.

Itulah yang menjadi alasan kenapa Bimo menjadi material yang disukai banyak produsen tas.

Sama dengan jenis bahan lainnya, Bimo pun dibagi ke dalam beberapa kategori berbeda. Variannya dibedakan dengan angka tertentu. Anda perlu memilih dengan cermat saat membeli bahannya disesuaikan dengan jenis tas yang hendak dibuat.

2. Cordura

Cordura merupakan bahan yang terbuat dari campuran katun, nylon, dan polyester. Material ini memiliki beberapa kelebihan, di antaranya adalah kuat dan daya tahannya sangat baik.

Material tas Cordura

Saat ini, ada banyak sekali jenis kain cordura di pasaran. Salah satunya yang dikenal dengan nama nylon 1000D di pasaran. Lebih detail, cordura terbagi ke dalam tiga jenis bahan yakni versi biasa, nylon, dan 1000.

Untuk mengenalinya, secara umum karakteristik cordura adalah bahannya tebal sehingga tidak menerawang, anti air atau waterproof, teksturnya kasar, bahan kainnya panas, serat kainnya rapat dan tampak halus, dan ringan.

Dengan karakteristik tersebut, cordura menjadi salah satu bahan tas yang bagus dan populer di kalangan masyarakat.

3. Polyester

Polyester merupakan jenis kain yang sangat terkenal. Material satu ini digunakan pada hampir seluruh produk garmen. Sebut saja baju, rok, hingga celana dalam, semuanya menggunakan bahan ini dalam pembuatannya.

Bahan tas Polyester

Selain produk garmen tersebut, ternyata tas juga menjadi salah satu produk berbahan polyester yang kini makin banyak diminati.

Alasan utamanya jelas, polyester merupakan material dengan harga yang cenderung miring atau murah. Dengan material yang harganya murah, maka dihasilkan produk akhir siap pakai yang murah pula.

Permintaan pun bisa meningkat hanya karena harga yang terjangkau ini.

Selain karena harganya, karakteristik kain polyester juga bisa diandalkan sebagai bahan tas yang bagus. Hal ini karena polyester merupakan material yang punya ketahanan baik terhadap panas.

Soal kekuatan, polyester memang kurang baik. Namun, untuk menyiasati hal tersebut kini sudah ada polyester berlapis PVC yang akan memastikan produk akhir yang dibuat tetap kuat, kokoh, dan tahan lama.

Selain itu, polyester juga memiliki kelebihan dalam hal warna. Di mana ada banyak sekali pilihan warnanya, dari yang netral sampai yang colorful dan mencolok. Itu artinya, lebih mudah memilih bahan ini untuk membuat tas guna disesuaikan dengan tema fashion calon pembeli.

Jika Anda mau memilih polyester sebagai bahan tas, maka silakan sesuaikan jenis tasnya dengan baik. Pilihlah jenis tas yang tidak memerlukan bahan tebal dan kuat.

4. Dinir

Dinir atau dinier merupakan salah satu material yang masih termasuk dalam keluarga polyester. Artinya, dia memiliki sifat polyester yang ringan dan harganya murah. Bedanya, dinier ini sudah ditambahi dengan spesifikasi yang lebih baik sehingga tahan lama.

Dinir dibagi ke dalam beberapa varian. Untuk membedakan variannya, digunakan angka seperti 300, 600, 1682, 1050, dan yang lainnya.

Masing-masing angka tersebut menunjukkan karakteristik yang berbeda. Semakin tinggi angkanya, semakin tebal pula bahan dinirnya.

Maka dari itu, penggunaan masing-masing kain juga berbeda satu sama lain. Jika Anda mau membuat pouch atau tempat HP, silakan pilih yang 300D. Sementara untuk membuat ransel yang butuh bahan tebal, pilihlah yang digitnya lebih tinggi.

5. Kanvas

Bahan kanvas ini juga dikenal dengan katunnya tas. Material ini punya banyak sekali kelebihan sehingga masuk dalam salah satu bahan tas yang bagus dan direkomendasikan.

Bahan tas Kanvas

Di antara kelebihan yang dimiliki material ini adalah bisa dicuci, tahan lama, kuat, dan fleksibel. Selain itu, kanvas juga tidak rewel saat dijahit. Pasalnya, bahan ini sangat mudah dijahit. Anda tidak perlu bingung mencari jarum atau benang yang sesuai hanya untuk menjahitnya.

Saat sudah jadi tas pun, pihak pembeli bisa memperbaikinya jika memang terjadi sedikit kerusakan. Ini menjadi daya tarik tersendiri karena bisa menambah minat pembeli untuk membeli tasnya.

Terlebih lagi, material kanvas ini juga memiliki banderol harga yang sangat terjangkau sehingga mudah untuk melakukan penjualan saat produk tasnya sudah jadi.

Adapun contoh tas yang dibuat dari bahan katun atau kanvas adalah totebag, shopper bag, dan yang lainnya.

Sebagai catatan, kanvas terdiri dari beberapa varian berbeda. Di antaranya adalah marsoto, blacu, baby kanvas, sueding, ripstop, hingga kanvas PE. Masing-masing punya sedikit perbedaan jadi Anda harus teliti sebelum membeli.

6. Denim

Denim ternyata tidak hanya bagus untuk dijadikan bahan pembuat celana, kemeja, dan jaket saja. Material ini ternyata juga menjadi salah satu bahan tas yang bagus.

Alasannya, denim memiliki ciri khas yang kuat dan tahan lama. Selain itu, denim juga bisa dipakai untuk membuat produk yang cocok buat segala acara, baik formal maupun non formal.

Bahan tas Denim

Dengan memakai bahan ini, pihak konveksi akan mendapatkan produk yang terbilang multifungsi dan tahan lama. Nah, agar makin kece, umumnya bahan denim dikombinasikan dengan bahan lainnya.

Saat dikombinasikan dengan material lain, denim akan menjelma sebagai material yang keren dengan kesan yang berbeda. Anda bisa membuat tasnya terlihat hanya modern, modern dengan sentuhan klasik, atau justru sangat klasik.

Yang jelas, saat dipakai, denim akan memberikan kesan kokoh, kuat, sekaligus elegan dalam satu waktu.

7. Taiga

Taiga merupakan bahan tas dari kulit sintetis yang aman atau kedap air. Bahannya sangat kokoh namun elastis, mudah sekali dirawat dan dibersihkan.

Karakteristik ini tentu saja sangat menguntungkan saat dipakai ke dalam sebuah tas. Maka tak heran bila taiga menjadi salah satu bahan tas yang bagus dan direkomendasikan.

Salah satu ciri khas dari taiga adalah permukaannya yang sedikit kasar dengan bentuk garis-garis silang dengan tampilan yang sedikit mengkilap dan sedikit lembut.

Karena keistimewaannya, banyak sekali merek branded yang memakai taiga sebagai bahan pembuat tas mereka. Bahkan, Anda bisa menemukannya dalam tas-tas impor. Dengan kata lain, taiga memang sangat recommended dan dikenal sangat awet.

8. Micro

Micro adalah salah satu jenis kain microfiber yang sangat bagus. Tipe material ini terbentuk dari polyester dan nylon (polyamide) dengan rasio 4:1. Artinya, 80% bahannya adalah polyester sementara 20%-nya merupakan nylon.

Yang menjadi kelebihan penting dari bahan ini adalah mudah kering sehingga sangat pas untuk dijadikan tas.

Selain mudah kering, karakteristik lain yang dimiliki oleh micro adalah mampu menyerap air dengan lebih baik dan memiliki tampilan yang terlihat halus.

Adapun ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh micro adalah seratnya kecil, terasa licin saat dipegang, tipis seperti parasut, sifatnya jatuh, mengkilap di salah satu sisi dan sisi lainnya redup atau dop.

Dengan sifat semacam itu, micro tidak hanya dipakai untuk membuat tas saja, tetapi juga setelan seragam olahraga, jaket olahraga, hingga jaket klub, dan lain-lain.

Namun, perlu diketahui bahwa bahan micro terdiri atas beberapa tipe, yakni micro bintik, micro TR, hingga microfiber dan ripstop.

9. Baby ripstop

Sebagian besar konveksi tas menggunakan baby ripstop untuk membuat produk mereka. Hal ini wajar mengingat material ini merupakan gabungan antara beberapa bahan seperti kapas, polyester, sutra, nilon, dan polypropylene.

Di antara kelima bahan dasar tersebut, nilonlah yang paling mendominasi. Tak heran bila baby ripstop juga sering disebut dengan nama nylon baby ripstop.

Filamen material ini sangat rapat dan halus. Selain itu, pada sisi dalam kainnya terdapat lapisan karet rapat yang bertugas untuk menahan air supaya tidak tembus ke dalam.

Pola seratnya disusun secara unik sehingga kainnya tidak mudah sobek. Artinya, baby ripstop memang sangat pas dipakai sebagai bahan pembuat tas.

Baby ripstop dikenal dengan teksturnya yang kotak-kotak dengan selingan benang yang berukuran besar. Selain itu, dia juga dikenal sangat ringan sehingga nyaman dipakai sebagai bahan tas yang bagus. Istimewanya lagi, selain tahan air, baby ripstop juga tahan api.

10. Dolby

Dolby merupakan material polyester yang dikenal paling premium. Tak heran bila dolby dipilih sebagai kain untuk membuat ransel hingga tas fitness.

Adapun karakteristik dolby adalah memiliki tekstur yang wrinkle free, tahan terhadap air, tebal, dan tear resistant. Selain itu, dolby juga dikenal tidak panas, tidak berbulu, dan mengandung satin.

Soal harga, dolby ini memang cukup mahal karena memang secara karakteristik sangat istimewa dan berkualitas.

Itulah beberapa pilihan bahan tas yang bagus dan bisa Anda pilih saat membuat tas pribadi. Jika Anda mau membeli bahan atau membuat tasnya sekarang, Kami sebagai konveksi tas murah berkualitas siap membantu memberikan servis terbaik.

Pengertian Bahan Dinir Adalah, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan

Pengertian Bahan Dinir Adalah, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan

Bahan dinir adalah salah satu material yang cukup recommended dalam pembuatan tas. Mari kenali definisi, contoh, kelebihan, dan kekurangannya untuk memudahkan Anda dalam memilih produk terbaik.

Dinir atau kadang ditulis dinier atau dinnir merupakan salah satu bahan yang cukup sering dipakai dalam pembuatan tas. Karakternya yang kuat serta harganya yang terjangkau menjadi alasan mengapa bahan ini sangat dikenal.

Perlu diketahui bahwa dinnir terbagi ke dalam beberapa jenis. Masing-masing jenis memiliki ciri dan ketahanannya sendiri.

Pada kesempatan ini, kami akan memberikan ulasan mengenai pengertian hingga kelebihan dan kekurangan bahannya. Selamat menyimak sampai selesai.

Apa itu dinier? Bahan dinir adalah

Bahan dinir adalah salah satu jenis kain yang masih termasuk dalam tipe polyester. Produk ini mudah ditemukan di pasaran karena tingkat permintaan dan pemakaiannya yang tinggi.

Apa itu dinier Bahan dinir adalah

Ada banyak alasan yang menyebabkan produk ini begitu diminati masyarakat, baik oleh produsen tas maupun end-user. Di antara alasannya adalah jenis bahannya yang beragam dengan harga yang terjangkau.

Artinya, baik produsen maupun konsumen end-user bisa membeli bahan yang sesuai dengan kondisi keuangan mereka secara lebih leluasa.

Terlebih lagi, pilihan warna tasnya juga sangat beragam sehingga memudahkan produsen dalam membuat produk yang beragam untuk para konsumennya.

Saat dipakai untuk membuat tas pun kain berbahan dasar polyester ini juga memiliki karakter yang kuat. Bahkan, bahannya sering kali dipakai untuk membuat ransel atau backpack.

Sebagai informasi, pembagian jenis material dinier ini ditulis dengan kode D diikuti angka tertentu, yakni D 300, D 1682, D 420, D 1680 double, D 1680 single, D 600, dan yang lainnya.

Masing-masing jenis punya karakter yang sedikit berbeda dengan jenis lainnya. Namun, untuk mempermudah perbedaannya, Anda bisa melihat angka di belakang huruf D-nya. Semakin tinggi angka yang dicantumkan, maka semakin kuat dan tahan lama pula kainnya.

Pemakaian jenis kain tersebut umumnya juga berbeda. D 300 misalnya, dikenal tipis sehingga lebih cocok dipakai untuk tas kosmetik atau pouch. Jenis ini umumnya tidak digunakan dalam pembuatan ransel meski ada yang memakainya khusus pada ransel-ransel tipis.

Contoh tas bahan dinir

Untuk memperdalam pengetahuan tentang bahan dinir, berikut ini rangkuman contoh tas bahan dinir untuk Anda:

Dinir Soft (D 300)

D 300 merupakan salah satu jenis yang cukup sering dijumpai di pasaran. Jenis bahan ini umumnya disebut Dinir Soft. Pemakaiannya adalah untuk membuat tas model selempang, goodie bag, travel bag, hingga ransel tipis.

Contoh tas bahan dinir - Dinir Soft (D 300)

Cirinya adalah berserat kecil, tahan lama, dan susah dirobek.

Dinir D 1682

Sesuai dengan angkanya yang besar, dinir satu ini punya ketebalan yang cukup baik sehingga terkenal sangat tahan lama. Karena ketebalan tersebut, material ini bisa menghasilkan tas yang sangat kokoh dan kuat.

Terlebih lagi, terdapat lapisan anti air pada bahannya. Hal ini membuat tas yang dihasilkan pun bisa lebih tahan terhadap air sehingga menjadi nilai tambah tersendiri.

D 1682 ini merupakan material yang sering digunakan untuk membuat ransel atau tas-tas sejenis yang cenderung membutuhkan kekuatan karena dipakai untuk membawa banyak barang dan ketahanan terhadap air karena dipakai di luar ruangan (outdoor).

Dinir D 420

Selain cukup tebal, D 420 ini juga dikenal anti air. Contoh tas yang dibuat dari D 420 adalah goodie bag, tas kosmetik, hingga tas merchandise.

Meski tergolong cukup tebal, D 420 tidak banyak digunakan untuk ransel karena kainnya tidak bisa menopang banyak barang. Kecuali memang butuh ransel berbahan tipis dengan bahan terjangkau, Anda baru bisa memakai dinier satu ini.

Dinier D 600

Ini adalah salah satu jenis kain dinier yang mudah ditemukan di Indonesia. Bahkan, Anda bisa mendapatkannya langsung secara online di beberapa marketplace.

D 600 merupakan contoh bahan dinir yang dipakai untuk membuat produk kelas menengah seperti tas untuk instrumen musik, travel bag, ransel, hingga fitness bag.

Kualitas tas ini setara dengan harganya yang terjangkau sehingga banyak yang menyukainya. Bahkan, banyak orang yang kini memakai D 600 untuk membuat tas promosi.

Jenis lainnya

Selain beberapa jenis material di atas, Anda bisa menggunakan:

  • D 1680 untuk ransel hingga tas jinjing karena karakternya yang kaku dan kuat.
  • D 1050 untuk membuat koper.

Atau, Anda bisa menggunakan jenis lainnya sesuai dengan karakteristik materialnya.

Kelebihan dan kekurangan tas bahan dinir

Kelebihan dan kekurangan tas bahan dinir

Untuk mendapatkan tas terbaik, silakan cek beberapa kelebihan dan kelemahan dari material dinier dalam pembuatan tas di bawah ini:

Kelebihan bahan dinir

Berikut ini beberapa keunggulan material dinier dalam pembuatan tas:

  • Mudah dijumpai di pasaran.
  • Jenisnya beragam.
  • Harga bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan.
  • Pilihan warnanya banyak sehingga bisa disesuaikan dengan selera fashion masing-masing orang.
  • Kualitasnya tergolong baik bahkan ada yang disertai dengan fitur anti air.

Selain kelebihan di atas, masih ada beberapa hal lain yang membuat bahan dinier ini diminati banyak orang dan recommended untuk Anda pilih.

Kekurangan bahan dinir untuk membuat tas

Material ini terbilang minim kekurangan. Namun, karena jenisnya banyak, terkadang pembeli justru bingung dalam memilihnya.

Untuk itu, sebagai pembeli Anda harus pintar-pintar dalam memilih produk tasnya. Hanya dengan begitu, Anda bisa mendapatkan jenis dan kualitas tas yang sesuai berikut harganya yang pas.

Untuk memastikan bahan dinir adalah yang terbaik, silakan hubungi konveksi tas Bandung. Kami akan memberikan bahan terbaik dengan jahitan kuat dan rapi sehingga menghasilkan kualitas tas yang jempolan.