Karakteristik Bahan Cordura Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Karakteristik Bahan Cordura Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Salah satu material pembuat tas yang umum dikenal adalah bahan cordura. Tak hanya sebagai bahan tas ransel untuk aktivitas outdoor, namun beberapa sling bag atau waist bag juga ada yang menggunakan bahan ini. Tampilan luarnya terkesan premium, ditambah dengan bahan yang kuat dan waterproof, membuat bahan cordura banyak dipilih konsumen.

Pengertian Bahan Cordura

Pengertian Bahan Cordura

Bagi yang belum mengetahui seperti apa bahan cordura, bisa mencoba mencermati beberapa tas ransel yang dijual di pasaran. Banyak outlet perlengkapan outdoor yang menjual tas dengan bahan cordura, yang umumnya berbentuk ransel. Selain itu, ransel untuk perlengkapan militer juga umumnya menggunakan bahan cordura.

Nama cordura sebenarnya adalah sebutan untuk merek, yang hak ciptanya didaftarkan pada Tahun 1929 oleh perusahaan asal Amerika yang dikenal dengan nama DuPont. Perusahaan pemegang lisensi kekayaan intelektual ini berada Invista, sebuah perusahaan di Kansas, Amerika.

Cordura sendiri memiliki beragam jenis kain, mulai dari polyester sampai ke cotton nylon. Sementara itu, kain cordura yang digunakan untuk bahan tas adalah nylon 1000D. Jenis kain ini memiliki ketahanan yang sudah teruji, sehingga banyak dipilih konsumen yang menginginkan produk awet.

Material ini pada dasarnya merupakan campuran cotton dan nylon. Ada juga yang menggunakan bahan dengan dominasi rayon. Namun umumnya, nylon digunakan karena memang merupakan bahan dasar sintetis untuk membuat kain.

Belakangan, banyak sekali ditemui perusahaan yang juga memproduksi material yang mirip dengan bahan cordura. Bahkan, bahan cordura ini sering disebut sebagai merek dari bahan nylon pada umumnya. Hal itu membuat sebuah pergeseran nama, sehingga bahan pembuat tas lebih sering disebut dengan bahan 1000D ketimbang menyebut bahan cordura.

Dengan demikian, bahan cordura saat ini bukanlah sebuah merek kain atau tas dari sebuah brand tertentu saja, melainkan sudah dipakai oleh banyak merek tas lainnya. Hal itu berarti, bahan ini memang sudah teruji ketahanannya.

Karakteristik Bahan Cordura

Karakteristik Bahan Cordura

Jika ingin membedakan bahan cordura dengan bahan tas yang mirip dengan material ini, ternyata tidak sulit. Perhatikan saja karakteristik dari bahan cordura ini, yang memang memiliki ciri khas berbeda dengan bahan tiruan lainnya.

  • Serat kainnya rapat serta kuat. Karakteristik yang pertama sebagai khas dari bahan ini adalah serat kain yang rapat. Sebelum membeli, perhatikan dengan baik serat kain pada bahan pembuat tas, karena bahan cordura memiliki kerapatan tinggi, yang tentu berpengaruh pada kekuatannya.
  • Tidak menerawang. Selain membuat kain menjadi lebih kuat, serat yang rapat tentu saja tidak akan menerawang seperti halnya bahan lain yang lebih tipis.
  • Bahannya tebal. Selain itu, tas yang terbuat dari bahan cordura akan terlihat lebih kukuh. Hal ini karena material premium ini lebih tebal daripada bahan-bahan lainnya.
  • Bahannya bersifat panas. Jika dicermati, sebenarnya bahan cordura ini sedikit panas. Tentu saja, karena bahan ini tidak 100% terbuat dari cotton. Bahan ini juga memiliki campuran nylon bahkan rayon yang bersifat panas.
  • Anti-air. Digunakannya bahan ini sebagai material pembuat ransel outdoor, salah satunya karena karakteristik waterproof. Dengan demikian, penggunanya tak perlu khawatir jika sedang menggunakan tas berbahan kain ini ketika beraktivitas di luar ruangan.
  • Mempunyai tekstur yang kasar. Ciri lain dari bahan ini adalah terlihat kasar di luar. Namun demikian, tekstur kasar tersebut hanya tampilan luarnya saja dan tidak berpengaruh pada tampilan premiumnya.
  • Sifat bahannya ringan. Karakteristik ini menjadi bukti jika tekstur yang kasar tidak mengurangi kualitas premiumnya, karena bahan material ini tetap ringan setelah menjadi produk jadi.

Jenis Bahan Cordura

Kebanyakan orang hanya mengetahui cordura sebagai nylon saja, padahal secara umum, ada 3 jenis yang berbeda dari bahan cordura. Berikut ini adalah jenis-jenis cordura yaitu:

1. Cordura Biasa

Bahan ini merupakan grade paling rendah di antaranya jenis cordura yang lain. Grade ini tentu saja akan mempengaruhi harga per meternya, yang akan lebih murah dari jenis kain grade di atasnya. Meski demikian, kualitas bahan cordura biasa juga tidak terlalu jauh berbeda.

2. Cordura Nylon

Jenis berikutnya dari bahan cordura adalah cordura nylon. Bahan ini merupakan grade yang lebih tinggi dari grade sebelumnya. Jika pernah menemukan tas dengan bahan yang sedikit mengilap, maka bisa dipastikan material pembuatnya adalah cordura nylon.

Selain mengilap, kain ini juga memiliki tekstur yang lebih licin dibandingkan yang lain. Harganya tentu sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan cordura biasa.

3. Cordura 1000

Berikutnya ada cordura 1000 atau yang biasa disebut dengan 1000D. Jenis ini merupakan grade paling atas dari semua bahan cordura, atau bisa dikatakan memiliki kualitas premium. Dari segi harga, 1000D adalah yang termahal.

Namun demikian, mahalnya harga tentu sebanding dengan tingginya kualitas. Ketahanannya tentu lebih lama dan lebih awet. Dengan harga yang lebih tinggi, maka bahan premium ini jarang digunakan ditemui pada penggunaan partai besar seperti seminar.

Tipe Bahan Cordura

Dari ketiga jenis di atas, bahan cordura juga masih terklasifikasi dalam berbagai tipe. Berbagai tipe cordura ini, tidak hanya digunakan sebagai material pembuat tas saja, melainkan banyak dipakai sebagai bahan pembuat wearpack untuk satuan militer. Beberapa tipe cordura tersebut adalah:

1. AFT Fabric

Tipe ini merupakan teknologi baru dalam konstruksi kain cordura. Merek Cordura Invista telah memperluas koleksi kain dengan konstruksi rajutan dan ketahanan abrasi dan snagging lebih tinggi. Dikombinasikan dengan rasio kekuatan-terhadap-berat yang sangat baik, bahan ini berhasil menjadi koleksi Air Flow Technology dari cordura.

2. Bahan Denim

Tak banyak yang tahu jika denim fabric juga termasuk salah satu tipe bahan cordura. Kain ini pada dasarnya merupakan bahan katun dengan silangan benang yang khas. Umumnya denim berwarna indigo yang dihasilkan dari pencelupan warna yang khas.

3. Bahan NYCO

NYCO adalah singkatan dari kain yang merupakan perpaduan antara nilon dan katun. Nilon menambah kekuatan dan ketahanan abrasi, sementara kapas menambah daya tahan dan penyerapan air. Sampai saat ini, bahan NYCO banyak digunakan untuk seragam militer dan pakaian olahraga dengan ritme tinggi.

4. Ballistic Fabric

Sesuai dengan namanya, bahan ini merupakan anyaman nilon balistik asli yang dikembangkan untuk pakaian-pakaian militer, kain cordura ballistic yang padat dan kokoh dibuat dengan benang filamen nilon 6,6 berkekuatan tinggi, sehingga meningkatkan ketahanan sobek dan abrasi.

5. Jenis Cordura Lainnya

Bahan-bahan di atas merupakan material cordura yang populer dan paling sering ditemui di pasaran. Namun selain tipe-tipe tersebut, masih ada beberapa tipe bahan cordura yang lainnya, yaitu:

  • Baselayer Fabric
  • Classic Fabric
  • Canvas
  • Eco-Made
  • Bahan Lite, Lite Plus, dan Ultralite

Keunggulan Cordura

Sebagaimana halnya beragam material yang diproduksi, pilihan akan jatuh pada masing-masing kebutuhan. Tentu saja, hal itu karena setiap material pasti memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing, yang juga disesuaikan dengan kebutuhan produksi.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan bahan cordura:

1. Bahannya Kuat

Sesuai dengan material dasar yang dimiliki, bahan cordura ini memiliki tingkat kerapatan yang tinggi. Hal inilah yang membuat bahan cordura menjadi lebih kuat dibandingkan dengan bahan yang lain. material cordura tidak mudah sobek, atau tergores dan lecet. Sehingga akan sangat cocok jika digunakan pada aktivitas outdoor.

Selain itu, ketahanan ini juga sangat kukuh pada cuaca ekstrem sekalipun. Terpaan panas yang menyengat dan hujan tidak terlalu berpengaruh pada kain dan tidak membuatnya cepat lapuk. Beberapa produk tas dari bahan cordura, bukan hanya menggunakan material ini di body saja, tetapi juga pada bagian tali yang menjadi bagian paling rentan lapuk dan putus.

Tidak hanya itu, jika dibandingkan dengan bahan katun, bahan cordura ini bahkan mempunyai daya tahan sepuluh kali lebih kuat. Bahan ini pun tetap lebih kuat dibandingkan polyester biasa. Ketahanannya bisa tiga kali lebih kukuh daripada polyester.

2. Variasi Bahan dan Warna

Bahan ini diminati karena banyaknya variasi bahan. Di atas sudah disebutkan beberapa jenis bahan cordura yang juga mempengaruhi grade dan harganya. Hal ini bisa menjadi alternatif bagi yang ingin membuat tas dalam partai besar.

Di samping itu, pilihan warna dari bahan cordura juga tak kalah menarik. Bahan ini juga banyak dipilih karena beragam pilihan warna yang disajikan. Alhasil, semakin banyak konsumen yang memilih tas dengan bahan ini.

3. Warna yang Berkesan Cerah

Alternatif warna pilihan dari bahan cordura bukan hanya beragam, tetapi tampil dengan kesan yang lebih cerah. Beberapa bahan cordura memang memberikan kesan mengilap, dan hal itu juga mendukung kecerahan warna dari bahan ini. Kecerahan warna yang dihasilkan membuat produsen memilih bahan ini sebagai material pembuat tas sekolah atau waist bag.

4. Waterproof

Kelebihan ini menjadi sebuah unggulan dari bahan cordura, terutama bagi yang menggemari aktivitas outdoor. Bahan cordura memiliki sifat tahan-air, dengan demikian pengguna akan lebih leluasa menggunakannya di luar tanpa terlalu khawatir dengan guyuran hujan.

Meski demikian, ketahanan terhadap air dari bahan ini lebih kepada intensitas hujan atau air yang ringan. Tas berbahan cordura tidak akan seketika basah ketika terguyur hujan, sehingga tidak terlalu mengganggu barang-barang yang dikemas di dalamnya.

5. Sifat Ringan

Kekuatan kain cordura ini tidak membuat bahan menjadi berat. Penggunaannya sebagai material tas outdoor tentu sudah sangat diperhitungkan dengan baik. Selain bahan dasar yang kuat dan anti-air, material yang ringan tidak akan terlalu mengganggu aktivitas yang ekstrem. Tentu saja berbeda dengan bahan kulit. Meskipun memiliki ketahanan serupa, namun bahan kulit memiliki sifat berat.

Kelemahan Bahan Cordura

Di samping berbagai kelebihan yang dimiliki seperti di atas. Bahan cordura juga masih terlihat memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

1. Tampilan Casual (Tidak Mewah)

Tidak ada kesan mewah dalam tas berahan cordura. Tentu saja, karena bahan dasar cordura memang kebanyakan digunakan untuk aktivitas ekstrim outdoor yang cenderung sporty. Sehingga bukan digunakan sebagai tas yang fashionable. Tas untuk fashion kebanyakan dibuat dari bahan kulit yang terkesan lebih mewah.

2. Bahannya Panas

Salah satu karakteristik dari cordura yang panas menjadi sisi kelemahan dari material ini. Serat yang rapat tidak membuatnya menyerap keringat dengan baik. Itulah sebabnya, bahan ini jarang digunakan sebagai material pembuat pakaian sehari-hari.

Penggunaannya pada pakaian militer tentu berbeda, dan tentu saja dipilih bahan cordura dengan kualitas terbaik. Pada kebutuhan pakaian sehari-hari, bahan ini hanya digunakan untuk jaket atau rompi. Jika hanya digunakan sesaat dan sebagai luaran, tentu tidak akan terlalu menimbulkan kegerahan pada kulit.

3. Tekstur Kasar

Melihat tampilan luarnya, dapat dilihat dan juga diraba jika tekstur bahan cordura ini kasar. Hal tersebut tentu tidak akan menjadi masalah jika hanya digunakan sebagai pembuat tas. Namun jika ingin menggunakannya sebagai bahan pakaian, tentu memerlukan lapisan tambahan atau semacam kain furing yang halus.

Harga Bahan Cordura per Meter

Kain merupakan material yang harganya cukup dipengaruhi oleh kapasitas ekspor. Di Indonesia, harga kain cordura berkisar antara Rp 18.000,00 per meter untuk kain dengan kualitas biasa atau grade rendah. Semakin tinggi grade cordura tentu harganya juga semakin mahal. Harga per meter untuk kain 1000D bisa mencapai Rp 45.000,00.

Harga ini juga masih mungkin berbeda-beda di berbagai penjual. Oleh karenanya, jika ingin membeli kain cordura, sebaiknya mendatangi langsung tokonya, supaya bisa melihat jenis kain yang dijual. Jika membeli dengan teliti, tentu konsumen tidak perlu membayar mahal ketika membeli kain dengan kualitas yang biasa.

Artikel lain : Karakteristik Bahan Dinnir Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Jenis Tas yang Cocok Menggunakan Bahan Cordura

Material ini memang umumnya digunakan sebagai bahan tas. Berikut ini adalah beberapa tas yang biasanya menggunakan bahan cordura:

1. Tas Sekolah

Bahan cordura dengan banyak pilihan warna dan tingkat kecerahan, banyak digunakan sebagai material untuk tas sekolah. Warna-warna cerah tentu memberikan kesan ceria, sehingga akan lebih disenangi oleh konsumen anak-anak.

2. Tas Ransel Outdoor

Kekuatan bahan yang dimiliki tentu membuat bahan ini mayoritas digunakan sebagai bahan tas outdoor. Didukung juga dengan kelebihan waterproof, membuat tas ransel outdoor akan lebih tahan menghadapi cuaca ekstrim.

3. Sling Bag

Tas selempang juga menjadi salah satu pilihan fashion kawula muda. Bisa digunakan untuk santai atau kerja, sling bag atau tas selempang berbahan cordura tentu lebih tahan lama dibandingkan dengan bahan katun atau polyester biasa.

4. Waist Bag

Salah satu jenis tas yang juga cocok menggunakan bahan cordura adalah tas pinggang. Jenis tas ini banyak dipakai untuk membuat penampilan semakin simpel, sekadar membawa dompet atau HP. Bahan tahan air tentu saja cocok dengan waist bag di tengah cuaca tak menentu.

Perawatan Tas Bahan Cordura

Tidak perlu repot jika memiliki tas yang dibuat dari bahan cordura ini, karena perawatannya sangat mudah. Tas berbahan cordura tidak membutuhkan perawatan khusus, di bawah ini cara merawatnya:

  • Tidak butuh disetrika. Memiliki serat rapat membuat bahan cordura tidak mudah kusut. Dengan begitu, jika memiliki tas dari bahan ini, tidak terlalu membutuhkan setrika untuk merapikannya.
  • Segera bersihkan noda. Ketika tas terkena noda, segera bersihkan noda. Jangan ditunggu terlalu lama, karena serat kain yang rapat membuat noda akan semakin melekat dan sulit dibersihkan.
  • Bersihkan dengan kain basah. Ketika membersihkan tas berbahan cordura, sebaiknya tidak disikat, melainkan cukup dilap menggunakan kain basah. Jika ada area yang bernoda, tekan-tekan dengan lap basah sampai kotoran terangkat.
  • Gosok dengan sikat lembut. Jika terdapat noda yang sudah menempel, gunakan sikat yang lembut untuk membersihkan. Sebaiknya menggunakan sikat gigi agar tidak terlalu merusak serat kain.

Kesimpulan

Jika dicermati, bahan cordura memang banyak dipilih sebagai material pembuat berbagai jenis tas. Selain itu, outer pakaian militer, rompi, dan juga jaket, banyak juga menggunakan bahan ini sebagai dasarnya. Kekuatan dan ketahanan bahan yang sudah teruji membuat produsen banyak memilihnya, dan konsumen pun menyukai bahan ini.

Namun demikian, konsumen sebaiknya mengetahui bagaimana cara merawat tas atau pakaian dari bahan cordura ini. Tentu saja agar produk yang dimiliki bisa menjadi lebih awet, dan tetap bagus tanpa bercak noda. Semoga artikel KONVEKSITAS.NET bermanfaat. Jika membutuhkan konsultasi seputar informasi bahan tas bisa hubungi tim kami, jangan sungkan kami siap membantu.