Konveksi Tote Bag Kualitas Terbaik dan Keunggulannya

Konveksi Tote Bag Kualitas Terbaik dan Keunggulannya

Cari konveksi tote bag dengan harga murah kualitas bagus? Kenali cirinya dan pahami kriterianya agar mendapatkan yang terbaik.

Seperti diketahui, di Indonesia ada banyak sekali perusahaan konveksi yang membuka jasa makloon atau titip jahit. Konveksi-konveksi ini umumnya bekerja sama dengan pedagang atau pengusaha tas untuk membuatkan produk buat mereka.

Salah satu daerah di Indonesia yang cukup banyak konveksinya adalah Bandung. Di sini, Anda bisa dengan mudah menemukan jasa titip jahit dari perusahaan konveksi. Jenis tas yang dapat dibuat di masing-masing konveksi tersebut juga beragam, termasuk di antaranya totebag.

Totebag menjadi salah satu jenis tas yang paling banyak di-request oleh para pedagang tas. Selain karena desainnya yang simpel, produk ini juga tergolong laris di pasaran.

Dalam artikel ini, kami akan mengulas tentang konveksi tas simpel ini. Selamat menyimak.

Keunggulan tote bag yang harus Anda tahu

Sudah sempat disinggung secara sekilas di atas bahwa tote bag merupakan opsi tas yang paling banyak peminatnya. Alasan yang mendasarinya di antaranya adalah produknya simpel namun sangat laris di pasaran.

Keunggulan tote bag yang harus Anda tahu

Lebih jelas mengenai keunggulan produk ini akan kami ulas di bawah ini:

1. Desain tote bag simpel dan mudah

Hampir semua orang tahu kalau totebag memiliki desain yang sangat simpel. Tas ini bisa dibentuk dari kain yang dilipat membentuk persegi panjang, kemudian diberi penutup berupa resleting dan strap untuk membawa tasnya.

Tidak ada banyak kompartemen di dalam tasnya, tidak ada juga ornamen atau aksesoris yang terlalu ribet di permukaan tasnya.

Desainnya sangat simpel sehingga proses pembuatan produknya dapat berlangsung cepat, mudah, dan hasilnya banyak.

2. Bisa dibuat dari beragam pilihan bahan

Keunggulan kedua yang dimiliki oleh totebag adalah dia bisa dibuat dari beragam jenis tas. Tidak harus kulit, konveksi tote bag biasanya membuatnya dari bahan-bahan yang harganya murah seperti kanvas, blacu, spunbond, dan yang lain.

Dengan beragam pilihan bahan berbeda, Anda jadi lebih bebas memilih mau membuat totebag berbahan apa. Salah satu yang paling sering dipesan pelanggan material kanvas sehingga mereka harus bekerja sama dengan konveksi totebag kanvas.

3. Tasnya bisa digunakan siapa saja

Totebag bisa dibilang sebagai salah satu tas genderless. Artinya, bisa dipakai oleh pria maupun wanita. Dia juga masuk ke segala usia sehingga bisa dipakai anak-anak hingga dewasa.

4. Multifungsi dan praktis

Keunggulan yang paling terasa saat memakai totebag adalah tasnya sangat multifungsi. Anda bisa menggunakannya untuk membawa pakaian, dokumen, barang belanjaan, atau yang lain.

Tasnya juga dapat dipakai di segala event, baik saat santai maupun saat di acara penting khusus untuk membawa dokumen atau benda tertentu. Dengan kata lain, tasnya boleh dipakai ketika berbelanja, jalan-jalan ke mall, main ke pantai, atau yang lain.

Pemakaian tasnya terlihat sangat fleksibel, simpel, dan praktis untuk membawa barang apa saja.

5. Motifnya beragam

Meskipun desainnya simpel, totebag tetap menarik karena ada tambahan motif yang berbeda. Anda bisa memilih totebag yang polos. Opsi lainnya, Anda juga bisa memilih motif tulisan berisi quote atau informasi tertentu.

Motif-motif inilah yang kemudian membedakan totebag satu dengan yang lainnya. Menjadi ciri khas dan daya tarik tersendiri dari produk tersebut.

6. Perawatannya sangat mudah

Desainnya yang simpel dan bahannya yang mudah dicuci memudahkan Anda dalam melakukan perawatan terhadap tasnya.

Yang terpenting, untuk menjaga keawetan Anda tetap harus mengontrol jumlah barang yang dimasukkan ke dalam tasnya. Selain itu, pastikan juga untuk segera membersihkan tas saat ada kotoran atau noda yang menempel sehingga tidak semakin masuk ke dalam serat kain.

7. Konveksi tote bag bisa membuat tampilannya elegan

Dalam beberapa opsi desain, tote bag memiliki tampilan yang elegan sehingga bisa mudah dipadukan dengan gaya berpakaian Anda.

8. Lebih ramah lingkungan karena menjadi pengganti kantong plastik

Dengan menghubungi konveksi tote bag Anda juga telah turut menjaga lingkungan. Hal ini karena fungsi totebag salah satunya adalah untuk menggantikan pemakaian kantong plastik.

Bila biasanya kantong plastik dipakai untuk membawa barang belanjaan, dengan totebag ini Anda tidak memerlukan kantong plastik lagi. Selain itu, karena tasnya bisa dicuci, Anda bisa menggunakannya berulang-ulang dan turut mengurangi pemakaian kantong plastik.

9. Praktis dan mudah dibawa ke mana saja

Keunggulan selanjutnya adalah praktis untuk dibawa ke mana saja. Pada umumnya, totebag terbuat dari kain yang lentur sehingga bisa dilipat. Saat hendak di bawah ke mana-mana Anda bisa melipatnya dulu sampai tasnya akan dibutuhkan kemudian.

Mencari konveksi tote bag terbaik

Mencari konveksi tote bag terbaik

Untuk bisa menciptakan totebag berkualitas, Anda harus menemukan konveksi terbaik. Adapun ciri dan kriterianya bisa Anda cek di bawah ini:

  • Sudah berpengalaman lama.
  • Jumlah karyawannya mencukupi untuk membuat pesanan yang Anda berikan. Kalau memang skalanya menengah kecil, pilih konveksi saja. Jika skalanya besar, pilih garmen.
  • Terbiasa membuat beragam jenis tas.
  • Usahanya bersifat legal dan diakui.
  • Mau memberikan sampel produk dulu agar lebih meyakinkan.
  • Mampu memberikan desain sablon yang menarik agar tasnya makin keren dan aku keras.

Selain kriteria di atas, Anda mungkin bisa juga menambahkan kriteria secara personal. Soal kriteria personal ini, silakan langsung komunikasikan dengan konveksi tasnya.

Yang jelas, sebagai salah satu konveksi tas Bandung yang sudah berpengalaman dan memiliki izin usaha secara legal, kami siap membantu Anda. Oleh karena itu, jika Anda mencari konveksi tote bag, sekarang juga bisa langsung terhubung dengan customer service untuk membicarakan tentang detail pesanan.

5 Perbedaan Garmen dan Konveksi Jelas dan Lengkap

5 Perbedaan Garmen dan Konveksi Jelas dan Lengkap

Perbedaan garmen dan konveksi pada dasarnya sangat jelas. Sayangnya, masih banyak yang awam dan belum mengetahuinya. Mau tahu bedanya? Cek di sini!

Seperti diketahui, kedua istilah ini sama-sama mengacu pada pembuatan pakaian, tas, atau produk sejenis. Namun, terdapat perbedaan mendasar yang menjadikan keduanya berbeda satu sama lain.

Daftar perbedaan garmen dan konveksi yang harus Anda tahu

Daftar perbedaan garmen dan konveksi yang harus Anda tahu

Agar mudah dalam memahami kedua istilah ini, kami rangkum pembedanya dalam beberapa poin. Berikut ini rangkuman perbandingan atau perbedaan keduanya:

1. Kepemilikan usaha

Pada dasarnya, konveksi dan garmen bukan hanya istilah biasa. Keduanya merupakan bentuk usaha yang dijalankan oleh orang atau badan usaha.

Karena merupakan sebuah bisnis, maka jelas ada kepemilikannya sendiri. Garmen merupakan sebuah bisnis yang dikelola oleh banyak orang. Umumnya setiap pos atau tahapan dalam pembuatan produk dipegang oleh manajer-manajer tertentu.

Jelas saja, semua proses yang ada di sini akan berjalan secara teratur sesuai dengan tugas masing-masing.

Sementara itu, konveksi dimiliki oleh perorangan. Dia mempekerjakan beberapa orang untuk membuat produknya jadi dan siap dipasarkan.

Dalam kaitannya dengan pengambilan keputusan, konveksi terbilang lebih mudah karena hanya satu orang yang akan memerintah. Tidak perlu diskusi panjang dan lama. Keputusan bisa diambil dengan cepat.

Namun, pengambilan keputusan ini akan sulit dilakukan manakala kondisinya memerlukan risiko besar. Dan ini merupakan kelemahan konveksi, di mana dibutuhkan pandangan atau opini dari orang lain supaya keputusannya benar dan tidak terlalu berisiko.

2. Pesanan atau order

Order yang datang pada pabrik garmen adalah pesanan yang jumlahnya sangat banyak atau skala besar. Bahkan sampai belasan atau puluhan ribu. Jenis pesanannya biasanya beragam, ada yang pakaian, celana, baju, atau yang lain.

Sedangkan konveksi memiliki skala yang lebih kecil. Pesanan atau ordernya datang dari perorangan, organisasi, komunitas, atau lembaga tertentu yang membutuhkan seragam dalam jumlah kurang dari 500 pcs.

3. Jumlah pegawai dan gaji di garmen vs konveksi

Perbedaan selanjutnya terlihat pada jumlah pegawainya. Garmen memiliki jumlah karyawan yang sangat banyak. Belasan sampai ratusan ribu orang.

Jumlah pegawai dan gaji di garmen vs konveksi

Sementara untuk konveksi, skalanya lebih kecil. Pegawainya bisa hanya puluhan orang. Ada yang hanya 10 atau maksimal 50 orang.

Orang-orang inilah yang nantinya akan bertugas untuk menjahitkan baju, tas, atau produk lain yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut sesuai dengan pesanan pelanggannya.

Soal gaji, keduanya juga berbeda. Di mana garmen umumnya dikenal dengan gajinya yang lumayan tinggi karena sudah berbentuk badan usaha. Sementara konveksi, upahnya menyesuaikan kemampuan penjahit atau pegawainya.

Bahkan, ada pula konveksi yang sistemnya meminjamkan mesin kepada pegawai untuk dipakai menjahit di rumah mereka masing-masing. Upahnya disesuaikan dengan jumlah produk yang selesai dijahit.

Dengan sistem penggajian seperti itu, akan menjadi keuntungan tersendiri buat Anda yang mau memulai bisnis untuk pemula. Sebab, pengeluarannya bisa disesuaikan dengan jumlah modal yang ada.

Namun, perlu diingat bahwa nominal gaji ini tidak bisa dijadikan patokan secara menyeluruh. Pasalnya, masing-masing daerah punya UMR sendiri-sendiri.

4. Perbedaan garmen dan konveksi mengenai alat yang dipakai

Alat yang dipakai untuk membuatkan produk pada garmen dan konveksi juga ada perbedaan. Garmen yang skalanya lebih besar dan umumnya sudah berbentuk badan usaha, memiliki alat yang jauh lebih canggih. Bisa digunakan untuk membuat pakaian skala besar dalam jangka waktu tertentu.

Sementara konveksi, alatnya cenderung yang biasa saja dan dalam beberapa tahapan masih dilakukan secara manual alias handmade.

Hal semacam ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sebab, pemakaian mesin dan pembuatan produk dengan cara handmade akan mempengaruhi kualitas produknya.

Asalkan Anda bisa bekerja sama dengan konveksi terbaik yang punya tim quality control, maka kualitasnya juga dapat dipertanggungjawabkan.

Ini penting, khususnya saat Anda mau membuat produk sendiri seperti ketika memulai bisnis tas buatan sendiri.

5. Target pasar pabrik konveksi dan garmen

Dengan jumlah pesanan yang berbeda sebagaimana disampaikan di atas, tentu target pasar keduanya berbeda.

Konveksi menargetkan untuk bekerja sama dengan organisasi atau lembaga dengan jumlah orang ratusan saja. Sementara garmen mencapai belasan hingga puluhan ribu.

Pabrik ini bisa mengerjakan tas, seragam sekolah, jilbab, baju, kemeja, atau yang lainnya dalam skala kecil menengah. Sementara garmen biasanya melayani pesanan sesama perusahaan.

Itulah beberapa perbedaan garmen dan konveksi yang cukup mendasar dan sangat terlihat jelas. Jika Anda tertarik untuk bekerja sama dengan konveksi tas, kami siap membantu. Tim kami berpengalaman dan sudah ada sistem quality control yang baik untuk menjamin kualitas produk terbaiknya.

6 Cara Bisnis Tas untuk Pemula, 100% Sukses Menghasilkan

6 Cara Bisnis Tas untuk Pemula, 100% Sukses Menghasilkan

Bisnis tas untuk pemula itu butuh keberanian dan modal. Kenali caranya, siapkan dananya, dan jalankan bisnisnya dengan serius agar menghasilkan.

Usaha ini bisa dijalankan oleh siapa saja. Baik itu orang yang punya basic menjahit maupun yang tidak bisa sama sekali.

Oleh karena itu, jika tidak bisa bikin bag Anda tidak perlu khawatir. Masih banyak jalan yang bisa ditempuh untuk dapat membuka usahanya tanpa perlu punya skill tersebut.

Lantas, apa yang Anda butuhkan untuk membuka bisnis ini?

Selain modal, kebutuhan utama untuk membuka usaha ini adalah keberanian dan ketekunan. Selain itu, bisnisnya juga membutuhkan komitmen agar bisa sukses dan menghasilkan banyak uang.

Supaya lebih jelas, kami akan membahasnya dalam artikel ini. Selamat menyimak.

Seputar bisnis tas untuk pemula

Seputar bisnis tas untuk pemula

Sebagaimana dijelaskan di atas, ada banyak cara yang bisa ditempuh pemula untuk membuka bisnis penjualan tas, di antaranya adalah:

1. Membuat produknya sendiri

Opsi pertama yang bisa dilakukan adalah membuat sendiri produk yang mau dijual. Namun, perlu diingat bahwa bisnis tas buatan sendiri hanya berlaku jika Anda tahu cara menjahit atau cara bikin bag. Jika tidak bisa, maka rasanya opsi pertama ini akan sulit dilakukan.

Paling tidak, Anda mengerti bagaimana teknik menjahit dasar, kemudian memilih jenis tas yang simpel untuk dibuat. Dengan cara tersebut, barulah Anda bisa menjual produk buatan sendiri.

2. Membeli atau kulakan produk ke grosir atau distributor

Apabila tidak bisa bikin produknya sendiri, maka cara selanjutnya adalah membeli produk dari distributor atau agen besar. Istilah sederhananya kulakan ke produsen-produsen tas secara langsung.

Opsi kedua ini punya kelebihan, di mana Anda bisa menjual beragam jenis tas dalam satu toko secara lengkap. Baik itu produk untuk wanita maupun pria. Mulai dari ukuran kecil hingga besar, semuanya ada.

Kulakan ke distributor inilah yang paling banyak dipilih oleh para penjual atau toko tas di Indonesia. Mulai dari pengusaha di pasar hingga maal, mereka lebih memilih cara ini karena dinilai lebih simpel dan tidak ribet.

3. Bekerja sama dengan konveksi tas

Opsi ketiga ini tengah naik daun. Anda bisa bekerja sama dengan konveksi tas untuk membuatkan produk sesuai dengan desain dan kebutuhan yang dikehendaki. Kemudian, produknya bisa dilabeli dengan brand pribadi sehingga tampak seperti tas buatan sendiri.

Pilihan ketiga ini jelas menjadi solusi buat pemula yang tidak bisa bikin tas tapi ingin membuat brand tas terkenal. Ini adalah cara produksi tas sendiri yang paling menguntungkan buat para pemula.

Terlebih, lewat kerja sama ini Anda juga bisa mengontrol kualitas produk yang mau dijual. Sebab, Anda bisa menentukan bahan tasnya apa dan kualitas jahitannya seperti apa.

Cara usaha jualan tas bagi para pemula

Cara usaha jualan tas bagi para pemula

Untuk memulai bisnis tas untuk pemula, Anda perlu melalui hal di bawah ini:

1. Menentukan target pasar

Target market atau target pasar adalah orang-orang yang diincar untuk membeli tasnya. Hal pertama yang perlu Anda lakukan dalam menjalankan bisnis tas untuk pemula adalah menentukan siapa pembelinya. Apakah anak muda? Pria? Wanita? Anak sekolah? Ibu-ibu? Atau yang lain.

Pastikan Anda memetakan target market dengan rinci sehingga mudah untuk menentukan model tasnya nanti.

Sebagai contoh, Elizabeth fokus membuat tas yang bagus untuk kalangan menengah dengan kualitas terbaik dan harga yang lumayan terjangkau. Mereka tidak fokus ke anak-anak sekolah meski punya 1 sampai 2 produk untuk anak.

Untuk pertama kali buka usaha, fokuslah pada satu jenis target market. Kemudian, jika usahanya sudah membesar, Anda dapat menambahkan item produk yang berbeda untuk mendapatkan market yang lebih bervariasi.

2. Memilih jenis tas dengan tepat

Setelah target pasarnya jelas, Anda bisa langsung memilih jenis tasnya. Sebagaimana diketahui, ada banyak model bag di pasaran. Di antaranya adalah ransel, mini backpack, sling bag, waist bag, totebag, dan yang lainnya.

Masing-masing tas punya fungsi, kelebihan, dan kekurangan sendiri.

Maka dari itu, pastikan bahwa jenis tas dan target market-nya sesuai sehingga Anda bisa menjualnya dengan mudah sesuai dengan rencana awal yang telah dibuat sebelumnya.

3. Menentukan dari mana sumber tasnya

Berikutnya, Anda harus tahu mau ambil tasnya dari mana. Apakah bikin sendiri, membeli dari produsen atau distributor, atau bekerja sama dengan pihak ketiga (konveksi).

Namun sebagai pemula, opsi yang paling menguntungkan dan tidak bikin ribet adalah bekerja sama dengan konveksi. Opsi ini khusus buat pemula yang sekalian ingin punya brand tas sendiri.

Namun apabila Anda tidak masalah menjual brand orang lain, kulakan juga bisa menjadi solusi yang pas.

Silakan pikirkan dengan matang dulu sebelum mengambil langkah. Sebab, hal ini mempengaruhi besaran modal yang akan dikeluarkan hingga trik pemasarannya nanti.

4. Menghitung rincian modal usaha tas

Jika sumber tasnya sudah pasti, maka lanjutkan dengan menghitung anggaran dana untuk memulai usahanya.

Misalnya, Anda memilih bekerja sama dengan konveksi. Maka, yang perlu dilakukan adalah datang ke konveksinya dan bertanya dengan detail dari pemilihan bahan sampai produknya jadi. Kira-kira modal yang dibutuhkan berapa, dan yang lainnya.

Dengan begitu, proses perhitungan modal usaha bisa dilakukan secara rinci dan tidak kurang satu apa pun.

5. Memaksimalkan bisnis tas online untuk pemasaran dan branding

Untuk memasarkan produk dan branding awareness, silakan manfaatkan sosial media. Anda bisa mulai dari Facebook dan Instagram. Pastikan foto tasnya bagus sehingga bisa menarik perhatian orang yang melihatnya.

Memaksimalkan bisnis tas online untuk pemasaran dan branding

Manfaatkan tagar agar tasnya mudah masuk ke explore. Juga manfaatkan grup-grup yang ada di Facebook untuk melakukan jual beli.

Selain media sosial, Anda juga harus mengenalkan produknya di marketplace. Buatlah toko di Shopee, Tokopedia, dan marketplace lain. Kemudian, aktif melakukan promo agar merek yang Anda buat bisa mudah dikenali orang lain.

Jangan lupa juga untuk membuat situs tentang tasnya. Situs ini bisa menjadi tempat untuk membagikan segala macam tentang tas. Tidak hanya menyangkut brand yang sedang Anda buat.

Trik online ini cukup ampuh untuk mendatangkan pelanggan asalkan dilakukan dengan serius dan tekun.

6. Menjaga kualitas produk dan keberlangsungan usahanya

Setelah mendapatkan pelanggan, jangan berpuas diri. Teruslah menjual produk dengan kualitas terbaik. Kontrol kualitas bahan hingga jahitannya sehingga hanya produk yang benar-benar bagus yang dijual.

Produk yang berkualitas ini akan meningkatkan rasa percaya konsumen kepada penjualnya. Merekalah yang nantinya akan memberikan testimoni atau review mengenai produk yang Anda jual.

Tak jarang, mereka akan menjadi pelanggan loyal dan mau merekomendasikan produk Anda ke teman, saudara, hingga tetangga.

Atau, jika tidak langsung memberikan rekomendasi, mereka juga akan terlihat lebih nyaman dan bangga memakai produk Anda karena kualitasnya yang bagus.

Semakin sering dipakai, semakin dikenal pula brand tersebut oleh khalayak ramai.

Nah, kontrol kualitas produk ini hanya bisa dilakukan jika produknya dibuat sendiri. Maka dari itu, cara teraman membuka bisnis tas untuk pemula adalah bekerja sama dengan konveksi. Sebagai konveksi tas murah dan berkualitas, kami bersedia membantu dan bekerja sama dengan Anda dalam jangka panjang.